Gerindra Setuju dengan PKB Soal Nomor Urut Capres: Anies 1, Prabowo 2, Ganjar 3

Lintas Tungkal

- Redaksi

Minggu, 5 November 2023 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2022). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2022). (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA

JAKARTA – Waketum PKB Jazilul Fawaid mengusulkan agar penentuan nomor urut calon presiden dan wakil presiden tidak diundi.

Ketua Harian Partai Gerindra, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, setuju dengan usulan tersebut.

Dasco menyarankan agar nomor urut pasangan capres cawapres disesuikan dengan nomor urut partai. Sehingga, pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mendapat nomor urut 1 seperti nomor urut PKB, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2 seperti nomor urut Gerindra, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3 seperti nomor urut PDI Perjuangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“PKB nomor urut 1, sama kayak partai. Gerindra nomor urut dua, Pak Prabowo seperti nomor urut partai. PDIP, Ganjar-Mahfud nomor urut 3,” kata Sufmi Dasco seperti dilangsir detikom, Sabtu (3/11/23).

Sebelumnya, Jazilul Fawaid mengusulkan agar penentuan nomor urut capres dan cawapres nantinya tidak diundi. Melainkan dengan proses kesepakatan bersama.

“Maksud saya kemarin waktu pengundian nomor urut itu kan disepakati saja ada yang diundi ada yang pakai nomor lama, waktu nomor urut partai ya. Nanti pengundian nomor urut pasangan calon lebih baik partai-partai koalisi berembuk saja, nggak usah diundi,” ujar Jazilul di DPP PKB, Jakarta, Jumat (3/11/2023).

“Ada satu ada PKB, dua kan ada Gerindra, tiga ada PDIP. Atau mau dibalik, kita yang nomor tiga? Terserah,” tambahnya.

Jazilul mengatakan terkait nomor urut bisa didiskusikan antar pasangan calon (paslon). Sebab, nomor urut sendiri nantinya hanya akan ada 3.

“Kalau itu kan dirembukkan aja antar capres kan, kan urutannya 1, 2, dan 3 kan. Nggak mungkin 101, 102, 103. Nah dari komposisi koalisi-koalisi partai yang ada menunjukkan cocok gitu,” tuturnya.

Jazilul menuturkan hal itu bisa dilakukan agar nomor urut bisa sesuai dengan harapan. Namun, dirinya tetap berharap agar pasangan Anies dan Cak Imin mendapat nomor urut 1.

“Nanti nggak sesuai dengan harapan. Tapi yang jelas kalau kita yang PKB berharap Pak Anies nomor satu. Dan nanti jadi juara satu,” ucapnya.

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Penulis : Redaksi

Sumber Berita: detik.com

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri ESDM Pastikan Distribusi Energi Aman Jelang Tahun Baru
Selama Natal dan Tahun Baru, Pertamina Patra Niaga Hadirkan Serambi MyPertamina di Bandara DEO Sorong
Libur Sekolah, Kabarnya BGN Rencanakan Layanan Delivery MBG ke Rumah Siswa
Konflik Internal Menguat, Mahfud MD Nilai PBNU Bergeser ke Urusan Bisnis dan Tambang
KBRI Kuala Lumpur Berhasil Selamatkan 75 WNI dari Hukuman Mati
Prabowo Beri Rehabilitasi ke Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi!
Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri, Bahas Penertiban Kawasan Hutan dan Pertambangan Ilegal
MK Putuskan Polisi Aktif Tidak Boleh Menduduki Jabatan Sipil
Berita ini 126 kali dibaca
Pantau Pemilu Kenali, Pantau dan Cek Rekam Jejak, Profil Caleg yang masuk di Dapilmu pada Pemilu 2024.

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 18:16 WIB

Menteri ESDM Pastikan Distribusi Energi Aman Jelang Tahun Baru

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:11 WIB

Selama Natal dan Tahun Baru, Pertamina Patra Niaga Hadirkan Serambi MyPertamina di Bandara DEO Sorong

Minggu, 21 Desember 2025 - 19:38 WIB

Libur Sekolah, Kabarnya BGN Rencanakan Layanan Delivery MBG ke Rumah Siswa

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:47 WIB

Konflik Internal Menguat, Mahfud MD Nilai PBNU Bergeser ke Urusan Bisnis dan Tambang

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:03 WIB

KBRI Kuala Lumpur Berhasil Selamatkan 75 WNI dari Hukuman Mati

Berita Terbaru