indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Polda Jambi Buka Penerimaan Siswa SIPSS Tahun 2022 Lelang 13 Jabatan Kepala OPD di Tanjab Barat Ditargetkan Rampung Bulan Maret Sat Polair Imbau Nelayan dan Transportasi Air Waspadai Perubahan Cuaca Kesulitan Keluar, Air Genangi Jalan Depan Gerbang SMAN 2 Tanjab Barat Gadang Seorang Mustahik di Pembengis Menerima Bantuan dari Baznas

Home / Pilihan Editor

Jumat, 26 November 2021 - 16:48 WIB

Pemkab Tanjab Barat Tuntut Hal Ini ke SKK Migas

FOTO : Wakil Bupati Tanjab Barat, Hairan saat Diskusi dengan PT QIS Indonesia Sejahtera (QComm) Membahas Studi Independen dari SKK Migas secara virtual, Jumat (26/11/21).

FOTO : Wakil Bupati Tanjab Barat, Hairan saat Diskusi dengan PT QIS Indonesia Sejahtera (QComm) Membahas Studi Independen dari SKK Migas secara virtual, Jumat (26/11/21).

KUALA TUNGKAL – Pemkab Tanjab Barat meminta SKK Migas lebih transparansi serta insentif khususnya kepala daerah penghasil Migas.

Hal tersebut dilontarkan oleh Wakil Bupati Tanjab Barat, Hairan saat berdiskusi dengan PT QIS Indonesia Sejahtera (QComm) Membahas Studi Independen dari SKK Migas secara virtual, Jumat (26/11/21).

Pemkab Tanjab Barat meminta adanya transparansi serta insentif khusus bagi daerah penghasil Migas dari SKK Migas,” kata Wabup Hairan.

Wabup mecerca dengan sejumlah pertanyaan kepada Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) terkait transparansi penghasilan minyak di 200 titik yang ada di wilayahnya.

“Dari 200 lebih titik, sumur yang produktif berapa? yang tidak menghasilkan berapa? hasilnya berapa sebulan? yang distok berapa? data detail itu yang sampai sekarang kami tidak ada,” beber Hairan.

BACA JUGA :  Tatap Pemilu 2024, PKB Tanjab Barat Mantapkan Struktur Partai

Hairan kembali menegaskan jika hal tersebut tidak transparan daerah penghasil Migas seperti Tanjab Barat, tidak ada bedanya dengan daerah yang tidak menghasilkan Migas.

“Terus apa untungnya kami sebagai penghasil Migas jika kami tidak menikmati hasil. Jangan sampai pepatah bagaikan ayam mati di lumbung padi berlaku untuk Tanjab Barat,” ungkapnya.

Kepada SKK Migas, Hairan menuntut agar insentif untuk Tanjab Barat dibedakan dengan daerah yang tidak menghasilkan Migas.

Menurutnya hal itu wajar sebagai daerah yang memiliki ke istimewaan dibidang Sumber Daya Alam (SDA) dalam hal ini minyak.

“Kami penghasil migas harus ada perbedaan dengan daerah yang tidak menghasilkan Migas, selain itu tenaga kerja lokal juga wajib dijadikan pertimbangan,“ pintanya.

Dikatakannya antara SKK Migas dan Pemkab Tanjab Barat, seharusnya ada juri atau wasit dari Kementrian ESDM.

BACA JUGA :  Kapolres Tanjab Timur Takziah ke Rumah 5 Korban Meninggal di Palka Tongkang

“Minimal Dirjen jika ada kesalahan ada yang menyetop atau menegur, saat ini kan kami kekanan, SKK Migas ke kiri memang harus ada wasitnya,” sebutnya.

Sementara Kepala Bapeda Tanjab Barat, Firdaus Khattab menyoroti jika selama ini sangat sulitnya melakukan komunikasi antara Pemkab Tanjab Barat dan pihak SKK Migas.

“Selama ini kami merasa dipersulit dari hal komunikasi. Anehnya saat ini kami merupakan penghasil Migas terbesar di Provinsi Jambi, akan tetapi masyarakat kami susah dapat Gas,” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kabag SDA, Suparti. Ia menyingung peran SKK Migas di Tanjab Barat yang masih dinilai minim. Sebab itulah pihaknya meminta agar ada ke istimewaan untuk Tanjab Barat.

“Kewenangan SKK Migas tidak ada di Kabupaten, bahkan saat terjadinya pencemaran lingkungan dan konflik, SKK Migas terkesan bungkam,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Bupati Ajak Semua Elemen Masyarakat Sukseskan Penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020

Berita

BPBD ; 7 Kecamatan Di Tanjabbar Rawan Karhutla

Pilihan Editor

Pulang Penugasan dari Perbatasan RI-RDTL TS, 400 Prajurit YR 142/KJ Jalani Karantina 14 Hari

Pilihan Editor

Perempuan Ini Cukur Gundul Rambutnya demi Penuhi Nazar UAS Menang Pilkada Tanjabbar

Pilihan Editor

Wabup Hairan Sidak, ASN Setda Tanjab Barat Kalang Kabut

Pilihan Editor

Bupati dan Forkompimda Tanjabbar Pantau Perayaan Misa Natal Sejumlah Gereja Dalam Kota Kuala Tungkal

Investigasi

Muncul Account Facebook Paslu Gunakan Nama dan Foto Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro, Warga Diminta Waspada

Advetorial

Kapolres Tanjab Barat Pimpin Langsung Upacara Pemakaman Wakapolres Henri A Batubara Di Palembang