LIVE
Resmikan Lapangan Tenis Pelindo II Telainai Pura, Al Haris Berharap Tumbuh Generasi Muda Petenis Jambi Bupati dan Ketua DPRD Merangin Bantu Warga Korban Kebakaran Hairan, Pemkab Targetkan 40 Hingga 50 % Masyarakat Sudah Divaksin Sebelum Pelaksanaan MTQ Diduga Keracunan di Tangki Bensin, 2 Orang Pria di Kuala Tungkal Meninggal Kejar KKB Pimpinan Lamek Taplo, TNI Pertebal Pasukan di Distrik Kiwirok

Home / Tanjab Barat

Senin, 31 Agustus 2020 - 14:55 WIB

Sepanjang Agustus Polres Tanjabbar Amankan 2 Orang Pelaku  Tindak Pidana Karhutla

FOTO : Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didampingi Wakapolres Wirmanto Dinata, S.Ag, MM dan Kasat Reskrim AKP Jan Mantto Hasiholan, SH, SIK saat Menggelar Press Release di Mapolres, Senin (32/08/20).

FOTO : Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didampingi Wakapolres Wirmanto Dinata, S.Ag, MM dan Kasat Reskrim AKP Jan Mantto Hasiholan, SH, SIK saat Menggelar Press Release di Mapolres, Senin (32/08/20).

KUALA TUNGKAL – Selain melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Tanjab Barat juga tidak bermain-main dengan oknum pembakar hutan dan lahan.

Selama Agutus setidaknya ada 2 orang terduga melakukan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) diamankan.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didampingi Wakapolres Wirmanto Dinata, S.Ag, MM dan Kasat Reskrim AKP Jan Mantto Hasiholan, SH, SIK saat menggelar press release, Senin (32/08/20).

BACA JUGA :  Bupati dan Ketua DPRD Merangin Bantu Warga Korban Kebakaran

Guntur menegaskan, pihaknya tidak main-main dengan kasus karhutla ini. Masyarakat yang sengaja membakar lahan akan dijerat Pasal 187 KUHP.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya mengamankan dua pelaku, yang merupakan warga Tanjung Jabung Barat. Setelah dilakukan pengecekan, aksi bakar lahan itu terbukti dan langsung ditindak.

Kata Guntur, dua pelaku ini diamankan di lokasi yang berbeda. Yang mana Satu inisial SS (3) di Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, kasusnya pada tanggal 08 Agustus 2020.

BACA JUGA :  Hairan, Pemkab Targetkan 40 Hingga 50 % Masyarakat Sudah Divaksin Sebelum Pelaksanaan MTQ

Sedangkan satunya lagi inisial AH (38) di Desa Tanjung Harapan Sungai Dualap Kecamatan Kuala Betara kasusnya pada 1 Agustus 2020.

“2 pelaku ini diketahui telah melakukan pembakaran lahan untuk pertanian dengan cara dibakar.” Ungkap Guntur.

Kapolres menyebutkan bahwa, kedua pelaku ditangkap dengan adanya patroli Satgas udara dan patroli darat bahwasanya ada ditemukan titik api Dilokasi tersebut.

“Dua pelaku ini kedapatan telah membakar lahan seluas 4,2 hektar disungai dualap dan di batang asam kurang lebih 2 hektar,” Sebutnya.

BACA JUGA :  Bupati dan Forkopimda Ikuti Dialog Intraktif Penanganan COVID-19 dengan Kapolri dan Panglima TNI

Kepada pelaku, kata Guntur saat ini telah diamankan Pihaknya untuk diproses lebih lanjut dan kedua pelaku diterapkan undang-undang berbeda.

“Kalau pelaku kasus di Sungai Dualap diterapkan Undang-Undang Nomor 39 Rahun 2014 tentang Perkebunan, sedangkan pelaku DD di Batang Asam diterapkan Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, dikarenakan membakar dilahan di wilayah konservasi,” tandasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Tunjangan ASN Tanjabbar Berupa Beras Petani Lokal Tahap Awal Terealisasi

Tanjab Barat

Bupati Safrial Resmikan Masjid Syaikh Utsman Tungkal Untuk Jum’atan

Tanjab Barat

Bupati Minta Masyarakat Sama-Sama Jaga Jaringan Listrik

Tanjab Barat

Jam Malam di Kuala Tungkal Mulai Berlaku Hari Ini, Aktivitas Warga Hingga Pukul 22.00 WIB

Tanjab Barat

Peringatan May Day 2021 di Tanjabbar Dilakukan dengan Apel Silaturrahmi dan Baksos

Tanjab Barat

Cegah Klaster Pilkada, Polsek dan Satgas Covid-19 Kecamatan Pengabuan Gencarkan Sosialisasi M 3

Tanjab Barat

Damkar Tanjabbar Tingkatkan Siaga Pesonil dan Patroli Selama Ramadhan

Tanjab Barat

Bupati dan Wabup Panen Raya Padi di Desa Rawa Medang