Cegah Radikalisme, Kodim 0420 Sarko Jalin Kerjasama dengan Kemenag Kabupaten Merangin

  • Whatsapp
FOTO : Penandatanganan MoU oleh Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis, SAP, M.Han dengan Kepala Kemenag Kabupaten Merangin Drs. H. Marwan di Aula Kantor Kemenag, Selasa (14/07/20).

MERANGIN  – Sebagai upaya menjaga kerukunan umat beragama di wilayah Kabupaten Merangin berjalan harmonis dan terhindar dari paham radikalisme, Kodim 0420/Sarko lakukan kerjasama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Merangin.

Penandatanganan dilakukan oleh Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis, SAP, M.Han dengan Kepala Kemenag Kabupaten Merangin Drs. H. Marwan di Aula Kantor Kemenag, Selasa (14/07/20).

Berita Lainnya

Disaksikan langsung Wakil Bupat Merangin H. Mashuri, Ketua Forum Penyuluh Kabupaten Merangin, Pasiter Kodim Kapten Inf Suhadi, Danramil jajaran Kodim 0420/Sarko wilayah Merangin, para Penyuluh Fungsional dan non PNS serta perwakilan Babinsa.

Sebagai bagian dari integral pemerintah RI, Kementrian dan kehidupan beragama ada dua sasaran pokok bagi kehidupan beragama, pertama peningkatan pemahaman dan pengamalan ajaran bagi masyarakat, dengan pemahaman yang benar akan mampu menjadi insan yang sempurna bagi diri sendiri maupun dalam pembangunan bangsa.

“Sasaran kedua terpeliharanya harmonisasi dalam kerukunan kehidupan beragama yang merupakan pondasi bagi ketahanan Nasional,” ucap H. Marwan

Kakan Kemenag berharap kerjasama ini dapat diaktualisasikan dan diimplementasikan ditengah tengah kehidupan masyarakat.

Sementara Dandim mengatakan bangsa kita adalah bangsa yang toleransi, ini beresiko bila ada yang mengganggu, tugas kita TNI  membantu pemerintah daerah salah satunya kerjasama dengan Kementrian Agama.

“Untuk mengantisipasi arus dan dinamka kehidupan yang dapat mempengaruhi pemahamam kehidupan beragama yang benar, bukanlah semata tugas Kodim dan Kemenag saja, tapi juga merupakan tugas kita bersama. Untuk itu sangat diperlukan dukungan dari semua elemen masyarakat,” terang Letkol Tomi.

Lebih lanjut Dandim mengatakan, bahwa keberagaman di tengah masyarakat dapat memicu disintegrasi, maka untuk itu perlu adanya upaya nyata agar masyarakat terhindar dari konflik.

“Kita sudah instruksikan ke Babinsa di wilayah cepat tanggap terhadap situadi lapor cepat temu cepat bila ada kemungkinan paham radikal atau paham yang dapat mengganggu keutuhan NKR, lakukan koordinasi dengan penyuluh di wilayah,” pungkas Dandim.

Sementara Wakil Bupati Merangin mengungkapkan bahwa pemerintah sepenuhnya mendukung kerjasama ini. Hal ini adalah langkah strategis untuk mewujudkan pembangunan seutuhnya.

“Ini langkah yang baik dan pemerintah sangat mendukung agar terlaksananya kerjasama ini dan kegiatan ini merupakan pondasi pembangunan seutuhnya,” ujar Wabup Mashuri.

Berita terkait