indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Nomor WhatsApp Berfoto AKBP Fitria Mega Beredar, Kapolres Tebo : Jangan Percaya dan Itu Bukan Saya Fadhil Arief : Mahasiswa Harus Cerdas Saat Momen Pesta Politik Tanam Bibit Tanaman, Bentuk Support Yogi Terhadap Keanekaragaman Hayati Danrem 042/Gapu : Wisuda Purnawirawa Bentuk Penghormatan Kepada Perwira yang Telah Mengabdikan Dirinya Tanpa Cacat Anwar Sadat Usulkan Revitalisasi Kawasan Mangrove dan Program Ini ke SKK Migas

Home / Tanjab Timur

Rabu, 1 September 2021 - 11:11 WIB

Lautnya Diracun, Bupati Tanjab Timur Marah Besar Minta Pelaku Ditangkap

Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto . FOTO : DOK

Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto . FOTO : DOK

TANJAB TIMUR – Keresahan masyarakat nelayan tradisional Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) Jambi terhadap oknum pelaku perusak ekosistem laut kian bertambah. Perusak laut dilaporkan meracun ikan demi mendapat keuntungan besar.

Terkait hal itu Bupati Tanjab Timur, Romi Hariyanto menyatakan merasa marah dan menegaskan pelaku tersebut harus ditangkap.

“Saya pastinya marah kalau mendengar ada oknum tidak bertanggung jawab menangkap ikan dengan cara diracun jenis decis atau putas,” ujar Romi di Jambi, Senin (30/08/21).

BACA JUGA :  Ratusan CPNS Memilih Mengundurkan Diri, BKN Ungkap Alasannya

Romi juga mengatakan, bagi masyarakat nelayan yang bisa menangkap pelaku perusak ekosistem alam laut akan diberi uang senilai Rp2 juta karena peracun sudah membuat efek buruk terhadap laut Jambi.

“Jika ada yang menangkap pelaku perusak alam lau saya memberikan hadiah uang senilai Rp2 juta rupiah,” kata dia lagi.

Romi menyebutkan, dia merasa sangat prihatin terhadap nelayan Tanjab Timur karena diganggu para pelaku penangkapan ikan dengan cara merusak laut. Sehingga aktivitas para nelayan saat mencari ikan menurun. Hal ini kata dia jelas melanggar aturan bahkan yang ditimbulkan dari perusak laut banyak efek buruknya bahkan bisa sampai bisa menjadi efek jangka panjang.

BACA JUGA :  Anwar Sadat Usulkan Revitalisasi Kawasan Mangrove dan Program Ini ke SKK Migas

“Para pelaku meracun ikan tersebut malam hari dan tergolong orang-orang malas yang selalu mencari jalan singkat demi mendapat hasil maksimal namun tidak memikirkan perbuatannya,” kata dia.

Share :

Baca Juga

Tanjab Timur

Silaturrahmi Abdullah Sani Disambut Hangat Tokoh dan Masyarakat Mendahara Ilir

Tanjab Timur

PetroChina Jabung Menjadi Sponsor Utama dalam Kegiatan HKN ke-57 di Tanjung Jabung Timur

Tanjab Timur

Tinjau Vaksinasi di Sabak Ilir, Bupati Tanjab Timur Harap Target Tercapai

Tanjab Timur

Dukung Kesuksesan PSU, Danramil Nipah Panjang Pantau Kedatangan Logistik KPU

Tanjab Timur

Satu Korban Kapal KM Wicly Jaya Sakti Tenggelam di Temukan

Tanjab Timur

Kejari Tanjabtim Tetapkan Ketua KPU Masuk DPO

Tanjab Timur

Tabrak Fuso, Dua Orang Penumpang Mobil Innova Tewas Menggenaskan

Tanjab Timur

Kunker ke Sadu, Gubernur Jambi Dialog dengan Petani Pinang