Gemuruh Mesin Pompong Membelah Sungai Pengabuan: Tradisi Pesisir yang Menggetarkan WFC Kuala Tungkal

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah peserta dari  72 peserta memacu perahu pompong mereka dalam ajang Presisi Merdeka Balap Pompong 2026 di kawasan Waterfront City (WFC) Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Sabtu (22/8). (Foto: Dok. Istimewa/prokopim)

Sejumlah peserta dari 72 peserta memacu perahu pompong mereka dalam ajang Presisi Merdeka Balap Pompong 2026 di kawasan Waterfront City (WFC) Kuala Tungkal, Tanjung Jabung Barat, Sabtu (22/8). (Foto: Dok. Istimewa/prokopim)

KUALA TUNGKAL – Suara raungan mesin perahu pompong saling bersahutan, memecah ketenangan kawasan Waterfront City (WFC) Kuala Tungkal, Sabtu (22/8). Puluhan perahu tradisional melaju dalam kecepatan tinggi, membelah ombak Sungai Pengabuan demi memperebutkan gelar juara dalam ajang Presisi Merdeka Balap Pompong 2026.

Atmosfer ketegangan dan antusiasme luar biasa menyelimuti arena balap. Event bergengsi ini digelar oleh Polres Tanjung Jabung Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjab Barat dalam rangka merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persaingan Sengit di Atas Air

Ajang adu kecepatan di jalur perairan ini menyajikan tontonan yang memacu adrenalin. Sebanyak 72 pembalap lokal dari berbagai wilayah di Tanjab Barat turun ke gelanggang. Mereka saling beradu strategi, menguji ketangkasan mengemudi, dan memaksimalkan performa mesin pompong di atas rute yang menantang. ribuan pasang mata penonton yang memadati jembatan titian Orang Kayo Mustiko Rajo Alam (WFC) bersorak riuh setiap kali perahu-perahu tersebut saling susul-menyusul dengan jarak yang sangat rapat.

Lebih dari Sekadar Balapan

Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP M. Kuswicaksono, menegaskan bahwa esensi dari kompetisi ini jauh lebih besar daripada sekadar urusan menang dan kalah.

“Lomba pompong ini bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan wujud pelestarian budaya, semangat kebersamaan, dan sportivitas masyarakat Kuala Tungkal. Melalui kegiatan ini, kita juga mengajak masyarakat untuk lebih mencintai sungai sebagai sumber kehidupan,” ujar AKBP M. Kuswicaksono di tengah riuhnya suasana kompetisi.

Mengingat tensi balapan yang tinggi dan mengundang massa dalam jumlah besar, Kapolres juga memberikan instruksi tegas terkait aspek keamanan. Seluruh peserta dan penonton diwajibkan mematuhi standar keselamatan ekstrem demi mencegah terjadinya insiden di perairan.

Mengangkat Harkat Tradisi Pesisir

Apresiasi tinggi datang dari Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. Ia menyatakan bahwa balap pompong adalah simbol ketangguhan masyarakat pesisir yang hidupnya tidak pernah lepas dari urat nadi perairan.

Menurut Bupati, momentum ini sangat krusial untuk membakar kembali semangat gotong royong, menggali potensi generasi muda di bidang bahari, sekaligus menjaga warisan leluhur agar tidak tergerus zaman. Ajang ini membuktikan bahwa transportasi tradisional penyeberangan sungai mampu bertransformasi menjadi olahraga prestasi yang sarat akan nilai prestise dan budaya.*

Penulis : Angah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hadiri Rapat Paripurna, Wabup Katamso Kantongi Persetujuan 7 Fraksi Bahas Perubahan APBD 2026
Tujuh Fraksi DPRD Tanjab Barat Setujui Pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026
Ketua DPRD Tanjab Barat Pimpin Pembacaan Teks Proklamasi di HUT RI ke-81
Kukuhkan Paskibraka Tanjab Barat, Bupati Anwar Sadat: Jaga Kehormatan dan Jadi Teladan Generasi Muda
Bupati dan Wabup Tanjab Barat Hadiri Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden RI
DPRD Tanjab Barat Gelar Paripurna Istimewa HUT Kabupaten ke 61 Dihadiri Wamenkaker RI
Katamso Sampaikan Nota Pengantar Perubahan KUA-PPAS 2026, Tekankan Sinergi Strategis Pemkab dan DPRD
Wamenaker RI Hadir di HUT ke-61 Tanjab Barat, Buka Peluang Magang Nasional untuk Putra Daerah
Berita ini 18 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Gemuruh Mesin Pompong Membelah Sungai Pengabuan: Tradisi Pesisir yang Menggetarkan WFC Kuala Tungkal

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Hadiri Rapat Paripurna, Wabup Katamso Kantongi Persetujuan 7 Fraksi Bahas Perubahan APBD 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:48 WIB

Tujuh Fraksi DPRD Tanjab Barat Setujui Pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Ketua DPRD Tanjab Barat Pimpin Pembacaan Teks Proklamasi di HUT RI ke-81

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Kukuhkan Paskibraka Tanjab Barat, Bupati Anwar Sadat: Jaga Kehormatan dan Jadi Teladan Generasi Muda

Berita Terbaru