KUALA TUNGKAL – Sebanyak 130 peserta dari berbagai kalangan usia memadati kawasan Waterfront City Kuala Tungkal pada Sabtu (08/08). Mereka hadir untuk memeriahkan Lomba Permainan Tradisional Saukan Layangan yang dibuka langsung oleh Bupati Tanjung Jabung Barat, H. Anwar Sadat, bersama Wakil Bupati H. Katamso SA. Ajang ini digelar khusus dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Menariknya, lomba saukan layangan tradisional ini baru pertama kali diadakan secara resmi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kehadiran perdana kompetisi ini langsung mencuri perhatian besar dan menjadi magnet hiburan baru yang sangat diminati oleh masyarakat setempat.
Agenda yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, yakni 8–9 Agustus 2026. Selain sebagai sarana perayaan hari besar daerah, target utama dari perlombaan perdana ini adalah mengembalikan ruang bersosialisasi bagi generasi muda di alam terbuka serta mempererat tali silaturahmi antarwarga di Bumi Serengkuh Dayung Serentak Ketujuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas PMD, M. Natsir melaporkan bahwa kompetisi debutan ini berhasil menyedot antusiasme luar biasa. Total 130 peserta yang mendaftar terbagi atas keterwakilan semua kelompok usia, yaitu 64 peserta kategori umum, 22 pelajar tingkat SD, serta 44 pelajar tingkat SMP dan SMA/sederajat. Tingginya angka partisipasi pada pelaksanaan pertama ini membuktikan bahwa permainan tradisional masih melekat kuat di hati masyarakat.
Dalam pidatonya, Bupati Anwar Sadat menekankan bahwa permainan rakyat seperti layangan bukan sekadar tontonan rekreasi. Kegiatan ini merupakan instrumen edukasi karakter yang memiliki nilai sosial dan budaya tinggi untuk terus diwariskan ke generasi berikutnya.
“Apresiasi tertinggi untuk panitia, Dinas PMD, dan seluruh sponsor yang menyukseskan acara yang baru pertama kali kita selenggarakan ini. Kita berharap kegiatan ini menjadi pemantik konsisten agar permainan tradisional kita terus berkembang,” ujar Bupati.
Beliau juga menitipkan pesan penting mengenai esensi berkompetisi secara sehat. Bupati meminta seluruh peserta menjaga sportivitas dan menjadikan ajang ini sebagai wadah memperkuat persaudaraan. Berkat dukungan penuh dari berbagai pihak melalui sponsorship, panitia telah menyiapkan sejumlah hadiah dan penghargaan bergengsi bagi para pemenang yang berhasil menguasai langit Kuala Tungkal.**
Penulis : Angah
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal








Komentar