LIVE TV
Tanjabbar Masih Kekurangan Tenaga Kesehatan dan Guru Polres Tanjab Barat Mulai Masif Lakukan Pengawasan Prokes Covid-19 Nah, Vietnam akan Luncurkan 3 Mobnas Listrik, Indonesia? Pejabat Dinsos Terkena OTT di Rumah Makan MRI Bersama OKP Tanjab Barat Galang Donasi Bencana Kalsel dan Sulbar

Home / Pilihan Editor

Sabtu, 18 Juli 2020 - 22:07 WIB

FHT & GTKHNK 35+ Perjuangkan Nasib Honorer Jadi ASN Melalui Keppres

FOTO : Pertemuan melalui zoom meeting/webinar,

FOTO : Pertemuan melalui zoom meeting/webinar," Sabtu (18/07/20).

KUALA TUNGKAL – Forum Honorer Tanjab Barat (FHT) dan Organisasi Guru dan Tenaga Kependidikan Non Kategori (GTKHK) usia 35+ Kabupaten Tanjung Jabung Barat melakukan pertemuan melalui zoom meeting/webinar,” Sabtu (18/07/20).

Webinar ini dihadiri lebih dari 100 orang guru honorer sekolah negeri dari jenjang TK, SD, SMP dan SMA/SMK sederajat serta dihadiri pula oleh Pengurus GTKHNK Provinsi Jambi.

BACA JUGA :  Trend Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Tanjab Barat Tunda Belajar Tatap Muka

Webinar ini mengangkat tema “Verifikasi dan Validasi faktual database guru dan tenaga kependidikan Non K2 usia diatas 35 tahun kab. Tanjung Jabung Barat sebagai salah satu syarat untuk mengajukan Keppres” sesuai dengan hasil Rakornas GTKHNK Pusat pada tanggal 20 Februari 2020 bertempat di ICC MGK Kemayoran Jakarta.

BACA JUGA :  Danrem 042 Gapu Minta Jajaran Tekan COVID-19

Sebagai narasumber dalam webinar ini diantaranya : Yoswandi, S.Pd (Ketum GTKHNK 35+ Prov. Jambi), Henra Novariadi, S.Kom (Ketum Forum Honorer Tanjab Barat) dan Heni Septi Nuraini, S.Pd,M.Pd.I (Ketua IGI Tanjab Barat) dan dpimpin oleh moderator A. Azis Busairi, S.Kom.I (Sekum Forum Honorer Tanjab Barat).

Ketua GTKHNK 35+ Prov. Jambi Yoswandi dalam sambutanya menjelaskan latar belakang berdirinya GTKHNK 35+ ini yaitu untuk memperjuangkan Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) usia  35 tahun lebih supaya jadi ASN tanpa tes tertuangkan dalam RUU dan Keppres.

BACA JUGA :  Kunker ke Tanjab Barat Danrem 042/Gapu Kunjungi Masjid Syekh Utsman Tungkal

“Selain itu Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer Non Kategori (GTKHNK) usia kurang dari 35 tahun  supaya mendapatkan UMR/UMK  dari Anggaran Dana APBN,” ungkap Yoswandi.

Share :

Baca Juga

Pilihan Editor

Mecah Rekor, 7 Anggota DKR Pramuka Bram Itam Ini Jalan Kaki selama 7 Hari 7 Malam Ke Kwarda Provinsi Jambi

Pilihan Editor

Pemkab Tanjab Barat Siap Salurkan Bantu Korban Gempa Lombok

Pilihan Editor

Jangan Nyelonong, Safrial Minta Perusahaan Salurkan CSR Lewat Forum TJSLP

Pilihan Editor

Syarifuddin Terpilih Sebagai Ketua KONI Tanjab Barat 2020-2024

Info Penting

Catat, Ini Perubahan Jadwal Seleksi Penerimaan CPNS 2019

Pendidikan

Pemkab Tanjab Barat Buka Pendaftaran Beasiswa Utusan Daerah Untuk 6 Perguruan Tinggi

Pilkada

Perkuat Koordinasi Pilkada 2020, Kapolres Tanjabbar Silaturrahmi ke Bawaslu

Ekonomi

PD Tanggo Rajo Raih Penghargaan Sebagai BPR Dengan Kualitas Aktiva Produktif Terbaik Se Provinsi Jambi