YTUBE
Heboh Kabar Penculikan Anak di SD Pembengis Cek Faktanya Disini Kapolda Jambi Terima Silaturahmi Manager PT. PLN UID S2JB UP3 Jambi Kapolres Sarolangun Silaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren PetroChina Dukung Gelaran Kegiatan Inklusi Sosial di Perpustakaan Cendikia Pantau Program Pembinaan, Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Kunjungi Lapas Tungkal

Home / Nasional

Senin, 28 November 2022 - 15:20 WIB

Dongkrak Sektor Pariwisata Investasi dan Bisnis di Kepri, Imigrasi Luncurkan Multiple Entry Visa

Pemukulan Gong tandai peluncuran Multiple Entry Visa. FOTO : Dok Dirjen Imigrasi

Pemukulan Gong tandai peluncuran Multiple Entry Visa. FOTO : Dok Dirjen Imigrasi

BATAM – Direktorat Jenderal Imigrasi resmi meluncurkan kembali layanan Visa Beberapa Kali Perjalanan (Multiple Entry Visa) melalui Surat Edaran Nomor IMI-0783.GR.01.01 Tahun 2022 pada Senin (28/11/22).

Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan memungkinkan Orang Asing untuk masuk ke Indonesia beberapa kali dalam kurun waktu 1 (satu) tahun tanpa perlu mengajukan permohonan visa ulang. Orang Asing diizinkan tinggal selama 60 (enam puluh) hari setiap kali memasuki wilayah Indonesia.

“Imigrasi sebagai fasilitator pembangunan masyarakat mempersembahkan kebijakan yang membidik pelaku bisnis dan wisatawan mancanegara yaitu Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan. Diharapkan kebijakan ini memudahkan wisman dan pebisnis juga WNA yang ingin keluar masuk Kepri. Mudah-mudahan ikhtiar kita bersama ini dapat memberikan hasil dan diridhai oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” ungkap Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Widodo Ekatjahjana di Batam.

BACA JUGA :  Ini Tim Seleksi Calon Anggota KPU Provinis Jambi Periode 2023-2028

Kebijakan VKBP, tambahnya, diharapkan dapat memfasilitasi para pelaku bisnis mancanegara yang akan melakukan perjalanan bisnis atau berinvestasi di Indonesia. Kemudahan keimigrasian yang diberikan merupakan insentif non fiskal yang bisa mendatangkan pemasukan untuk negara dan bermuara pada peningkatan perekonomian masyarakat.

BACA JUGA :  Polsek Jelutung Selesaikan Kasus Penganiayaan Secara Restoratif Justice

Widodo menegaskan bahwa VKBP tidak dapat digunakan untuk bekerja di Indonesia. Kegiatan yang dapat dilakukan Orang asing pemegang VKBP antara lain pembicaraan bisnis, wisata, tugas pemerintahan, pembelian barang, rapat, alasan kemanusiaan dan transit.

“Uji coba Visa Kunjungan Beberapa Kali Perjalanan (VKBP) yang dilaksanakan di Kepri membidik Warga Negara Singapura dan WNA berstatus Permanent Resident Singapura. Kebijakan ini sebagai bentuk dukungan Imigrasi kepada para pebisnis global, calon investor yang bonafide, dan miliarder dunia bermodal besar sehingga bisa dengan mudah bolak-balik masuk ke Indonesia,”

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Nasional

Silmy Karim Ditunjuk Sebagai Dirjen Imigrasi

Covid-19

Terus Turun, Sebanyak 78 Scapa AD Dinyatakan Negatif Covid-19

Nasional

Bangkitkan Kreatif Masyarakat, TNI Ajarkan Keterampilan Membuat Piring dari Anyaman Lidi

Nasional

Menpan RB Keluarkan SE Terbaru PNS dan PPPK Dilarang Mudik Lebaran

Nasional

Anak Lahir di Luar Nikah Bisa Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya

Nasional

Mundur Lagi, Pelantikan Kepala Daerah Akhir Februari

Nasional

Uni Zulfiani Lubis, Kembali Pimpin FJPI Periode 2021-2024

Nasional

Demokrat Kembali Tolak Keras Sistem Pemilu Proporsional Tertutup, AHY: Jangan Sampai Hak Rakyat Dirampas