LIVE
Danrem 042 Gapu Berikan Materi kepada KKDN Sespimti Polri Pemkab Tanjabbar Jalin Kerjasama dengan DJKN Sumsel dan BPKP Jambi Spektakuler, Dandim 0419/Tanjab Patroli Karhutla bersama Komunitas Motor Pecinta Alam Yogi : Isu Pembelian Mobil Baru Bupati itu Tidak Benar Aktivis Anti Korupsi Jambi Lakukan Uras di Bundaran Tugu Patin Simpang BBC Muara Bulian

Home / Pilihan Editor

Sabtu, 18 Juli 2020 - 22:07 WIB

FHT & GTKHNK 35+ Perjuangkan Nasib Honorer Jadi ASN Melalui Keppres

FOTO : Pertemuan melalui zoom meeting/webinar,

FOTO : Pertemuan melalui zoom meeting/webinar," Sabtu (18/07/20).

KUALA TUNGKAL – Forum Honorer Tanjab Barat (FHT) dan Organisasi Guru dan Tenaga Kependidikan Non Kategori (GTKHK) usia 35+ Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan pertemuan melalui zoom meeting/webinar,” Sabtu (18/07/20).

Webinar ini dihadiri lebih dari 100 orang guru honorer sekolah negeri dari jenjang TK, SD, SMP dan SMA/SMK sederajat serta dihadiri pula oleh Pengurus GTKHNK Provinsi Jambi.

Webinar ini mengangkat tema “Verifikasi dan Validasi faktual database guru dan tenaga kependidikan Non K2 usia diatas 35 tahun kab. Tanjung Jabung Barat sebagai salah satu syarat untuk mengajukan Keppres” sesuai dengan hasil Rakornas GTKHNK Pusat pada tanggal 20 Februari 2020 bertempat di ICC MGK Kemayoran Jakarta.

BACA JUGA :  Pemkab Tanjabbar Jalin Kerjasama dengan DJKN Sumsel dan BPKP Jambi

Sebagai narasumber dalam webinar ini diantaranya : Yoswandi, S.Pd (Ketum GTKHNK 35+ Prov. Jambi), Henra Novariadi, S.Kom (Ketum Forum Honorer Tanjab Barat) dan Heni Septi Nuraini, S.Pd,M.Pd.I (Ketua IGI Tanjab Barat) dan dpimpin oleh moderator A. Azis Busairi, S.Kom.I (Sekum Forum Honorer Tanjab Barat).

BACA JUGA :  Lagi-lagi Seleksi Liga Soeratin U-17 Tanjab Barat Tertunda

Ketua GTKHNK 35+ Prov. Jambi Yoswandi dalam sambutanya menjelaskan latar belakang berdirinya GTKHNK 35+ ini yaitu untuk memperjuangkan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) usia  35 tahun lebih supaya jadi ASN tanpa tes tertuangkan dalam RUU dan Keppres.

“Selain itu Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) usia kurang dari 35 tahun  supaya mendapatkan UMR/UMK  dari Anggaran Dana APBN,” ungkap Yoswandi.

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Danrem 042 Gapu Rotasi dan Promosi 7 Pejabat Pamen, Berikut Daftar Lengkapnya

Pilihan Editor

Dua Warga Tanjabbar Dinyatakan ODP dan 1 PDP di Rawat di RSUD KH Daud Arif

Tanjab Barat

Jadwal Imsak & Buka Puasa Wilayah Tanjab Barat: Sabtu, 9 Ramadan 1441/2 Mei 2020

Pilihan Editor

Danrem 042 Gapu Ingatkan Jajaran dan Persit Bijak Dalam Bermedsos

Pilihan Editor

Sukseskan Program Pemulihan Ekonomi Nasional Menyongsong HUT Bhayangkara, Ini yang Dilakukan Bupati, Kapolres dan Dandim

Pilihan Editor

Kapolres Tanjab Barat Gendong Jenazah Febri Riyanty ke Pemakaman

Pilihan Editor

Perempuan Ini Cukur Gundul Rambutnya demi Penuhi Nazar UAS Menang Pilkada Tanjabbar

Pilihan Editor

Berhasil Tangkal Penyelundupan Benih Lobster, Kapolres Tanjabbar Terima Penghargaan dari KKP