LIVE
Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Serbuan Vaksinasi Massal TNI Korem 042/Gapun Pangdam II/Sriwijaya dan Gubernur Resmikan Gedung Panti Asuhan Bhadar Gapu Terkait Budi Azwar, Ini Kata Ketua DPD II Partai Golkar Tanjab Barat BREAKING NEWS : Pengetatan Jelang MTQ Seluruh Penumpang di Pelabuhan Roro Diperiksa Sebanyak 16 Pejabat Eselon II Dilantik, Ini Daftarnya

Home / Pendidikan

Jumat, 12 Februari 2021 - 11:20 WIB

Kemendikbud: Madrasah dan Pesantren Tak Wajib Patuhi SKB 3 Menteri

FOTO : Ilustrasi Siswa Madrasah Mengenakan Seragam Pakai Jilbab

FOTO : Ilustrasi Siswa Madrasah Mengenakan Seragam Pakai Jilbab

JAKARTA – Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud, Jumeri mengaku, siswa yang sekolah di madrasah dan pesantren tidak wajib mematuhi SKB 3 Menteri terkait aturan seragam keagamaan.

Menurut dia, SKB 3 Menteri ini hanya mengatur sekolah negeri yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah (Pemda) yang banyak menampung siswa dari berbagai agama.

“Sedangkan untuk sekolah di bawah Kemenag (madrasah dan pesantren) tidak diatur dalam SKB 3 Menteri,” ucap Jumeri, seperti ditulis kompas.com, Jumat (12/02/21).

BACA JUGA :  Anggota DPRD Tanjab Barat Ditahan Untuk 20 Hari Kedepan

Dia menegaskan, SKB 3 Menteri bertujuan melindungi hak dan kebebasan beragama sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Termasuk, kata dia, menyangkut pemakaian seragam keagamaan menurut keyakinan masing-masing siswa, seperti memakai jilbab untuk siswa muslim dan memakai kalung salib untuk umat kristiani.

Jadi, sebut dia, SKB ini tidak boleh mewajibkan dan tidak boleh melarang.

BACA JUGA :  TP PKK Provinsi Jambi dan Tanjab Barat Tanam Pohon di Arena MTQ

Namun, memberi kesempatan seluas-luasnya bagi siswa untuk beraktivitas sesuai agama yang dianut.

Jumeri mengatakan, tujuan pendidikan adalah mencapai budi pekerti yang luhur.

Oleh karena, sudah menjadi kewajiban sekolah untuk menanamkan nilai ketakwaan sesuai agama yang dianut siswa.

Meski demikian, dia menyebut, tetap tidak boleh memaksakan seragam kepada para siswa, karena akan bertentangan dengan keputusan SKB 3 Menteri.

BACA JUGA :  Sebanyak 16 Pejabat Eselon II Dilantik, Ini Daftarnya

Sebelumnya, Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 menteri, yakni Mendikbud Nadiem Makarim, Mendagri Tito Karnavian, dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yang mengatur tentang penggunaan pakaian seragam dan atribut di sekolah ini menuai polemik dan kotoversi baik dikalangan pendidikan maupun masyarakat. SKB 3 Menteri itu dinilai terlalu berlebihan.(*)

Share :

Baca Juga

Pendidikan

Dosen FKIP Universitas Jambi Adopsi MIKiR dan Lesson Study Dukung Pembelajaran Mikro

Pendidikan

Tanoto Foundation Luncurkan Program STEP

Pendidikan

Kemenhub Sediakan 2.676 Formasi Taruna Ikatan Dinas, Pendaftaran Dibuka 1 April

Pendidikan

Pemkab Tanjabbar Perpanjang Masa Belajar Siswa dari Rumah Hingga 17 Juni

Pendidikan

Guru dan Kepala Sekolah Didorong Menjadi Penggerak Pendidikan

Pendidikan

PT LPPPI Fasilitasi Program Peningkatan Kualitas Guru SMK di Tanjab Barat

Pendidikan

SMPN 2 Kuala Tungkal Menguatkan Visi Unggul dalam Prestasi

Kota Jambi

Wali Kota Jambi Sidak Pelaksanaan Relaksasi Bidang Pendidikan Hari Pertama Tahun Ajaran Baru