LIVE TV
Di Addendum, Larangan Mudik 2021 Maju Mulai 22 April, Ini Peraturan Lengkapnya Bupati Ikuti Rakor Pembatasan Mudik Lebaran dengan Pj Gubernur dan Kapolda Jambi Pemkab Tanjab Barat Audensi dengan Bappenas RI Danrem 042/Gapu Hadiri Rakor Persiapan PPKM Jelang Lebaran BREAKING NEWS : Kapal Takboat Hantam Jembatan WFC dan Sejumlah Kapal Lainnya Rusah

Home / Kriminal

Kamis, 11 Februari 2021 - 10:08 WIB

Petugas Gagalkan Penyelundupan Paruh Burung Rangkong

FOTO : Petugas Balai Besar Karantina Pertanian menggagalkan penyelundupan puluhan paruh burung rangkong gading di Bandara Internasional/Ist

FOTO : Petugas Balai Besar Karantina Pertanian menggagalkan penyelundupan puluhan paruh burung rangkong gading di Bandara Internasional/Ist

SEMARANG – Petugas Balai Besar Karantina Pertanian menggagalkan penyelundupan puluhan paruh burung rangkong gading di Bandara Internasional, Ahmad Yani Semarang.

Paruh burung yang termasuk satwa langka itu akan kabarnya diolah menjadi aksesoris.

“Pelaku Herman kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dia hanya pembawa rangkong dari Kalimantan Tengah masuk ke Semarang tanpa disertai dokumen karantina. Rencana untuk dibuat jadi gelang, dan anting-anting,” kata Kepala Karantina Pertanian Semarang, Parlin Robert Sitanggang seperti dikutip merdeka.com, Rabu (10/02/21).

BACA JUGA :  Di Addendum, Larangan Mudik 2021 Maju Mulai 22 April, Ini Peraturan Lengkapnya

Parlin mengatakan, pengungkapan bermula saat para petugas X-Ray Bandara Ahmad Yani curiga dengan barang bawaan yang disimpan di sebuah tas milik pelaku.

Petugas yang mengetahui itu langsung melakukan penggeledahan di terminal Bandara Ahmad Yani, Selasa (09/02/21).

“Kita cek ada bungkusan plastik yang dilakban berupa barang organik. Langsung kita koordinasikan ke BKSDA Jateng untuk tindak lanjut, karena spesies burung rangkong gading merupakan satwa yang dilindungi di Indonesia. Kini sudah terancam terus menyusut,” jelasnya.

BACA JUGA :  Pemkab Tanjabbar Batasi Gedung Balai Pertemuan Untuk Umum

Terpisah petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, Rimbawanto menyatakan paruh yang diselundupkan berasal dari burung rangkong gading yang bernama latin Rhinoplax vigil.

“Itu jenis burung langka jenis paruh rangkong gading di pasar gelap sering diperjualbelikan dengan nilai yang mahal. Sehingga burung ini menjadi target para pemburu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Danrem 042/Gapu Pimpin Rakor Rencana Penyiapan PPKM Mikro

Atas perbuatan pelaku penyelundupan paruh rangkong bakal dijerat pasal berlapis.

“Pelakunya melanggar Undang-undang Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan dan juga melanggar Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam,” tutup Rimbawanto. [Edt]

Share :

Baca Juga

Kriminal

Polisi Tangkap Perampok Emas di Seberang Kota

Kriminal

Pengedar Narkoba Bersenpi Dibekuk Tim Polda Jambi

Hukum

Polres Tanjab Barat Kembali Aman Pelaku Karhutla

Investigasi

Penyelundupan Rokok Ilegal Senilai Rp 1,6 M Berhasil Digagalkan Satgas Andalas Dispamal dan Tim F1QR Lanal Palembang

Kriminal

3 Pria Diamankan Polsek Merlung, Salah Satunya Security

Kriminal

Polisi Tangkap Pembawa Sabu Cair Dari Malaysia

Kriminal

Bobol Rumah Warga di Bram Itam, Pria Bertato Diamankan Polsek Tungkal Ilir

Kriminal

Satresnarkoba Polres Tanjabbar Bekuk Pelaku Kurir Pengedar Narkoba Di Teluk Kulbi