Resmi Dimulai, Sebanyak 40.962 Peserta Siap Ikuti Program MagangHub Batch 2 Kemnaker

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 24 September 2026 - 19:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Bantu NTT Pulih. Gempa M 7,7 menyisakan luka mendalam bagi saudara kita di NTT. Mari rapatkan barisan dan salurkan bantuan terbaik Anda melalui tautan berikut:
+ Donasi

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli didampingi para pejabat Kemnaker meresmikan pembukaan Program Pemagangan Nasional MagangHub Batch 2 Angkatan II di Jakarta. (Foto: Dok. Kemnaker)

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli didampingi para pejabat Kemnaker meresmikan pembukaan Program Pemagangan Nasional MagangHub Batch 2 Angkatan II di Jakarta. (Foto: Dok. Kemnaker)

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi meluncurkan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II. Sebanyak 40.962 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi akan menjalani program ini selama enam bulan ke depan guna memperoleh keterampilan non-teknis (soft skills) serta pengalaman kerja profesional, baik di lingkungan kementerian, lembaga pemerintah, maupun sektor industri swasta.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyatakan bahwa program ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang dirancang secara strategis untuk memperkuat transisi lulusan perguruan tinggi menuju dunia kerja melalui skema pembelajaran praktis di lapangan.

“Program Pemagangan Nasional ini hadir sebagai wadah strategis bagi generasi muda untuk memperluas pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta membangun portofolio profesional. Ini adalah salah satu langkah konkret pemerintah dalam mencetak talenta unggul yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujar Menaker dalam sambutannya pada acara Kick Off Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Batch 2 Angkatan II di Gedung Vokasi Kemnaker, Jakarta, Rabu (23/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksanaan program ini melibatkan kolaborasi lintas instansi yang solid, mencakup Mahkamah Konstitusi, Sekretariat Jenderal DPR RI, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, serta Sekretariat Kabinet RI. Menaker menegaskan bahwa program ini murni berfokus pada pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan bukan sebagai substitusi tenaga kerja reguler di perusahaan. Guna memastikan hal tersebut, Kemnaker menerapkan regulasi dan pengawasan ketat terkait pemenuhan hak serta pembatasan beban kerja peserta.

“Skema pemagangan ini didedikasikan untuk peningkatan kompetensi, bukan untuk menggantikan posisi pekerja yang ada. Pengawasan di lapangan akan berjalan ketat; peserta tidak diperkenankan bekerja melebihi jam kerja standar, tidak diperbolehkan mengambil shift malam, dan seluruh penugasan harus selaras dengan koridor pembelajaran,” kata Yassierli menegaskan.

Selain aspek perlindungan peserta, Menaker juga menggarisbawahi komitmen terhadap nilai inklusivitas. Pada Batch 2 Angkatan II ini, terdapat 15 peserta penyandang disabilitas yang berhasil lolos seleksi dan siap mengasah kemampuan profesional mereka di berbagai instansi dan perusahaan mitra.

Dengan dimulainya gelombang terbaru ini, akumulasi total peserta MagangHub kini telah mencapai 87.122 orang—gabungan dari 46.160 peserta pada Batch 1 dan 40.962 peserta pada Batch 2. Pemerintah sendiri menargetkan pemenuhan total kuota sebanyak 150.000 peserta pada Angkatan II ini, yang sisa kuotanya akan diakomodasi melalui Batch 3 pada awal November mendatang setelah melewati proses evaluasi komprehensif.

Di tengah ketatnya kompetensi pasar kerja global, Menaker mengimbau seluruh peserta untuk memanfaatkan momentum ini secara optimal sebagai media pengembangan diri.

“Formula utama untuk mencapai kesuksesan dalam pemagangan adalah learn (belajar dengan cepat), contribute (memberikan kontribusi), dan be different (menjadi pembeda). Perusahaan akan cenderung merekrut talenta yang mampu memberikan nilai tambah yang signifikan (significant value) bagi organisasi,” pungkas Menaker.**

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Biro Humas Kemnaker

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani
Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria
Dinas Perikanan Tanjab Barat Gembleng Nelayan, Kuasai Teknik Perbaikan Kapal Fiber
RUU Pengaturan Reforma Agraria Disetujui Jadi Undang-Undang, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat
Pembahasan Tingkat I RUU Pengaturan Reforma Agraria Disepakati untuk Dilanjutkan ke Sidang Paripurna
Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat
Dari Sungai Kepayang ke Panggung Nasional, Yeni Nurika Buktikan Prestasi Besar Berawal dari Ketekunan
Ketua DPRD Tegaskan APBD 2027 Harus Berdampak Nyata, Fraksi-Fraksi Soroti PAD hingga Kesejahteraan
Berita ini 21 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:16 WIB

Resmi Dimulai, Sebanyak 40.962 Peserta Siap Ikuti Program MagangHub Batch 2 Kemnaker

Rabu, 23 September 2026 - 21:07 WIB

Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qadir Al-Jailani

Rabu, 23 September 2026 - 11:52 WIB

Menteri Nusron Ungkap Rencana Pembagian Peran Kementerian ATR/BPN dan LPRA dalam Penyelesaian Konflik Agraria

Selasa, 22 September 2026 - 20:06 WIB

Dinas Perikanan Tanjab Barat Gembleng Nelayan, Kuasai Teknik Perbaikan Kapal Fiber

Selasa, 22 September 2026 - 19:59 WIB

RUU Pengaturan Reforma Agraria Disetujui Jadi Undang-Undang, Pemerintah Upayakan Sebesar-besarnya Kemakmuran Rakyat

Berita Terbaru