YTUBE
Ini Nama-nama 178 Peserta Peneriama Beasiswa S1 dan S3 Provinsi Jambi 2022 Ini Situs Resmi Pengurusan e-VoA Kapolres dan Dandim 0417 Kerinci Sidak ke Kantor Pelayanan Publik Samsat Ops Pekat Jelang Nataru, Polda Jambi Sita Puluhan Botol Miras Berbagai Merk Bupati Anwar Sadat Himbau Waspada Terhadap Pemicu Kebakaran

Home / Muaro Jambi

Sabtu, 11 Juni 2022 - 08:02 WIB

Polsek Sungai Gelam Sidak Pabrik Pembuatan Tahu di Desa Tangkit

Polsek Sungai Gelam Sidak Pabrik Pembuatan Tahu di Desa Tangkit, Jumat (10//6/22). FOTO : Noval

Polsek Sungai Gelam Sidak Pabrik Pembuatan Tahu di Desa Tangkit, Jumat (10//6/22). FOTO : Noval

MUARO JAMBI – Kepolisian Sektor Sungai Gelam Resor Muaro Jambi melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pabrik tahu di kawasan Desa Tangkit, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Jum’at (10/06/22) sore.

Sidak ini dilakukan merespons dari ditemukannya pabrik tahu di Kabupaten Bogor yang diketahui memproduksi tahu menggunakan bahan pengawet jenis formalin.

Kapolsek Sungai Gelam, IPDA Yohanes Candra Putra menuturkansidak ini, pihaknya menekankan ke pengusaha tahu agar tidak menggunakan bahan pengawet seperti formalin ataupun boraks dalam memproduksi tahu.

BACA JUGA :  Pasal Puluhan Siswa SMAN 5 Kota Jambi Terancan DO Akibat Minum Miras, Begini Sikap Dinas Pendidikan

“Kegiatan ini kita lakukan untuk memastikan pelaku usaha tahu maupun tempe di wilayah Sungai Gelam tidak menggunakan bahan pengawet seperti formalin,” kata Kapolsek Sungai Gelam, IPDA Yohanes Candra Putra kepada wartawan, Jum’at (10/06/22).

IPDA Yohanes menjelaskan pada sidak kali ini, pihaknya tidak menemukan adanya penggunaan pengawet formalin, pada saat produksi pembuatan tahu di Desa Tangkit tersebut.

“Dari hasil pengecekan, untuk sementara ini belum kita temukan adanya formalin,” jelasnya.

BACA JUGA :  Hadir di Haul MT Al Hidayah Bupati Anwar Sadat : Pantau Perkembangan Anak Kita

Kegiatan sidak ini kata Kapolsek juga sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Permenkes RI) yang dikeluarkan Menteri Kesehatan Nomor 033 Tahun 2012 soal bahan tambahan yang ditambahkan di pangan.

“Untuk tahu yang sudah diproduksi itu 24 jam masa basinya. Jadi kalau masyarakat Sungai Gelam menemukan tahu yang sudah 3 hari belum basi, bisa dilaporkan ke Polsek Sungai Gelam,” terang IPDA Yohanes Candra Putra.(Val)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

Hasbi Ansory : Sosialisasi Empat Pilar MPR Merupakan Salah Satu Upaya Mengenal Indonesia

Muaro Jambi

Polsek Sungai Gelam Hadiahi Minyak Goreng pada Peserta Vaksin Booster

Muaro Jambi

Pj Bupati Muaro Jambi Dampingi Gubernur Al Haris Serahkan Hewan Kurban di Teluk Duren

Muaro Jambi

319 Kendaraan Diputarbalik di Pos Sekat Mudik Tempino

Muaro Jambi

Diduga Hendak Curi Meteran PDAM, 4 Remaja Ditangkap Petugas Ronda

Muaro Jambi

Sekretaris Dewan Muaro Jambi Ahmad Ridwan Resmi Bergelar Doktor

Muaro Jambi

Bupati Muaro Jambi Resmikan Pabrik AMDK dan Air Rasa PT Afresh Indonesia

Muaro Jambi

Pangdam II/Swj Berikan Kuliah Umum Indonesia Emas 2045 pada Ribuan Mahasiswa Universitas Jambi