indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Rumah Panggung di Tahtul Yaman Ludes Terbakar, Tetangga Sekitar Buyar Dua Kapolres di Jajaran Polda Jambi Diganti Kodim 0419/Tanjab Gandeng Pemda Hingga Perusahaan Sukseskan TMMD ke-113 Warga Kelurahan Mayang Mangurai Kota Jambi Keluhkan Jalan Hancur Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga, Koperindag Tanjab Barat Sidak Minimarket

Home / Nasional

Sabtu, 18 September 2021 - 01:28 WIB

Satgas Kolakopsrem 172/PWY Berhasil Evakuasi Jenazah Suster Maelani dari Jurang 300 Meter

Satgas Kolakopsrem 172/PWY Berhasil Evakuasi Jenazah Suster Maelani di Kiwirok, Jumat (17/9/21). FOTO : Pen Kolakopsrem 172/PWY

Satgas Kolakopsrem 172/PWY Berhasil Evakuasi Jenazah Suster Maelani di Kiwirok, Jumat (17/9/21). FOTO : Pen Kolakopsrem 172/PWY

SUARA TNI – Evakuasi jenazah suster Gabriela Maelani (22) korban kekejaman Kelompok Separatis Papua (KSTP) Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo berhasil dilakukan oleh TNI dan Polri, Jumat (17/9/21).

Sebelumnya pada Rabu (15/9/21), aparat TNI-Polri berhasil menemukan jenazah Suster Gabriela Maelani bersama rekannya suster Kristina Sampe Tonapa yang selamat dari kejaran KKB Ngalum Kupel Pimpinan Lamek Taplo Alipki Taplo.

Hingga Kamis kemarin, baru Kristina Sampe yang berhasil dievakuasi dikarenakan cuaca yang tidak mendukung.

Tim evakuasi gabungan TNI dari Yonif RK 751/VJS, Yonif 403/WP dan Polsek Kiwirok membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk melaksanakan pengangkatan jenazah.

BACA JUGA :  Kasad Apresiasi Audiensi Pengurus DPP Granat Perkuat Langkah Mengatasi Peredaran Narkoba

Kondisi medan yang terjal dengan kemiringan 90 derajat dan kedalaman 300 meter membuat tim yang bertugas mengalami kesulitan, namun hal tersebut tidak menjadikan halangan dan menurunkan semangat untuk segera melaksanakan evakuasi terhadap korban. Pada pukul 16.30 Wit jenazah korban berhasil di angkat dan diamankan di pos Koramil kiwirok.

Selama proses evakuasi, tim mendapatkan gangguan tembakan dari KSTP. Penembakan dilakukan dari seberang jurang lokasi jenazah suster Gabriela ditemukan. Gangguan ini dapat diatasi oleh Prajurit TNI, sehingga jenazah dapat diangkat dari dasar jurang dan disemayamkan di Koramil Kiwirok.

BACA JUGA :  Pengurus PWI Tanjab Barat Dilantik, Begini Harapan Ketua PWI Provinsi Jambi

Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak mengatakan rencananya evakuasi jenazah ke Jayapura akan dilanjutkan pada Sabtu (18/9/21) dengan mengamati cuaca dan keamanan di distrik Kiwirok.

“Saat ini penebalan telah dilakukan dengan menempatkan 1 SST personel Yonif RK 751/VJS,” terangnya.

“Perlu diketahui, hari ini helikopter TNI jenis Caracal telah berhasil mengevakuasi 9 tenaga kesehatan dari Kiwirok ke Jayapura serta telah mendapatkan perawatan dan pengobatan,” tutup Danrem 172/PWY. (Pen Kolakopsrem 172/PWY)

Share :

Baca Juga

Nasional

Siap-Siap, Giliran Guru dan Tenaga Pendidik Mulai Vaksinasi COVID-19

Nasional

Terbaru, BPOM Setujui Vaksin Sinovac Untuk Lansia di Atas 60 Tahun

Nasional

Dispenad Tingkatkan Kemitraaan dan Kerja Sama Publikasi dan Latihan Jurnalis dengan CNN Indonesia

Nasional

MUI dan FKUB Kabupaten Tanjab Barat Imbau Warga Tolak Aksi People Power

Nasional

Syarat dan Ketentuan Cuti Karyawan Swasta Saat Nataru 2021

Nasional

Daftar Ulang Peserta SKB CPNS Tanjab Barat 2019 Dimulai Hari ini

Nasional

Kemendikbudristek Ganti BNSP Menjadi BSKAP

Nasional

TNI AD Akan Gelar Liga Santri Piala Kasad Untuk Pesantren Seluruh Indonesia