Jaksa Kejari Tanjab Barat Inspektur Upacara Peringatan Hardiknas 2024 di Sekolah

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 2 Mei 2024 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaksa Fungsional Bidang Pidsus Sarah Savira, SH Inspektur Upacara Hardiknas di SMPN 2 Kuala Tungkal, Kamis (2/5/24). FOTO : Dok Kejari

Jaksa Fungsional Bidang Pidsus Sarah Savira, SH Inspektur Upacara Hardiknas di SMPN 2 Kuala Tungkal, Kamis (2/5/24). FOTO : Dok Kejari

KUALA TUNGKAL – Para Jaksa Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hardiknas tahun 2024, bertemakan “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar” di beberapa Sekolah yang berada diwilayah Hukum Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat. Kamis (2/5/2024).

Kajari Tanjab Barat Marcelo Bellah SH., MH melalui Kasi Intel Kejari Tanjab Barat Muhammad Lutfi SH., MH  menyampaikan bahwa Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024.

“Para Jaksa yang menjadi inspektur Upacara tersebut yakni Jaksa Fungsional Bidang Pidsus Dari Tri Wibowo, SH di SMAN 1, Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Nicko Ari YK, SH di SMAN 2 Tanjab Barat dan Jaksa Fungsional Bidang Pidsus Sarah Savira, SH di SMPN 2 Kuala Tungkal,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lutfi menyebutkan para Jaksa Kejari Tanjung Jabung Barat mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional kepada seluruh insan Pendidikan yang berada di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Tanjung Jabung Barat.

Para Jaksa sebut Lutfi, juga menyampaikan amanat dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim yang menekankan pentingnya pendidikan dalam memajukan bangsa.

“Lima tahun terakhir ini adalah waktu yang sangat mengesankan. Perjalanan Kemeterian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dari gerakan Merdeka Belajar semakin menyadarkan kami tentang tantangan dan kesempatan yang kita miliki untuk memajukan pendidikan Indonesia,” sebut Jaksa menyampaikan Amanat Nadiem Makarim.

Perubahan sistem pembelajaran pada kurikulum Merdeka Belajar bukanlah suatu hal yang mudah. Karena butuh proses mendalam agar bisa beradaptasi untuk menerapkan segala materi.

Namun, berkat kerja sama dari pemerintah dan para pendidik yang telah berdedikasi dalam mengajar serta membimbing generasi muda, mereka dianggap sebagai garda terdepan sebagai menghadapi tantangan.

“Bukan hal yang mudah untuk mentransformasi sebuah sistem yang sangat besar, bukan tugas yang sederhana untuk mengubah perspektif tentang proses pembelajaran. Pada awal perjalanan kita sadar bahwa membuat perubahan butuh perjuangan, rasa tidak nyaman menyertai setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan,” jelas para Jaksa sebut Lutfi.Tungkal

Lebih lanjut kata Lutfi, Jaksa mengatakan ketika langkah dari segala elemen mulai serempak dalam menerapkan segala materi pembelajaran, keadaan dihadapkan dengan tantangan yang tak pernah terbayangkan yakni Pandemi Covid-19. Dampak yang ditimbulkan mengubah proses belajar mengajar dan cara hidup secara drastis.

“Pada saat yang sama, pandemi memberikan kesempatan untuk mengakselerasi perubahan dengan bergotong-royong. Kita berjuang untuk pulih dan bangkit kembali menjadi jauh lebih kuat. Ombak kencang dan karang tinggi sudah kita lewati bersama,” ungkapnya.

Oleh karena itulah, Jaksa menuturkan perjalanan selama lima tahun terakhir ini bukanlah waktu yang sebentar untuk menjalankan gerakan Merdeka Belajar. Sehingga, perubahan yang menyeluruh ini dapat diteruskan secara berkelanjutan agar terwujud semakin majunya pendidikan di Indonesia.

“Kita sudah berjalan menuju arah yang benar tetapi tugas kita belum selesai. Semua yang telah kita jalankan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Semua yang sudah kita upayakan harus dilanjutkan sebagai perjalanan ke arah perwujudan sekolah yang cita-citakan,” pungkasnya.(*/Bas)

Penulis : */Bas

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Darurat Pendidikan: Lebih dari 4 Juta Anak Indonesia Tidak Sekolah, Pemerintah Luncurkan PJJ Masif
Bupati Anwar Sadat Harapkan Tes Akademik di SD 018 Pengabuan Jadi Jembatan Prestasi Siswa
Korem 042/Gapu dan UIN STS Jambi Formalkan MoU: Perkuat Sinergi Pendidikan, Ketahanan Nasional, dan Pengembangan SDM
Guru Asyik dan Menyenangkan: HIMPAUDI Tanjab Barat Gelar Pelatihan Tenaga PAUD untuk Tingkatkan Kompetensi
TKA 2026: Prestasi di Tengah Bayang-bayang Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Tanjab Barat
Resmi! IAI An Nadwah Bertransformasi Jadi Universitas Islam An Nadwah (UINKA)
Wabup Katamso: Lulusan Hukum Keluarga Islam IAI An-Nadwah Ujung Tombak Ketahanan Sosial Tanjab Barat
Wakapolres Tanjab Barat Pimpin Apel di SMA Negeri 1 untuk Cegah Perselisihan Guru dan Murid
Berita ini 136 kali dibaca
KONTEN PROMOSI pada widget diatas merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan oleh pihak ketiga, bukan dari redaksi Lintastungkal.com. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten promosi ini

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:09 WIB

Darurat Pendidikan: Lebih dari 4 Juta Anak Indonesia Tidak Sekolah, Pemerintah Luncurkan PJJ Masif

Senin, 20 April 2026 - 18:05 WIB

Bupati Anwar Sadat Harapkan Tes Akademik di SD 018 Pengabuan Jadi Jembatan Prestasi Siswa

Senin, 13 April 2026 - 17:15 WIB

Korem 042/Gapu dan UIN STS Jambi Formalkan MoU: Perkuat Sinergi Pendidikan, Ketahanan Nasional, dan Pengembangan SDM

Sabtu, 11 April 2026 - 16:45 WIB

Guru Asyik dan Menyenangkan: HIMPAUDI Tanjab Barat Gelar Pelatihan Tenaga PAUD untuk Tingkatkan Kompetensi

Kamis, 9 April 2026 - 19:01 WIB

TKA 2026: Prestasi di Tengah Bayang-bayang Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Tanjab Barat

Berita Terbaru