LIVE TV
Ini Sederet Sanksi ASN yang Nekat Mudik Lebaran 2021 Wabup Hairan Tinaju 2 Lokasi Pembangunan Jembatan di Renah Mendaluh Ratusan Akun Media Sosial, Berpotensi Langgar UU ITE Bagi Takjil Buka Puasa, Ketum KNPI Ajak Pemuda Berlomba Buat Kebaikan Heboh Seekor Harimau Masuk ke Permukiman, 1 Kerbau Milik Warga Dimangsa

Home / Berita

Minggu, 4 April 2021 - 14:04 WIB

Bupati Tanjabbar Akan Wajibkan ASN Beli Beras Petani

FOTO : Bupati Tanjung Jabung Barat KH. Anwar Sadat Bersama Kapolres, Dandim 0419/Tanjab, Ketua Pengadilan Negeri dan Anggota DPRD Saat Melaksanakan Panen Padi Raya Kampung Tangguh Siginjai di RT 13 Kelurahan Patunas, Rabu (17/03/21).

FOTO : Bupati Tanjung Jabung Barat KH. Anwar Sadat Bersama Kapolres, Dandim 0419/Tanjab, Ketua Pengadilan Negeri dan Anggota DPRD Saat Melaksanakan Panen Padi Raya Kampung Tangguh Siginjai di RT 13 Kelurahan Patunas, Rabu (17/03/21).

KUALA TUNGKAL – Untuk memgurai maslah beras hasil petani lokal di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang selama ini terkendala pemasaran.

Bupati Tanjab Barat H. Anwar Sadat mengusulkan ASN dilingkup Pemkab setempat yang selama ini mendapat tunjangan beras diuangkan, selanjutnya dikembikan dalam bentuk dibelikan beras dari petani lokal.

Hal itu diungkapkan Bupati H. Anwar Sadat pada acara tatap muka rembuk dengan masyarakat petani Kecamatan Pengabuan-Senyerang, Jumat (02/04/21).

BACA JUGA :  Sanglar Berduka, 16 Rumah Rusak dan 1 Balita Meninggal Akibat Puting Beliung

Untuk solusi awal, kata Bupati seluruh ASN Tanjabbar akan diwajibkan membeli beras dalam produksi dalam negeri.

“Ini untuk tahap awal membantu petani, ke depan 4 ribuan ASN Pemkab Tanjab Barat akan saya instruksikan untuk membeli beras dari petani. Regulasinya nanti diatur oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait,” ujarnya.

ASN sangat berpotensi sebagai konsumen beras lokal. Untuk hal ini, bupati akan memerintahkan pihak BKAD untuk mengurus teknis pemindahan tunjangan beras ASN tersebut.

BACA JUGA :  Data Scientist: Prospek Karier yang Menjanjikan di Masa Depan

Disebutkan kebijakan ini bukan memotong uang tunjangan ASN, namun uangnya dialihkan bentuk beras untuk menyerap beras hasil petani lokal.

“Dengan begini ASN seberanya bisa jadi pangsa pasar beras lokal, gairah pertanian bisa bangkit, petani pun jaya,” katanya.

UAS mengungkapkan permasalahan yang ada pada petani saat ini adalah tidak memiliki pangsa pasar untuk menyalurkan beras yang dihasilkan para petani.

BACA JUGA :  Terjaring Razia Prokes, Sejumlah Warga Tak Pakai Masker Dihukum Push Up

Setelah nantinya program itu diluncurkan, diharapkan semakin dapat menyejahterakan para petani dan surplus beras daerah.

Ini juga untuk menjaga harga gabah dan beras di tingkat petani agar tidak jatuh.

Pemerintah daerah, tegas bupati akan segera mempersiapkan payung hukum, berupa peraturan bupati untuk mengatur teknis pelaksanaannya.

“Itu solusi awal. Semoga persoalan yang sedang di hadapi para petani kita akan segera teratasi. Insya Allah, awal bulan mei akan terealisasi,” ucapnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Irjen Pol Firman Santyabudi ; Peran Polri di Tengah Tatanan Kehidupan Baru

Berita

Pemkab Tanjung Jabung Barat Usulan 251 Formasi CASN dan P3K

Berita

Tim Terpadu Tanjab Barat Hadiri Rakor Penanganan Konflik Sosial di Kesbapol Provinsi Jambi

Berita

Tim Penilai Camat Teladan Berprestasi Sambangi Kecamatan Pengabuan

Berita

Danrem 042/Gapu : Penanganan Karhutla Harus Dilakukan Serius dan Rasional

Berita

Pemkab Tanjabbar Apresiasi PT LPPPI Libatkan 1000 Perempuan Dalam Program Keterampilan

Berita

CPNS Tampaknya Harus Sabar, Hasil SKD Diumumkan Maret 2020

Berita

Antisipasi Dampak Darurat Corona, PIS Bagikan Sembako Pada Warga