KUALA TUNGKAL – Kawasan Wisata Mangrove Pangkal Babu di Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, kembali menjadi pusat perhatian. Pada Selasa (5/5), Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA mendampingi langsung Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dalam sebuah kunjungan lapangan yang penuh optimisme.
Kunjungan strategis ini merupakan bagian dari proses verifikasi dan asistensi atas Proposal Usulan Pengelolaan Mangrove Berkelanjutan untuk Ketahanan Pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kehadiran tim pusat ini menjadi angin segar bagi percepatan pembangunan lingkungan dan ekonomi masyarakat pesisir Jambi.
Bukti Komitmen Kuat Pemerintah Pusat dan Daerah
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tim kementerian dipimpin langsung oleh dua figur penting:
- Fahrizal Fitri (Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga).
- Novia Widyaningtyas (Staf Ahli Menteri Bidang Revitalisasi Industri Kehutanan).
Kehadiran mereka di medan yang menantang—mulai dari jalur udara, darat, hingga menyusuri langsung jalur pejalan kaki di tengah lebatnya mangrove—menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam mendukung program ini.
Mengubah Potensi Menjadi Manfaat Nyata
Program yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini tidak hanya berfokus pada pelestarian alam, tetapi juga memiliki tiga pilar utama yang sangat komprehensif.
- Penguatan Kebijakan dan Kelembagaan: Membangun fondasi hukum dan tata kelola yang kuat untuk menjaga ekosistem.
- Rehabilitasi Lanskap Mangrove Berkelanjutan: Memulihkan dan memelihara kawasan hijau demi mencegah abrasi dan bencana pesisir.
- Peningkatan Mata Pencaharian Masyarakat: Memberdayakan warga lokal melalui pemanfaatan potensi mangrove secara lestari dan ekonomi kreatif.
Melihat langsung potensi besar Pangkal Babu, Fahrizal Fitri memberikan apresiasi dan sinyal positif bahwa usulan program ini akan segera terwujud.
Dukungan Multi-Pihak demi Masa Depan Hijau
Kunjungan lapangan ini turut dihadiri oleh para pakar dan pejabat lintas sektoral untuk memastikan program berjalan matang, di antaranya:
- Prof. Dr. Ir. Rosyani, M.S (Akademisi & Kepala Pusat Lingkungan Hidup LPPM Universitas Jambi).
- Asisten Perekonomian dan Pembangunan Tanjab Barat.
- Kepala Disparpora, Sekretaris Dinas Perikanan, dan Ketua GOW Tanjab Barat
Melalui kolaborasi erat antara akademisi, pemerintah daerah, dan Kementerian Kehutanan, Kawasan Wisata Mangrove Pangkal Babu kini bersiap melangkah menjadi model percontohan nasional dalam pengelolaan pesisir yang berkelanjutan—sebuah warisan hijau untuk generasi masa depan Tanjung Jabung Barat.*
Editor : Tim Redkasi
Sumber Berita: Lintastungkal


















Komentar