Wakapolres Tanjab Barat Pimpin Apel di SMA Negeri 1 untuk Cegah Perselisihan Guru dan Murid

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakapolres Tanjab Barat Kompol Andi Musahar Pimpin Apel di SMAN 1 (HMS)

Wakapolres Tanjab Barat Kompol Andi Musahar Pimpin Apel di SMAN 1 (HMS)

KUALA TUNGKAL – Fenomena perselisihan antara murid dan guru yang berujung pada ranah pidana tengah menjadi sorotan tajam publik. Menanggapi hal tersebut, Wakapolres Tanjab Barat, Kompol Andi Musahar SH, mengambil langkah preventif dengan turun langsung memimpin apel pagi di SMA Negeri 1 Tanjab Barat, Rabu (11/2/2026).

Kehadiran orang nomor dua di Polres Tanjab Barat ini diadakan di seluruh jajaran Polres Tanjab Barat. Suasana khidmat menyelimuti lapangan sekolah sejak pukul 07.00 WIB, diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf administrasi yang tampak antusias menyimak arahan kepolisian.

Menyikapi Konflik Guru dan Murid, dalam amanatnya, Kompol Andi Musahar menekankan pentingnya menjaga etika dan harmoni di lingkungan sekolah. Ia menyoroti banyaknya kasus perselisihan antara guru dan murid yang belakangan ini kerap viral dan berakhir di jalur hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakapolres menekankan bahwa sekolah adalah institusi moral, di mana setiap gesekan seharusnya diselesaikan dengan hati, bukan dengan laporan polisi. Ia memberikan pesan kepada siswa, “Hormati guru sebagaimana kalian menghormati orang tua di rumah. Jika ada teguran, jadikan itu bahan evaluasi diri, bukan alasan untuk melawan atau bertindak anarkis yang bisa menjerat kalian pada pasal penganiayaan atau perbuatan tidak menyenangkan.”

Pihak kepolisian juga mendorong penerapan Restorative Justice di lingkungan sekolah. “Mari kita selesaikan masalah internal melalui mekanisme bimbingan konseling dan kekeluargaan sebelum melangkah ke proses hukum, agar masa depan anak didik kita tetap terjaga,” ujarnya.

” Kami ingin dunia pendidikan di Tanjab Barat tetap kondusif. Jangan sampai ada gesekan antara murid dan guru yang berdampak pada proses pidana. Sekolah adalah tempat menempa karakter, bukan tempat mencari masalah hukum,” tegas Wakapolres.

Beliau juga mengingatkan para siswa agar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan aksi unjuk rasa atau turun ke jalan. Menurutnya, fokus utama pelajar adalah mengukir prestasi, bukan terlibat dalam aktivitas politik praktis yang berisiko.

Literasi Digital dan Tiga Kunci Sukses

Didampingi Kasi Humas Polres Tanjab Barat, Ipda Ucen S. Kasih, Kapolres juga menyoroti penggunaan teknologi. Siswa diimbau bijak menggunakan smartphone agar terhindar dari jeratan UU ITE, seperti penyebaran hoaks dan cyberbullying.

Wakapolres merangkum arahannya dalam tiga pesan utama yang harus dijiwai setiap siswa:

1. Restu Orang Tua: Sukses bukan hanya soal otak yang cerdas, tapi soal keberkahan dari doa orang tua.

2. Kedisiplinan: Patuhi aturan sekolah sebagai latihan dasar sebelum kalian terjun ke masyarakat yang lebih luas.

3. Etika dan Adab: Ilmu tanpa adab adalah kosong. Hormat kepada guru adalah kunci ilmu itu bermanfaat.

Dalam pernyataannya, Kapolres berpesan, “Kami dari jajaran Polres Tanjab Barat tidak ingin melihat adik-adik sekalian harus berurusan dengan proses hukum hanya karena emosi sesaat. Mari kita ciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh kekeluargaan. Polisi adalah mitra sekolah, dan kami siap mengawal kalian untuk menjadi pemimpin masa depan yang taat hukum.”

Apresiasi Pihak Sekolah

Kepala SMA Negeri 1 Tanjab Barat, Kadiman, S.T., M.Pd, menyambut hangat kehadiran jajaran Polres. Pihak sekolah berharap sinergi ini dapat terus berlanjut guna membentengi siswa dari perilaku menyimpang serta memperkuat integritas karakter mereka.

Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen pendidikan di Kabupaten Tanjung Jabung Barat bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan sekolah adalah kunci dalam mencetak generasi emas yang taat hukum.

Penulis : hms/bas

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Animo Tinggi, Polteknaker Perpanjang Masa Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei
Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer Atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri!
Wabup Katamso Pimpin Hardiknas 2026, Ajak Tingkatkan Mutu Pendidikan
Darurat Pendidikan: Lebih dari 4 Juta Anak Indonesia Tidak Sekolah, Pemerintah Luncurkan PJJ Masif
Bupati Anwar Sadat Harapkan Tes Akademik di SD 018 Pengabuan Jadi Jembatan Prestasi Siswa
Korem 042/Gapu dan UIN STS Jambi Formalkan MoU: Perkuat Sinergi Pendidikan, Ketahanan Nasional, dan Pengembangan SDM
Guru Asyik dan Menyenangkan: HIMPAUDI Tanjab Barat Gelar Pelatihan Tenaga PAUD untuk Tingkatkan Kompetensi
TKA 2026: Prestasi di Tengah Bayang-bayang Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Tanjab Barat
Berita ini 45 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:06 WIB

Animo Tinggi, Polteknaker Perpanjang Masa Pendaftaran SBP 2026 Hingga 27 Mei

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:03 WIB

Mulai 1 Januari 2027, Guru Honorer Atau Non-ASN Dilarang Mengajar di Sekolah Negeri!

Senin, 4 Mei 2026 - 13:02 WIB

Wabup Katamso Pimpin Hardiknas 2026, Ajak Tingkatkan Mutu Pendidikan

Sabtu, 25 April 2026 - 18:09 WIB

Darurat Pendidikan: Lebih dari 4 Juta Anak Indonesia Tidak Sekolah, Pemerintah Luncurkan PJJ Masif

Senin, 20 April 2026 - 18:05 WIB

Bupati Anwar Sadat Harapkan Tes Akademik di SD 018 Pengabuan Jadi Jembatan Prestasi Siswa

Berita Terbaru