LIVE TV
BOR di Kota Jambi Naik Hampir Capai 50 Persen KONI dan Pengurus Teakwondo Tanjab Timur Ucapkan Terima Kasih pada PetroChina Sekda Tanjabbar Minta Provinsi Terbitkan SOP Terkait Kewenangan Penanganan Covid-19 Bupati Tanjab Barat Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Tanjab Timur Turut Memajukan Cabor Taekwondo Tanjab Timur, PetroChina Bantu Peralatan Latihan

Home / Daerah / Pilkada / Tanjab Barat

Senin, 24 Agustus 2020 - 21:21 WIB

Terkait Isu Penjokian dalam Coklit, Begini Kata KPU

FOTO : Ahmad Hadziq, S.HI, Divisi Program dan Data Ketua KPUD Tanjab Barat Ahmad Hadziq

FOTO : Ahmad Hadziq, S.HI, Divisi Program dan Data Ketua KPUD Tanjab Barat Ahmad Hadziq

KUALA TUNGKAL – Menyikapi adanya isu praktik penjokian petugas PPDP dalam pelaksanaan Coklit Pilkada 2020 di kecamatan. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjabbar pun angkat bicara.

Bagian Divisi Program dan Data Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tanjab Barat, Ahmad Hadziq, S.HI menyebutkan bahwa beberapa temuan dimaksudkan oleh Bawaslu telah ditindaklanjuti dengan melakukan konfirmasi terkait adanya PPDP yang meminta RT untuk mencoklit

“Sudah kita konfirmasi dan ternyata dia (PPDP) ini laksanakan coklit didampingi oleh RT lain untuk tunjukan rumah-rumahnya. Memang sebelumnya kita telah sampaikan kepada PPDP dalam pelaksanaan Coklit untuk berkoordinasi dengan RT, terkonfirmasi seperti itu,” terangnya, Senin (24/08/20).

BACA JUGA :  Tanjabbar Kembali Berlakukan Jam Malam, Prokes Diperketat

Ia menyebutkan bahwa isu-isu soal perjokian dalam pelaksanaan Coklit ini kata Hadziq sudah terdengar. Dan, pihaknya pun langsung melakukan konfirmasi terhadap yang bersangkutan dan katanya tidak benar.

“Ada beberapa isu joki, di kecamatan lain ada juga dengar dan kita konfirmasi itu, klarifikasi PPDP melalui PPS dan PPK nya ternyata ada seperti di Ranah Mendaluh ditemani oleh suaminya pada malam hari,” ungkapnya.

BACA JUGA :  AKBP Guntur : Penanggulangan dan Pengendalian Covid-19 Tak Harus Bermain di Warna Zona

Disingung soal adanya pemilih yang memenuhi kriteria namun tidak dicatatkan oleh PPDP. Itu Kata Hadziq bahwa dimungkinkan yang bersangkutan (pemilih) tidak terdaftar di AKWK, sehingga dibuatkan form baru, namun bukan berarti tidak dicatat.

“Itu mungkin tidak masuk ke AKWK, tapi itu masukan pemilih baru, dicatat pada saat itu dan ada kolomnya,” tutupnya.(hr)

Share :

Baca Juga

Covid-19

Update 25 Mei : Kasus Positif Covid-19 di Jambi Bertambah 2 Lagi, Sembuh 2

Tanjab Barat

Bappeda Tanjab Barat Gelar Forum TJSLP 2020 via Zoom Meeting

Tanjab Barat

Polri Peduli, Kapolres Tanjabbar Kunjungi Warga Menderita Sakit Menahun

Berita

Bupati Safrial: Setiap Kepala Daerah Memang Wajib LHKPN

Tanjab Barat

Bupati Pimpin Apel Operasi Mantap Praja Pengamanan Pilkada Serentak 2020

Nasional

PDIP Baru Keluarkan Dukung 1 Paslon di Pilkada Jambi

Pilkada

Hari Ini KPU Jambi Gelar PSU di 88 TPS

Daerah

Danrem Gapu Ingatkan Prajurit Harus Disiplin Patuhi Protokol Kesehatan