LIVE TV
Turut Memajukan Cabor Taekwondo Tanjab Timur, PetroChina Bantu Peralatan Latihan PWI Sumut Kecam Penembakan Pemred Media Lokal Medan Bikin Resah Warga, Polisi Akan Bidik Pinjol Ilegal Pembelajaran Tatap Muka di Tebing Tinggi Akan Dilaksanakan Dengan Aturan Ketat Tanjabbar Kembali Berlakukan Jam Malam, Prokes Diperketat

Home / Muaro Jambi

Kamis, 28 Januari 2021 - 20:34 WIB

Arogan dan Intimidasi Wartawan, Kades di Muaro Jambi di Polisikan

FOTO : Nopan Riyansyah dan rekannya Saat Membuat Laporan di Kantor Polisi

FOTO : Nopan Riyansyah dan rekannya Saat Membuat Laporan di Kantor Polisi

MUARO JAMBI – Kepala Desa di Muaro Jambi ini berujung dilaporkan wartawan ke Polres Muaro Jambi, Kamis (28/-1/21)

Ia dilaporkan lantaran dinilai arogan dan bersikap kasar terhadap wartawan DinamikaJambi.com yang melakukan peliputan berita di daerah itu.

Peristiwa itu bermula, Nopan Riyansyah dan rekannya hendak melanjutkan pemberitaan terkait dugaan penyerobotan lahan pada pembangunan perumahan di desa tersebut.

Hal ini tak lain, agar berita tersebut terkonfirmasi, berimbang dan sesuai kaidah jurnalistik. Namun sayangnya, Kepala Desa Sungai Bertam, Muhammad Gulam mencak-mencak. Ia terus berbicara dan seolah tak memberikan kesempatan para pewarta.

Ia terus mengurui 2 pewarta dari DinamikaJambi.com itu. Arogan sang kades makin menjadi, selain dengan nada tinggi, Gulam entah kenapa menahan kartu pers atau ID Card.

BACA JUGA :  SKK Migas-PetroChina Beri Bantuan Pembangunan Mushola Al Alif Desa Purwodadi

Ia berdalih, lantaran salah satu pewarta tak memiliki ID Card. Padahal, salah satu pewarta itu tengah menjalani training 3 bulan dan mengantongi surat keterangan.

Upaya kedua pewarta itu berujung pengusiran. Tak hanya menghalangi tugas wartawan yang berhak mencari, memperoleh, mengolah dan menyebarluaskan informasi, namun juga mendapatkan intimidasi.

Lantaran berpegang teguh pada UU Pers nomor 40 tahun 1999 agar berita berimbang, Nopan kembali mendatangi sang kades. Namun kembali, Nopan yang datang bersama 2 rekannya mendapatkan intimidasi dari sang kades dan berikut istrinya.

BACA JUGA :  Kembali ke Zona Merah, Wabup Hairan Gelar Rapat Bersama Satgas Covid-19

“Tadinya kita sabar dan mencoba minta maaf. Tapi lantaran 2 kali berkelakuan kasar, intimidasi dan pengusiran, menurut kami ini tidak boleh dibiarkan. Ini sudah melanggar pasal 18 UU Pers,” ungkap Nopan.

Upaya itu, sebelumnya mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan khususnya wartawan dan aktivis. Menariknya, warga setempat ikut mendukung awak media dan berharap sang kades mendapatkan pelajaran.

“Kami berharap, tidak ada lagi kelakuan bar-bar, arogan kepada kami. Kami hanya menjalani tugas. Kenapa sang kades marah-marah? Kalau bersih, kenapa risih?,” pungkasnya.(*)

Share :

Baca Juga

Muaro Jambi

9 Hari Dirawat Isolasi, Begini Kondisi Kesehatan Bupati Masnah

Muaro Jambi

Minta Usut Tuntas Kasus Kades Bertam, Ketua PWM datangi Polres Muaro Jambi

Muaro Jambi

Kapolres Muaro Jambi Tinjau Vaksinasi Masal Untuk Lansia

Daerah

Gubernur Beri Penghargaan 3 Personil Polres Muaro Jambi Atas Inovasi Program ‘BEKALI’ Bagi Anak-Anak Terdampat Covid-19

Covid-19

Gubernur Jambi Apresiasi Bantuan Penanganan COVID-19 Kepada DISHUT, NGO FFI, BBNTKS dan BKSDA

Muaro Jambi

Danrem 042 Gapu Pimpin Apel Kesiapsiagaan Pengamanan Misa Jumat Agung di Polres Muaro Jambi

Muaro Jambi

Warga Bahar Selatan Serahkan Senpi Rakitan ke Polisi

Muaro Jambi

Bupati Muaro Jambi Lantik Pj Sekda dan Ratusan Pejabat Eselon III dan IV