YTUBE
Kapolda Jambi Terima Silaturahmi Manager PT. PLN UID S2JB UP3 Jambi Kapolres Sarolangun Silaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren PetroChina Dukung Gelaran Kegiatan Inklusi Sosial di Perpustakaan Cendikia Pantau Program Pembinaan, Wakil Ketua DPRD Tanjab Barat Kunjungi Lapas Tungkal Ditlantas Polda Jambi Akan Tertibkan Angkutan Batu Bara Plat Non BH, Ini Waktunya

Home / Nasional

Rabu, 30 November 2022 - 00:15 WIB

Temui Pemimpin Politik dan Pemerintahan Australia, AHY Perkuat Hubungan Bilateral AusIndo

AHY Saat Kunjungan dk Pemerintah Australia. FOTO : Ist

AHY Saat Kunjungan dk Pemerintah Australia. FOTO : Ist

CANBERRA – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menemui sejumlah pemimpin politik dan pemerintah Australia di Canberra kemarin (28/11).

AHY juga menjalankan “people to people diplomacy” dengan menemui para akademisi terkemuka di kampus-kampus besar di Australia.

“Kunjungan saya kali ini untuk memenuhi undangan pemerintah Australia. Dulu, terakhir saya ke Australia menjalankan misi kerja sama militer. Kali ini, saya kembali memperkuat relasi bilateral Indonesia-Australia untuk mengokohkan fondasi perdamaian dan stabilitas kawasan di Indo-Pasifik,” kata alumnus Kennedy School of Government, Harvard University tersebut.

Di Canberra, AHY bertemu dan berdiskusi dengan Gubernur Jenderal David J. Hurley, selaku simbol perwakilan Raja Inggris.

BACA JUGA :  Ditlantas Polda Jambi Akan Tertibkan Angkutan Batu Bara Plat Non BH, Ini Waktunya

AHY juga berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia Penny Wong, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Richarf Marles, Menteri Industri dan Science Ed Husic, dan sejumlah senator ternama dari Partai Buruh dan juga Partai Liberal.

“Ada banyak isu-isu fundamental yang kami diskusikan, untuk pembangunan ekonomi, demokrasi dan juga meningkatkan hubungan bilateral AusIndo, seperti yang dulu dilakukan oleh Presiden SBY,” ujar pria kelahiran Bandung tersebut.

AHY menekankan, ia menyampaikan sejumlah isu pokok di berbagai forum tersebut. “Pada tataran global, saya menyoroti multilateralisme yang bermasalah, juga rivalitas AS dan China di kawasan Indo-Pasifik. Sebagai negara “middle power”, saya berharap Indonesia dan Australia bisa bersama-sama menjaga stabilitas kawasan di Indo-Pasifik,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Insan Pers Sumut Akan Menrima Penghargaan dari MURI pada HPN 2023 di Medan, Siapa Dia?

Selain itu, AHY menyampaikan tiga tantangan dan peluang bagi hubungan bilateral Indonesia dan Australia.

“Pertama, hubungan politik kita terjalin sangat baik, namun kita harus meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negara, khususnya dalam bidang perdagangan dan investasi. Kedua, “trust” atau rasa saling percaya adalah kunci penting bagi hubungan kedua negara sahabat ini. Ketiga, hubungan antara warga Indonesia dan Australia atau “people-to-people contact” menjadi “key driver” dan elemen penting bagi kedua negara,” AHY menjelaskan.

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Nasional

Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Nasional

Edaran Terbaru Pedoman Penyelenggaraan Hari Besar Saat Pandemi 2021

Nasional

PON XX Resmi Ditutup, Papua Serahkan Bendera PON kepada Aceh dan Sumatera Utara

Nasional

Prabowo, Anies dan Ganjar, Siapa Sering Unggul di 5 Survei Capres?

Nasional

Jaksa Agung ST Burhanuddin Meminta SMSI Kawal Kinerja Jaksa

Nasional

3 Prajurit TNI AD, AL dan AU Terima Anugerah Bintang Militer dari Presiden

Nasional

Razia Indekos Jelang Ramadan, 20 Orang Diamankan

Nasional

Tak Ada Sepakbola Seharga Nyawa Manusia, AHY Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan