indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke 76 Polda Jambi Gubernur Al Haris Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-76 di SPN Polda Jambi 32 Paket Sabu Seberat 3,5 kg Berhasil Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Jambi Triwulan II, Target Realisasi PAD Muaro Jambi Mencapai 42,91 Persen Keseriusan Pencegahan dan Pemberantasan Mafia Pertanahan di Jambi

Home / Pilihan Editor

Jumat, 26 November 2021 - 16:48 WIB

Pemkab Tanjab Barat Tuntut Hal Ini ke SKK Migas

FOTO : Wakil Bupati Tanjab Barat, Hairan saat Diskusi dengan PT QIS Indonesia Sejahtera (QComm) Membahas Studi Independen dari SKK Migas secara virtual, Jumat (26/11/21).

FOTO : Wakil Bupati Tanjab Barat, Hairan saat Diskusi dengan PT QIS Indonesia Sejahtera (QComm) Membahas Studi Independen dari SKK Migas secara virtual, Jumat (26/11/21).

KUALA TUNGKAL – Pemkab Tanjab Barat meminta SKK Migas lebih transparansi serta insentif khususnya kepala daerah penghasil Migas.

Hal tersebut dilontarkan oleh Wakil Bupati Tanjab Barat, Hairan saat berdiskusi dengan PT QIS Indonesia Sejahtera (QComm) Membahas Studi Independen dari SKK Migas secara virtual, Jumat (26/11/21).

Pemkab Tanjab Barat meminta adanya transparansi serta insentif khusus bagi daerah penghasil Migas dari SKK Migas,” kata Wabup Hairan.

Wabup mecerca dengan sejumlah pertanyaan kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terkait transparansi penghasilan minyak di 200 titik yang ada di wilayahnya.

“Dari 200 lebih titik, sumur yang produktif berapa? yang tidak menghasilkan berapa? hasilnya berapa sebulan? yang distok berapa? data detail itu yang sampai sekarang kami tidak ada,” beber Hairan.

BACA JUGA :  Diduga Warga Muaro Kumpeh Meninggal Akibat Kesentrum

Hairan kembali menegaskan jika hal tersebut tidak transparan daerah penghasil Migas seperti Tanjab Barat, tidak ada bedanya dengan daerah yang tidak menghasilkan Migas.

“Terus apa untungnya kami sebagai penghasil Migas jika kami tidak menikmati hasil. Jangan sampai pepatah bagaikan ayam mati di lumbung padi berlaku untuk Tanjab Barat,” ungkapnya.

Kepada SKK Migas, Hairan menuntut agar insentif untuk Tanjab Barat dibedakan dengan daerah yang tidak menghasilkan Migas.

Menurutnya hal itu wajar sebagai daerah yang memiliki ke istimewaan dibidang Sumber Daya Alam (SDA) dalam hal ini minyak.

“Kami penghasil migas harus ada perbedaan dengan daerah yang tidak menghasilkan Migas, selain itu tenaga kerja lokal juga wajib dijadikan pertimbangan,“ pintanya.

Dikatakannya antara SKK Migas dan Pemkab Tanjab Barat, seharusnya ada juri atau wasit dari Kementrian ESDM.

BACA JUGA :  Dinkes Provinsi Jambi Ungkap Penyebab Kasus Stunting Masih Tinggi

“Minimal Dirjen jika ada kesalahan ada yang menyetop atau menegur, saat ini kan kami kekanan, SKK Migas ke kiri memang harus ada wasitnya,” sebutnya.

Sementara Kepala Bapeda Tanjab Barat, Firdaus Khattab menyoroti jika selama ini sangat sulitnya melakukan komunikasi antara Pemkab Tanjab Barat dan pihak SKK Migas.

“Selama ini kami merasa dipersulit dari hal komunikasi. Anehnya saat ini kami merupakan penghasil Migas terbesar di Provinsi Jambi, akan tetapi masyarakat kami susah dapat Gas,” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kabag SDA, Suparti. Ia menyingung peran SKK Migas di Tanjab Barat yang masih dinilai minim. Sebab itulah pihaknya meminta agar ada ke istimewaan untuk Tanjab Barat.

“Kewenangan SKK Migas tidak ada di Kabupaten, bahkan saat terjadinya pencemaran lingkungan dan konflik, SKK Migas terkesan bungkam,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Info Penting

Catat, Ini Perubahan Jadwal Seleksi Penerimaan CPNS 2019

Pilkada

Perkuat Koordinasi Pilkada 2020, Kapolres Tanjabbar Silaturrahmi ke Bawaslu

Pilihan Editor

Pedulian Kesehatan Insan Pers, Danrem 042/Gapu M Zulkifli Perintahkan Bagikan Masker untuk Liputan

Berita

Ini Pengumuman Hasil Tes Ujian SKD CPNS 2019 Provinsi Jambi

Pilihan Editor

Zakat Fitrah Di Tanjabbar Tertinggi 60 Ribu, Terendah 36 Ribu

Pilihan Editor

Wakapolres Tanjabbar Sewakan Bedeng Untuk Keluarga Anak Penyandang Disabilitas Korban Kebakaran Tungkal Harapan

Advetorial

Gubernur, Bupati Tanjabbar dan Kapolda Jambi, Danrem 042 Gapu Tanam Mangrove di Kuala Tungkal

Pilihan Editor

Mecah Rekor, 7 Anggota DKR Pramuka Bram Itam Ini Jalan Kaki selama 7 Hari 7 Malam Ke Kwarda Provinsi Jambi