YTUBE
Bupati Tanjab Barat Launching Internet Gratis di Ruang Publik Ketua Bhayangkari Jambi Kunjungi Tahanan Wanita di Lapuanja Penutupan Pembinaan Tradisi dan Pembaretan Bintara Remaja Brimob Polda Jambi Safari Jum’at di Bram Itam Kanan, Bupati Anwar Sadat Sampaikan Ini Twibbon HUT TNI KE 77 Tahun 2022

Home / Tanjab Barat

Rabu, 9 Maret 2022 - 00:54 WIB

Rambah Kawasan HPT, Satu Warga Desa Muara Danau Diamankan

BPN Tanjung Jabung Barat, Jambi saat melakukan pengukuran luas Lahan. FOTO : Istimewa

BPN Tanjung Jabung Barat, Jambi saat melakukan pengukuran luas Lahan. FOTO : Istimewa

RENAH MENDALUH – Adalah TRS Warga Desa Muara Danau, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi diamankan pihak Polres Tanjung Jabung Barat, Polda Jambi.

Pasalnya, TRS diduga telah melakukan perambahan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) di Desa Muara Danau, Kecamatan Renah Mendaluh.

“Secara hukum perambahan di kawasan hutan produksi terbatas tidak diperbolehkan. Tim harus menempuh perjalanan selama 2 (Dua) Jam ke Lokasi dan mengamankan terduga Pelaku yang sedang melakukan perambahan,” ungkap Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Muharman Arta melalui Kasat Reskrim IPTU Septia Intan Putri, Selasa (8/3/22).

BACA JUGA :  Baru Saja Bupati Tanjabbar Rotasi Pejabat Eselon III

Kasat Reskrim menyebutkan, selain mengamankan Pelaku, pihaknya juga menyita sejumlah Barang Bukti (BB) berupa Mesin Senso, Minyak Bensin dan peralatan lainnya.

“Untuk pengamanan terhadap Pelaku harus dilakukan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT),” tegas Kasat Reskrim.

Kepada Polisi Pelaku mengakui, jika sudah melakukan pembukaan Lahan seluas 10 Hektar untuk dijadikan Lahan Perkebunan.

“Luas lahan 10 Hektar ini berdasarkan pengukuran oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanjung Jabung Barat,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Tanjung Jabung Barat IPTU Septia Intan Putri menjelaskan, sehubungan dengan kawasan perhutanan, sudah dipastikan kawasan yang dirambah tersebut masuk dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas.

BACA JUGA :  Dandim 0419/Tanjab Resmikan Gedung Madrasah, Kades Papauh : Terimakasih atas Perhatian Pak Dandim

“Kita sudah berkoordinasi dengan saksi Ahli seperti BPN, Dinas Kehutanan dan ada juga dari Polisi Kehutanan,” ucapnya.

Kasat Reskrim menyebukan, atas perbuatan Pelaku yang saat ini sudah ditetapkan sebagai Tersangka, terhadap Tersangka disangkakan dengan Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan kerusakan Hutan.

“Untuk ancaman hukuman maksimal 5 (Lima) Tahun dan minimal 1 (Satu) Tahun Penjara,” pungkasnya.(HB/Bas)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Jenazah Laki-Laki Tanpa Identitas Akan Dimakamkan dengan SOP Covid-19

Tanjab Barat

LAN Tanjab Barat Butuh Dukungan Eksekutif dan Legislatif

Tanjab Barat

PT Budiman Sukses Berikan Bantuan CSR Guna Mempererat Kerukunan Umat Beragama

Tanjab Barat

Wakil Walikota Sungai Penuh Terima Bendera LPTQ Tuan Rumah MTQ KE 51

Tanjab Barat

Kunjungi Kanim Kuala Tungkal, Kakanwil Kemenkumham Beri Wejangan Untuk Predikat WBBM

Advetorial

Kapolda Jambi dan Danrem 042/Gapu Panen Raya Program Kampung Tangguh Nusantara di Desa Sri Agung

Tanjab Barat

Enam Bayi di Tanjab Barat Lahir pada Tanggal Cantik 12-12-21

Tanjab Barat

Polres Tanjabbar Sembelih Hewan Kurban 7 Sapi dan 3 Kambing