YTUBE
Bupati Anwar Sadat buka Peluang Singapura Berinvestasi di Sektor Hilirisasi Pertanian dan Perkebunan Puluhan Anggota Pemuda Pancasila Datangi Polda Jambi Pertanyakan 2 LP Dua ASN Tanjabbar Ikuti Short Course Gratis di Singapura, Bupati Ucapkan Terima Kasih Bupati Anwar Sadat Resmikan Gedung Rumah Iqra’ Husnul Khatimah Kampung Nelayan Kapolres Tanjab Barat Hadiri Upacara HUT TNI ke 77 di Kodim 0419/Tanjab

Home / Pendidikan

Senin, 16 Maret 2020 - 18:51 WIB

Waspada Covid-19, Kemenag Tanjabbar Liburkan 104 Madrasah

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

KUALA TUNGKAL – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengambil kebijakan meliburkan aktivitas belajar mengajar pada 104 madrasah dan pondok pesantren, hingga sepekan ke depan, 16 s.d 23 Maret 2020. Kebijakan ini diambil untuk mencegah virus corona (Covid-19).

Kepala Kemenag Tanjab Barat Drs.Hasbi MPd.I mengungkapkan Kebijakan Libur tersebut melaksanakan Surat Edaran dari Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jambi Nomor B-959/Kw.05.2/PP.00/03/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Pelaksanaan KBM di Madrasah Untuk Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

“Kebijakan ini dilahirkan agar penyebaran corona tidak sampai pada lembaga-lembaga pendidikan Islam di bawah Kementerian Agama khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ungkap Hasbi, Senin (16/03/20).

BACA JUGA :  Ketum LDII: Kolaborasi LDII dan TNI Menunjukkan TNI Selalu di Hati Rakyat Indonesia

Hasbi menyebutkan, sekolah yang diliburkan, siswa dari tingkat RA, MI, MTs dan MA, sedangkan Madrasah Diniyah, TPQ, TKQ, Pondok Pesantren agar dapat menyesuaikan.

“Untuk pondok pesantren, Madrasah Diniyah agar menyesuaikan,” ujarnya.

Dijelaskannya, libur dimaksud ialah proses KBM di madrasah proses belajar tetap, tapi di pindahkan di rumah masing – masing.

Dia berharap dengan pemberlakuan libur ini para orang tua, turut mengawasi anaknya sendiri di rumah dalam proses belajar tersebut, karena setiap guru pasti telah menyiapkan pelajaran yang mereka akan dipelajari di rumah.

Selanjutnya Madrasah juga dihimbau tidak melakukan kegiatan yang banyak melibatkan siswa, seperti study tour, perkemahan dan lainnya.

BACA JUGA :  Ketum LDII: Kolaborasi LDII dan TNI Menunjukkan TNI Selalu di Hati Rakyat Indonesia

Sementara itu, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Akhir Madrasah Berbasis Komputer (UAMBK) tetap berjalan. Dengan ketentuan, pihak madrasah diminta mengutamakan langkah antisipasif, seperti menyediakan cairan antiseptik dan mengimbau siswa menjaga kebersihan

“Khususnya UAMBNBK bagi siswa MTs kelas 9 tetap berlangsung sesuai ketentuan sambil menunggu nformasil lebih lanjut,” ujarnya.

Data Kementrian Agama Kabupaten Tanjung Jabung Barat ada 104 sekolah madrasah dari berbagai jenjang di antaranya RA ada 8, MI ada 28, MTS ada 46, dan MA ada 22.(edt/Rd)

Share :

Baca Juga

Daerah

Sejumlah Sekolah di Jambi Hidupkan Teras Baca

Advetorial

Fachrori Ajak Wiusdawan UNBARI Terus Tingkatkan Kompetensi

Pendidikan

Murid yang Belum Divaksin Belajar Secara Daring

Pendidikan

Dilantik Gubernur Jadi Kepsek, Karnama Siap Benahi SMAN TT

Pendidikan

Serentak Wisuda Sarjana STKIP & STITAD Al Azhar Jambi Dua Saudara Harumkan Nama Desa Senaung

Pemerintahan

Amir Sakib Hadiri Pelantikan Rektor Universitas Muhammadiyah Jambi

Kecamatan

SMPN 1 dan TK Agri Permata Merlung Dinilai Tim Lomba Sekolah Sehat, Ini Harapan Camat Merlung

Info Penting

Pemkab Tanjabbar Kembali Buka Seleksi Penerimaan Taruna Baru STP Jakarta