YTUBE
Korban Terkam Buaya Saat Mancing di Sungai Dendang Ditemukan 15 KM dari TKP Satu Rumah dan Bedeng Empat Pintu Terbakar di Jalan Panglima Tanjabbar BREAKING NEWS : Rumah Warga di Binakarya Timur Tungkal II Terbakar Mantan Kepala Dinas Dukcapil Tanjabbar Ungkap Alasanya Gabung ke Partai Perindo Manfaatkan Pekarangan, TP-PKK Desa Purwodadi Panen 30 Kilogram Jahe Merah

Home / Nasional

Sabtu, 5 Februari 2022 - 22:19 WIB

Setelah Dilantik Penyetaraan Jabatan Fungsional, ASN Ini Merasa Membingungkan

ILYSTRASI : ASN Merasa Bingung.

ILYSTRASI : ASN Merasa Bingung.

NASIONAL – Pasca Pelantikan Penyetaraan Jabatan Fungsional (Jafung) aparatur Pemerintah Daerah dibuat kebingungan. Di Sumedang misalnya.

Pasalnya, setelah dilantik Jafung tugas pokok dan fungsinya masih melekat struktural.

“Saya kan sudah dilantik dari Kepala Seksi menjadi Fungsional, yang asalnya punya staf menjadi tidak punya staf karena sudah beralih jabatan fungsional. Tapi, kenyataannya setelah dilantik, justru beban kerja menjadi dua,” ungkap sumber salah seorang ASN kepada Inisumedang.com yang meminta namanya tidak disebutkan, Jumat (4/2/22).

Sehingga, lanjut sumber, bekerja itu tidak sesuai dengan tupoksi, tetap saja beban pekerjaan sebagai Kepala Seksi, kalau sudah Jafung, mana yang harus dikerjakan, dan mana Analisa Jabatan (Anjab) nya.

BACA JUGA :  Mantan Kepala Dinas Dukcapil Tanjabbar Ungkap Alasanya Gabung ke Partai Perindo

“Mana tufoksi Jafung itu?, kan tidak ada. Kalau sudah Jafung, itu bertanggung jawab ke Kepala Dinas, tapi ini kan tidak, saya masih bisa disuruh suruh rapat, masih disuruh kordinasi kesana kemari, masih juga jadi PPTK tapi tidak punya staf, kan lebih besar beban kerja itu, makin besar tanggung jawabnya, kenapa dilantik Jafung kalau hanya berubah nama saja,” tegasnya.

Mau punya kredit point bagaimana kalau masih mengerjakan tugas Kepala Seksi. Bagaimana dengan kenaikan pangkatnya kalau seperti ini, kredit poin tidak terpenuhi.

“Sekarang masih sibuk dengan pekerjaan Struktural (Kasi), lalu bagaimana dengan kredit pointnya?, kenaikan pangkat nanti bagaimana, kalau tidak terpenuhi kredit point itu?. Ini lebih parah, dilantik jadi Jafung pekerjaan masih kasie tapi tidak punya kewenangan, jelas bikin pusing,” tuturnya.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS : Rumah Warga di Binakarya Timur Tungkal II Terbakar

Sementara itu dikutip dar PERMENPAN RB No 17 Tahun 2021 ini yang dimaksud dengan:

Jabatan Fungsional adalah sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas berkaitan dengan pelayanan fungsional yang berdasarkan pada keahlian dan keterampilan tertentu.

Sementara berdasarkan Permendagri Nomor 77 tahun 2020 yang menyebutkan dalam hal tidak ada ASN yang menduduki jabatan Struktural yang dapat ditunjuk menjadi PPTK, maka pejabat fungsional itu dapat ditunjuk menjadi PPTK dengan syarat.

Artikel ini telah tayang di inisumedang.com dengan jurul : Penyetaraan Jabatan Fungsional di Sumedang Disebut Membingungkan.

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Geser Cuti Bersama Idul Fitri ke Desember, Ini Rinciannya

Nasional

TNI AL Ringkus Penyelundup Sabu Kelas Kakap Tunjuan Medan

Nasional

5 Provinsi Ini Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor

Nasional

Vaksin Booster Bakal Diberlakukan Lagi Untuk Syarat Berpergian dan Masuk Mall

Nasional

Tegas! Wali Kota Pariaman Tolak Terapkan SKB 3 Menteri Tentang Seragam Sekolah

Nasional

Khawatir Corona, Apakah Tes SKB CPNS Tetap Sesuai Jadwal? Ini Penjelasan BKN

Pendidikan

Persiapkan New Normal Pendidikan yang Berorientasi Pada Siswa

Nasional

Edaran Terbaru Pedoman Penyelenggaraan Hari Besar Saat Pandemi 2021