indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Dinkes Provinsi Jambi Ungkap Penyebab Kasus Stunting Masih Tinggi 4 Nama Ini Berpeluang Gantikan Posisi Tjahjo Kumolo Sebagai Menpan-RB Sebanyak 46 Jamaah Calon Haji Indonesia Dipulangkan ke Tanah Air 212 Peserta Meriahkan Lomba Mancing Polres Muaro Jambi, Hadiah Utama 100 Juta SKK Migas-PetroChina Launching Wisata Embung Bina Lestari di Betara

Home / Berita

Minggu, 4 April 2021 - 14:04 WIB

Bupati Tanjabbar Akan Wajibkan ASN Beli Beras Petani

FOTO : Bupati Tanjung Jabung Barat KH. Anwar Sadat Bersama Kapolres, Dandim 0419/Tanjab, Ketua Pengadilan Negeri dan Anggota DPRD Saat Melaksanakan Panen Padi Raya Kampung Tangguh Siginjai di RT 13 Kelurahan Patunas, Rabu (17/03/21).

FOTO : Bupati Tanjung Jabung Barat KH. Anwar Sadat Bersama Kapolres, Dandim 0419/Tanjab, Ketua Pengadilan Negeri dan Anggota DPRD Saat Melaksanakan Panen Padi Raya Kampung Tangguh Siginjai di RT 13 Kelurahan Patunas, Rabu (17/03/21).

KUALA TUNGKAL – Untuk memgurai maslah beras hasil petani lokal di Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang selama ini terkendala pemasaran.

Bupati Tanjab Barat H. Anwar Sadat mengusulkan ASN dilingkup Pemkab setempat yang selama ini mendapat tunjangan beras diuangkan, selanjutnya dikembikan dalam bentuk dibelikan beras dari petani lokal.

Hal itu diungkapkan Bupati H. Anwar Sadat pada acara tatap muka rembuk dengan masyarakat petani Kecamatan Pengabuan-Senyerang, Jumat (02/04/21).

Untuk solusi awal, kata Bupati seluruh ASN Tanjabbar akan diwajibkan membeli beras dalam produksi dalam negeri.

“Ini untuk tahap awal membantu petani, ke depan 4 ribuan ASN Pemkab Tanjab Barat akan saya instruksikan untuk membeli beras dari petani. Regulasinya nanti diatur oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait,” ujarnya.

BACA JUGA :  Sejarah Mendasari 2 Juli Sebagai Hari Adat Melayu Jambi

ASN sangat berpotensi sebagai konsumen beras lokal. Untuk hal ini, bupati akan memerintahkan pihak BKAD untuk mengurus teknis pemindahan tunjangan beras ASN tersebut.

Disebutkan kebijakan ini bukan memotong uang tunjangan ASN, namun uangnya dialihkan bentuk beras untuk menyerap beras hasil petani lokal.

“Dengan begini ASN seberanya bisa jadi pangsa pasar beras lokal, gairah pertanian bisa bangkit, petani pun jaya,” katanya.

BACA JUGA :  Pengendara Sepeda Motor Meninggal Setelah Tabrakan dengan Truk di Muara Pijoan

UAS mengungkapkan permasalahan yang ada pada petani saat ini adalah tidak memiliki pangsa pasar untuk menyalurkan beras yang dihasilkan para petani.

Setelah nantinya program itu diluncurkan, diharapkan semakin dapat menyejahterakan para petani dan surplus beras daerah.

Ini juga untuk menjaga harga gabah dan beras di tingkat petani agar tidak jatuh.

Pemerintah daerah, tegas bupati akan segera mempersiapkan payung hukum, berupa peraturan bupati untuk mengatur teknis pelaksanaannya.

“Itu solusi awal. Semoga persoalan yang sedang di hadapi para petani kita akan segera teratasi. Insya Allah, awal bulan mei akan terealisasi,” ucapnya.(*)

Share :

Baca Juga

Berita

Danrem 042 Gapu Sambut Kunjungan Kapolda Jambi

Berita

Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Korem 042/Gapu Gelar Baksos Donor Darah

Berita

Danrem 042 Gapu Ikuti Kejuaraan Menembak Pistol Executive Polda Jambi

Berita

Pelabuhan Roro Kuala Tungkal Belum Dibuka Untuk Angkutan Penumpang Orang

Berita

Sambut Hari Bhayangkara ke 74, Polres Tanjabbar Baksos dengan Abang Becak, Ojek dan Pengguna Pompong

Berita

14 Pelaku Ilegal Driling Ditangkap di Dua Daerah

Berita

Tinjau Prokes Penyambutan Kafilah, Bupati Tanjabbar Ucapkan Selamat Datang Kontingen Kota Sungai Penuh

Berita

Aniversary 1 Tahun Media JURNAL POLRI Santuni Anak Yatim