LIVE
Resmikan Lapangan Tenis Pelindo II Telainai Pura, Al Haris Berharap Tumbuh Generasi Muda Petenis Jambi Bupati dan Ketua DPRD Merangin Bantu Warga Korban Kebakaran Hairan, Pemkab Targetkan 40 Hingga 50 % Masyarakat Sudah Divaksin Sebelum Pelaksanaan MTQ Diduga Keracunan di Tangki Bensin, 2 Orang Pria di Kuala Tungkal Meninggal Kejar KKB Pimpinan Lamek Taplo, TNI Pertebal Pasukan di Distrik Kiwirok

Home / Daerah / Pilkada / Tanjab Barat

Senin, 24 Agustus 2020 - 21:21 WIB

Terkait Isu Penjokian dalam Coklit, Begini Kata KPU

FOTO : Ahmad Hadziq, S.HI, Divisi Program dan Data Ketua KPUD Tanjab Barat Ahmad Hadziq

FOTO : Ahmad Hadziq, S.HI, Divisi Program dan Data Ketua KPUD Tanjab Barat Ahmad Hadziq

KUALA TUNGKAL – Menyikapi adanya isu praktik penjokian petugas PPDP dalam pelaksanaan Coklit Pilkada 2020 di kecamatan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjabbar pun angkat bicara.

Bagian Divisi Program dan Data Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tanjab Barat, Ahmad Hadziq, S.HI menyebutkan bahwa beberapa temuan dimaksudkan oleh Bawaslu telah ditindaklanjuti dengan melakukan konfirmasi terkait adanya PPDP yang meminta RT untuk mencoklit

BACA JUGA :  Bupati dan Forkopimda Ikuti Dialog Intraktif Penanganan COVID-19 dengan Kapolri dan Panglima TNI

“Sudah kita konfirmasi dan ternyata dia (PPDP) ini laksanakan coklit didampingi oleh RT lain untuk tunjukan rumah-rumahnya. Memang sebelumnya kita telah sampaikan kepada PPDP dalam pelaksanaan Coklit untuk berkoordinasi dengan RT, terkonfirmasi seperti itu,” terangnya, Senin (24/08/20).

Ia menyebutkan bahwa isu-isu soal perjokian dalam pelaksanaan Coklit ini kata Hadziq sudah terdengar. Dan, pihaknya pun langsung melakukan konfirmasi terhadap yang bersangkutan dan katanya tidak benar.

BACA JUGA :  Polres Tabjabbar Rakor Lintas Sektoral Pengamanan MTQ

“Ada beberapa isu joki, di kecamatan lain ada juga dengar dan kita konfirmasi itu, klarifikasi PPDP melalui PPS dan PPK nya ternyata ada seperti di Ranah Mendaluh ditemani oleh suaminya pada malam hari,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Wabup Hairan Zoom Meeting dengan Gubernur Terkait Kunker Mendikbudristek

Disingung soal adanya pemilih yang memenuhi kriteria namun tidak dicatatkan oleh PPDP. Itu Kata Hadziq bahwa dimungkinkan yang bersangkutan (pemilih) tidak terdaftar di AKWK, sehingga dibuatkan form baru, namun bukan berarti tidak dicatat.

“Itu mungkin tidak masuk ke AKWK, tapi itu masukan pemilih baru, dicatat pada saat itu dan ada kolomnya,” tutupnya.(hr)

Share :

Baca Juga

Advetorial

Kejari Tanjabbar Berhasil Setor Hasil PNBP ke Kas Negara Setengah Milliar Lebih

Kesehatan

Fokuskan Tracing dan Screening Swab pada Karyawan, RSUD KH Daud Arif Tutup Sementara Layanan IGD

Tanjab Barat

Satgas Covid-19 Tanjabbar Sosialisasi Perda Prokes dan Masker Keliling

Sungai Penuh

Danrem 042 Gapu Hadiri Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sungai Penuh

Tanjab Barat

Gunakan Water Bombing, Kebakaran Kebun di Desa Muntialo Berhasil Dipadamkan

Pilkada

Gabungan 150 Anggota DPRD se Jambi dan 2 Anggota DPR Siap Menangkan Al Haris-Sani

Tanjab Barat

Pemkab Gelar Rakor Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Terkait Pilkada di Masa Pandemi

Pilkada

MK Sudah Terima 82 Pengajuan Sengketa Hasil Pilkada, Satu Diantaranya dari Paslo Wako Sungai Penuh