YTUBE
Ketua Dewan Pers Beri Kesempatan SMSI Mendaftarkan Seluruh Anggotanya untuk Diverifikasi Mantap! Briket Pelepah Pinang Rengas Lestasi Desa Teluk Kulbi Resmi Kantongi HKI MTQ ke XXVII di Kelurahan Tungkal III, Lurah : Sarana Motivasi Membumikan Al -Qur’an di Tanjabbar Liga Santri, Ponpes KH Abdul Satar Saleh Menang Telak Lawan Ponpes Manarulhuda Darqis 134 Desa di Tanjab Barat Sudah Miliki Da’i Desa

Home / Muaro Jambi

Sabtu, 11 Juni 2022 - 08:02 WIB

Polsek Sungai Gelam Sidak Pabrik Pembuatan Tahu di Desa Tangkit

Polsek Sungai Gelam Sidak Pabrik Pembuatan Tahu di Desa Tangkit, Jumat (10//6/22). FOTO : Noval

Polsek Sungai Gelam Sidak Pabrik Pembuatan Tahu di Desa Tangkit, Jumat (10//6/22). FOTO : Noval

MUARO JAMBI – Kepolisian Sektor Sungai Gelam Resor Muaro Jambi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pabrik tahu di kawasan Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Jum’at (10/06/22) sore.

Sidak ini dilakukan merespons dari ditemukannya pabrik tahu di Kabupaten Bogor yang diketahui memproduksi tahu menggunakan bahan pengawet jenis formalin.

Kapolsek Sungai Gelam, IPDA Yohanes Candra Putra menuturkansidak ini, pihaknya menekankan ke pengusaha tahu agar tidak menggunakan bahan pengawet seperti formalin ataupun boraks dalam memproduksi tahu.

BACA JUGA :  Mantap! Briket Pelepah Pinang Rengas Lestasi Desa Teluk Kulbi Resmi Kantongi HKI

“Kegiatan ini kita lakukan untuk memastikan pelaku usaha tahu maupun tempe di wilayah Sungai Gelam tidak menggunakan bahan pengawet seperti formalin,” kata Kapolsek Sungai Gelam, IPDA Yohanes Candra Putra kepada wartawan, Jum’at (10/06/22).

IPDA Yohanes menjelaskan pada sidak kali ini, pihaknya tidak menemukan adanya penggunaan pengawet formalin, pada saat produksi pembuatan tahu di Desa Tangkit tersebut.

“Dari hasil pengecekan, untuk sementara ini belum kita temukan adanya formalin,” jelasnya.

BACA JUGA :  Program Kerja Kadis Dikbud Muaro Jambi, Urutan 2 Bikin Repot Guru Punya Kebiasan Ini

Kegiatan sidak ini kata Kapolsek juga sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes RI) yang dikeluarkan Menteri Kesehatan Nomor 033 Tahun 2012 soal bahan tambahan yang ditambahkan di pangan.

“Untuk tahu yang sudah diproduksi itu 24 jam masa basinya. Jadi kalau masyarakat Sungai Gelam menemukan tahu yang sudah 3 hari belum basi, bisa dilaporkan ke Polsek Sungai Gelam,” terang IPDA Yohanes Candra Putra.(Val)

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

Warga Blokir Jalan Lintas Pelabuhan Talang Duku, Kapolres Muaro Jambi Turun Tangan

Muaro Jambi

Jelang Masa Akhir Tugas, Begini Pesan Kadisdik Muaro Jambi Kepada Staf Jajaran

Muaro Jambi

Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah, Warga Sungai Gelam Tagih Janji Politik Bupati dan DPRD

Muaro Jambi

Polsek Kumpeh Ulu Berikan Layanan Vaksinasi Bagi Pengguna Jalan

Muaro Jambi

Pensiunan TNI Kalahkan Petahana di Pilkades Simpang Sungai Duren

Muaro Jambi

Karang Taruna dan Remaja Masjid Jamik Darussalam Desa Senaung Gelar Maulid Nabi

Muaro Jambi

Vaksinasi Mobile Polres Muaro Jambi Menyasar Pengunjung Cafe

Muaro Jambi

Sertijab Ketua Remaja Masjid Jamik Darussalam Desa Senaung