YTUBE
Nekat Jual Shabu, Pria 46 Tahun Diciduk Tim Macan Satres Narkoba Polres Merangin Tebing Tinggi Bertekad Pertahankan Piala Bergilir Bupati Cup 2022 Bekasus dengan Tetangga Kakek di Merangin Diamankan Polisi Operasi Gabungan Sambut Nataru, 40 Kendaraan Kena Tilang Mayoritas Mati KIR Musibah Kebakaran Hanguskan Rumah Warga Desa Karya Maju Pengabuan

Home / Pariwisata

Senin, 17 Januari 2022 - 23:33 WIB

Planning Bupati Anwar Sadat Jadikan Ekowisata Mangrove Multifungsi

Bupati H Anwar Sadat tinjau ekowisata mangrove pangkal babu, Minggu (16/1/22). FOTO : PROKOPIM

Bupati H Anwar Sadat tinjau ekowisata mangrove pangkal babu, Minggu (16/1/22). FOTO : PROKOPIM

KUALA TUNGKAL – Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, H. Anwar Sadat meninjau lokasi ekowisata Mangrove di Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Tanjung Jabung Barat, Minggu (16/1/2022).

Dengan mengendarai Sepeda Motor, H Anwar Sadat dan rombongan disambut oleh Masyarakat, Organisasi pemuda Pesisir Pangkal Babu, Dusun Bahagia, Desa Tungkal I (Satu).

“Perkembangan mangrove ini nantinya tidak hanya sekedar jadi objek Wisata, tetapi menjadi multi efek fungsi yakni ekonomi Masyarakat berkembang disini,” ungkap Bupati H. Anwar Sadat usai melakukan peninjauan.

Guna mendukung hal itu, Bupati mengakui jika kondisi infrastruktur dari Parit Gantung ke Pangkal Babu kondisinya belum memadai. Untuk itu akan dimasukkan dalam perencanaan di APBD Perubahan.

“Ada 1 Kilometer Jalan yang cukup parah nanti Bappeda yang perencanaanya dan Dinas PUPR yang mengukur Jalannya,” sebut Bupati.

BACA JUGA :  Ini Nama-nama 178 Peserta Penerima Beasiswa S1 dan S3 Provinsi Jambi 2022

Bupati juga menyampaikan karena ekowista Mangrove di Tanjung Jabung Barat satu – satunya Mangrove terluas di Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten akan menggandeng Provinsi dan APBN menjadikan ekowisata mangrove icon dunia terkait Blugreen.

“Dunia saat ini membutuhkan itu dan Tanjung Jabung Barat menjadi Pusatnya,” sebut H. Anwar Sadat.

Hal inilah sambung Bupati, tentunya terlebih dahulu dikenalkan dengan Pemerintah Pusat dengan kajian data – data pendukung, para pakar melalui Bappeda Provinsi untuk meyakinkan Pusat dengan kajian akademik yang tepat dan akurat.

“Pemerintah Pusat ini tidak segan-segan menggelontorkan dana jika kajiannya baik untuk percepatan pembangunan ekowisata mangrove kita ini,” jelasnya.

Dikatakan Bupati, jika dukungan lain nantinya bersama Rekan – Rekannya di UNJA, Bappeda Tanjung Jabung Barat dan Provinsi akan melaksanakan proposal bist di Jakarta.

BACA JUGA :  Bom Bunuh Diri Meledak di Polsek Astana Anyar Bandung, Ada Tubuh Terputus Diduga Pelaku

“Saya juga sudah ketemu dengan Menteri di Jakarta untuk berkunjung ke Tanjung Jabung Barat. In sya Allah beliau nanti kesini,” ungkapnya.

Alternatif lainnya sambung Bupati H. Anwar Sadat, Pemerintah juga akan menggandeng beberapa Perusahaan misalnya PetroChina, WKS melalui dana CSR nya mereka diundang untuk menyamakan pandangan dalam pengembangan ekowisata mangrove ini.

“Kita akan agendakan ekowisata mangrove menjadi destinasi wisata di Tanjung Jabung Barat. Inilah yang kita harapkan. Sebelumnya akan kita perbaiki dulu infrastruktur Jalannya. Mana kayu yang rusak termakan usia kita rehab dengan menggandeng kelompok pemuda pesisir di Desa  Tungkal I ini,” tukasnya.(Bas)

Bupati H Anwar Sadat tinjau ekowisata mangrove pangkal babu, Minggu (16/1/22). FOTO : PROKOPIM

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Pariwisata

Bupati Tanjab Barat Resmikan Wisata Cafe Alas Desa Delima

Pariwisata

Disparpora dan PPI Tanjab Barat Lakukan Kunjungan Wisata Ke Brastagi Kabupaten Karo

Pariwisata

Kapolres Tanjab Barat Bersama Bupati dan Forkompimda Taman Sejuta Mangrove di Lokasi Ekowisata Hutan Mangrove Pangkal Babu

Tanjab Barat

Jenazah Laki-Laki Tanpa Identitas Akan Dimakamkan dengan SOP Covid-19

Pariwisata

Maulana, Kita Dukung Kota Jambi Diuji Petik Sebagai Kota Kreatif Subsektor Kuliner oleh Menparekraf

Pariwisata

Bupati Muaro Jambi Resmikan Desa Wisata Lubuk Guci Mas Desa Muaro Pijoan

Pariwisata

Bermain Mandi di Kawasan WFC, Pelajar 17 Tahun Ini Hanyut Terseret Arus

Pariwisata

Lestarikan Budaya Lokal, Pemkab Tanjab Barat Adakan Festival Pengabuan 2019.