MUARO JAMBI – Isak tangis keluarga pecah saat tubuh Rustam (48) perlahan muncul dari mulut sumur sempit di Lorong Asean, RT. 17 Desa Kasang Kumpeh, Senin (2/2/26). Di balik keberhasilan evakuasi tersebut, tersimpan perjuangan bertaruh nyawa para personel Rescue Kantor SAR Jambi dalam menaklukkan medan Confined Space (ruang terbatas) yang mematikan.
Misteri di Kedalaman Sunyi
Awalnya, warga hanya menduga bau menyengat berasal dari bangkai binatang. Namun, kecurigaan berubah menjadi kengerian saat cahaya senter menembus kegelapan sumur dan menyorot pakaian korban. “Kami tidak menyangka, aroma itu adalah tanda duka dari sumur yang selama ini biasa kami lihat,” ujar salah satu warga di lokasi.
Tantangan Nyata: Gas Beracun dan Ruang Sempit
Bukan sekadar mengangkat beban, tim Rescue yang beranggotakan 7 personel harus menghadapi ancaman Gas Monoksida atau H2S yang seringkali terjebak di dasar sumur tua. Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa, menjelaskan bahwa timnya harus menggunakan standar operasional tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setiap detik sangat berarti. Dengan menggunakan tripod evakuasi dan sistem katrol mountaineering, seorang rescuer harus masuk ke lubang yang hanya cukup untuk satu badan orang dewasa. Di ruang sesempit itu, risiko oksigen menipis menjadi taruhan utama.
Sinergi dalam Ketegangan
Selama 12 menit proses penarikan, suasana di sekitar lokasi mendadak hening. Warga dilarang mendekat agar tidak mengganggu sirkulasi udara di bibir sumur. Koordinasi antara Basarnas, tim DVI Polres Muaro Jambi, dan BPBD terlihat sangat disiplin guna memastikan jasad tidak mengalami kerusakan lebih lanjut saat diangkat.
Penanganan Pasca-Kejadian
Setelah berhasil dievakuasi ke permukaan, jenazah Rustam langsung diserahkan ke pihak medis untuk dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Operasi ini menjadi pengingat bagi warga akan bahaya beraktivitas di sekitar sumur tua tanpa pengamanan. Dengan ditutupnya operasi ini, garis polisi masih terpasang di lokasi guna penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian terkait penyebab pasti jatuhnya korban.*
Penulis : Tim Redaksi
Sumber Berita: Humas SAR Jambi






