JAMBI – Anggota DPRD Provinsi Jambi Al Mashuri dan Supeno menghadiri pengukuhan Kepala Desa (Kades) dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Tebo, Kamis (11/7).
Pengukuhan Kades dan Anggota BPD se-Kabupaten Tebo itu digelar di Lapangan Garuda Desa Perintis Jaya, Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo.
Tampak hadir Gubernur Jambi Al Haris, unsur Forkopimda Kabupaten Tebo, Sekda Tebo, Kepala OPD dan para undangan serta seluruh Kades dan Anggota BPD yang dikukuhkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Al Mashuri mengatakan selamat kepada Kades yang sudah di kukuhkan, semoga bermanfaat untuk desanya masing masing dalam melanjutkan program. “Semoga Kades dan BPD bisa bermanfaat untuk masyaraakt Desa masing masing “ tuturnya.
Politisi Partai Nasdem itu berharap pengukuhan perpangjangan jabatan Kades menjadi 8 tahun banyak memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Selamat dan sukses selalu buat bapak ibu Kades serta BPD sekabupaten Tebo atas pengukuhan dan perpanjangan masa jabatan, semoga terua bermanfaat untuk masyarakat,” kata Mashuri.
Sumber Berita: Humas Lapas

![Ilustrasi: Dana zakat, infak, dan sedekah dihimpun dari masyarakat dengan niat ibadah, namun dalam praktik penyalurannya kerap tampil sebagai program bantuan yang dipresentasikan oleh pejabat di ruang publik. [FOTO: ILUSTRASI/LT]](https://lintastungkal.com/wp-content/uploads/IMG-20260308-WA0008-225x129.jpg)




![IRONI ANTREAN MANUAL: Menjelang momen Idul Fitri yang menuntut mobilitas transaksi tinggi, Bank Jambi justru mengalami kelumpuhan digital yang memaksa nasabahnya mengantre fisik secara melelahkan. Meski manajemen telah menjamin keamanan dana nasabah dan memulihkan saldo yang sempat terdampak, belum aktifnya layanan elektronik hingga hari ini menimbulkan pertanyaan besar di masyarakat: apakah ini murni masalah teknis, atau upaya pengendalian dana nasabah di tengah krisis kepercayaan?. [FOTO: ILUSTRASI]](https://lintastungkal.com/wp-content/uploads/IMG-20260307-WA0010-225x129.jpg)
![Ilustrasi: Dana zakat, infak, dan sedekah dihimpun dari masyarakat dengan niat ibadah, namun dalam praktik penyalurannya kerap tampil sebagai program bantuan yang dipresentasikan oleh pejabat di ruang publik. [FOTO: ILUSTRASI/LT]](https://lintastungkal.com/wp-content/uploads/IMG-20260308-WA0008-360x200.jpg)



