LIVE
Inovasi Pusling Library Goes To Blok Hunian Lapas Kelas II B Kuala Tungkal Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri Bupati Anwar Sadat Lepas 123 Kafilah MTQ ke 50 Tanjab Barat Umy Hj. Fadhilah Sadat Tinjau Kesiapan Beberapa Spot Lokasi Sentra Promosi MTQ Atlet Dayung Jambi Sabet Mendali Perak di PON XX Papua

Home / Pilkada / Nasional

Rabu, 11 Maret 2020 - 22:56 WIB

Bawaslu; Ada Tiga Pilihan Partisipasi Mahasiswa Turut Sukseskan Pilkada 2020

FOTO : Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Data Informasi Bawaslu Fritz Edward Siregar pada Diskusi Publik Peran Stakeholder Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Tahun 2020 Yang Berkualitas dan Berintegritas di Universitas Samawa, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (03/03/20).

FOTO : Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Data Informasi Bawaslu Fritz Edward Siregar pada Diskusi Publik Peran Stakeholder Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Tahun 2020 Yang Berkualitas dan Berintegritas di Universitas Samawa, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (03/03/20).

KUALA TUNGKAL – Bawaslu RI merilis setidaknya ada tiga partisipasi pilihan bagi Mahasiswa untuk turut andil menyukseskan Pilkada Serentak 2020. Tiga pilihan tersebut yaitu menjadi Penyelenggara, pemantau, dan pelapor dugaan pelanggaran pemilihan.

Hal itu sebagaimana diungkapkan Koordinator Divisi Hukum, Humas, dan Data Informasi Bawaslu Fritz Edward Siregar pada saat menjadi narasumber utama dalam kegiatan Diskusi Publik Peran Stakeholder Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Tahun 2020 Yang Berkualitas dan Berintegritas di Universitas Samawa, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (03/03/20).

BACA JUGA :  Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

“Ada tiga peran kawan-kawan mahasiswa yang bisa dilakukan selama pemilihan. Yaitu menjadi Penyelenggara, pemantau, dan pelapor dugaan pelanggaran pemilihan,” kata Fritz.

Dia meyakini, mahasiswa adalah kelompok terpelajar yang menginginkan kepemimpinan daerah yang berkualitas. Maka, mahasiswa bisa berperan dalam mengawal pilkada yang jujur dan adil.

BACA JUGA :  Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

 

 

View this post on Instagram

 

#SahahatBawaslu yang mahasiswa, tahukah kamu kalau kamu punya peran besar dalam memastikan pilkada di daerahmu berjalan dengan demokratis dan berintegeritas. Bagaimana sahabat bisa melakukannya, ini pesan Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar. #PengawasanPartisipatif #BawasluMengawasi #CegahAwasiTindak

A post shared by Bawaslu RI (@bawasluri) on

Peran pertama, Fritz mengajak mahasiswa menjadi Pengawas Pemilihan tingkat Desa/Kelurahan, Panitia Pemilihan tingkat Kecamatan (PPK), pengawas tempat pemungutan dan penghitungan suara (PTPS), juga Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

BACA JUGA :  Kapolri Ungkap Alasan Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK Jadi ASN Polri

Menurutnya, mahasiswa yang mencukupi syarat harus mengambil peran untuk menjadi penyelenggara adhoc.

“Kawan-kawan mahasiswa masih kuat, penuh semangat, cerdas, sehingga menjamin proses penyelenggaraan pemilihan yang sesuai dengan aturan dan berjalan dengan lancar,” katanya.

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemilu 2024 Digelar 28 Februari, Pilkada 27 November

Pilkada

Tak Puas Hasil Pilkada, Paslon Bisa Gugat ke MK, Minimal Penuhi Unsur Ini

Pilkada

DPT Pilkada Serentak Tanjabbar Berjumlah 211.623 Pemilih

Nasional

Pedagang Bubur yang Didenda Rp 5 Juta Dapat Bantuan dari Andre Rosiade

Nasional

Cegah Covid-19, Polri Keluarkan Telegram Penyemprotan Disinfektan Serentak Se-Indonesia 31 Maret

Pilkada

Kasiter Korem 042/Gapu Menghadiri Rapat Pleno Penghitungan PSU Pilgub Jambi

Pilkada

Resmi Rekomendasi DPP Golkar Kepada Cek Endra-Ratu di Pilgub Jambi

Pilkada

Kampanye Dimulai 3 Hari Setelah Penetapan Pasangan Calon, Begini Teknisnya