Kapan Awal Puasa? Sidang Isbat Tentukan Awal Ramadan 2026 Digelar Hari Ini

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 09:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pemantauan hilal sore ini di titik pengamatan. Mari kita tunggu hasil Sidang Isbat malam nanti untuk keputusan resmi pemerintah. FOTO : LINTASTUNGKAL

Proses pemantauan hilal sore ini di titik pengamatan. Mari kita tunggu hasil Sidang Isbat malam nanti untuk keputusan resmi pemerintah. FOTO : LINTASTUNGKAL

KUALA TUNGKAL – Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan Sidang Isbat untuk menetapkan awal Ramadan 1447 H pada hari ini, Selasa, 17 Februari 2026. Sidang yang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar ini akan menjadi acuan resmi bagi pemerintah dalam menentukan hari pertama ibadah puasa.

Berikut adalah poin-poin penting terkait penetapan awal puasa 2026:

  • Jadwal Sidang Isbat: Digelar di Auditorium H.M Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.
  • Metode Penentuan: Pemerintah menggabungkan metode perhitungan astronomi (hisab) dan observasi lapangan (rukyatul hilal) di 96 titik pemantauan yang tersebar di seluruh Indonesia.
  • Prediksi Tanggal Puasa:

    ADVERTISEMENT

    SCROLL TO RESUME CONTENT

    • Pemerintah: Masih menunggu hasil pengamatan hilal sore ini. Jika hilal tidak terlihat, awal Ramadan kemungkinan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
    • Muhammadiyah: Telah menetapkan secara resmi bahwa 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 berdasarkan metode Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).
    • Nahdlatul Ulama (NU): Berdasarkan prediksi kalender, awal puasa diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026, namun keputusan akhir tetap mengikuti hasil rukyatul hilal.

Kesimpulan:
✅ Keputusan resmi pemerintah belum keluar dan baru akan ditentukan melalui Sidang Isbat sore ini, Selasa, 17 Februari 2026.
Ringkasan Keputusan
  • Muhammadiyah: Sudah pasti mulai puasa besok, Rabu, 18 Februari 2026.
  • Pemerintah & NU: Masih menunggu pantauan hilal sore ini. Jika hilal terlihat, puasa mulai Rabu; jika tidak, puasa dimulai Kamis, 19 Februari 2026.
  • Intinya: Kita harus menunggu pengumuman Menteri Agama malam ini untuk kepastian secara nasional.

Penulis : Angah

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tunjukkan Jiwa Korsa, Kapolres Tanjab Barat Jenguk Anggota Sakit di Rumahnya
Pemkab Tanjab Barat dan ASDP Teken MoU Kerja Sama Retribusi Pelabuhan Penyeberangan Kuala Tungkal
Akselerasi Link and Match, Menaker Yassierli: Pelatihan Vokasi adalah Kunci Menangkan Persaingan Industri
Pertamina Retail Hadirkan Official Merchandise Pertamina Grand Prix of Indonesia di Bandara Internasional Lombok
Antisipasi Laka Air, Polres Tanjab Barat Tatap Muka Dengan Pengusaha Speedboat Bahas Alat Keselamatan
Jambi Darurat Asap! 144 Hotspot Terdeteksi, 4.267 Hektare Lahan Ludes Terbakar
Ngeri! Kualitas Udara Tanjab Barat Tembus 301, Dinkes Sebut Level Berbahaya
Jenderal Suyudi Rotasi 19 Kapolda, Dadang Hartanto Pimpin Polda Metro Jaya
Berita ini 400 kali dibaca
Artikel ini telah dihasilkan/diedit oleh AI. Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Tunjukkan Jiwa Korsa, Kapolres Tanjab Barat Jenguk Anggota Sakit di Rumahnya

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Tanjab Barat dan ASDP Teken MoU Kerja Sama Retribusi Pelabuhan Penyeberangan Kuala Tungkal

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:39 WIB

Pertamina Retail Hadirkan Official Merchandise Pertamina Grand Prix of Indonesia di Bandara Internasional Lombok

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:23 WIB

Antisipasi Laka Air, Polres Tanjab Barat Tatap Muka Dengan Pengusaha Speedboat Bahas Alat Keselamatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Jambi Darurat Asap! 144 Hotspot Terdeteksi, 4.267 Hektare Lahan Ludes Terbakar

Berita Terbaru