Poktan Desa Badang Sampaikan Tuntutan Ke PT DAS Usai Tolak Kesepakatan Rp22 Miliar

- Redaksi

Senin, 4 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Ketua Poktan Imam Hasan Desa Badang. FOTO : Istimewa

Dedi Ketua Poktan Imam Hasan Desa Badang. FOTO : Istimewa

TUNGKAL ULU – Penyelesaian Konflik Lahan antara Masyarakat 9 (sembilan) Desa di Kecamatan Tungkal Ulu, Merlung Dan Batang Asam dengan PT Dasa Anugerah Sejati (DAS) yang tadinya berjalan lancar kembali menemui kebuntuan.

Pasalnya Kelompok Tani Desa Badang Kecamatan Tungkal Ulu beberapa waktu yang lalu membuat pernyataan resmi menolak secara keseluruhan butir-butir kesepakatan yang telah dicapai pada saat rapat tanggal 18 oktober di Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat sekaligus menyatakan memisahkan diri dari gabungan kelompok tani 9 (sembilan) Desa.

Dedi, Ketua Kelompok Tani (poktan) Imam Hasan Desa Badang saat dikonfirmasi via telefon mengatakan bahwa kesepakatan yang dicapai pada saat rapat bersama perwakilan 9 desa dengan PT DAS yang dipimpin oleh Asisten 2 Pemkab dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan tanggal 18 oktober lalu, tidak sesuai dengan amanah Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 18 Tahun 2021 tentang Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disampaikan Dedi, menurut Permentan tersebut, perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) bisa terlaksana salah satunya apabila perusahaan telah melaksanakan fasilitasi pembangunan kebun masyarakat minimal 20 (dua puluh) persen dari total luasan HGU.

“Fasilitasi dimaksud bisa dalam bentuk pembangunan kebun plasma, bantuan usaha produktif ataupun pola pendanaan lain (hibah),” katanya.

Ditambahkannya bahwa dalam kesepakatan rapat tersebut, pola yang disepakati bentuknya adalah bantuan usaha produktif senilai 22 milyar rupiah. Nominal Ini menurutnya belum memenuhi standar minimal dua puluh persen sesuai Permentan.

“Satuan biaya pembangunan kebun tahun 2016 saja itu sekitar 25 juta per hektar. Kalau sekarang itu sekitar 80 juta per hektar. Kalau dinilai dari fisik kebunnya maka setidaknya biaya bangun kebun itu maksimal 40 sampai 50 persen dari satuan biaya saat ini. Jadi nominal 22 milyar itu belum memenuhi standar minimal 20 persen kewajiban,” ujarnya.

Lanjut ke Halaman Berikutnya….

Komentar pada Artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Penulis : Tim

Sumber Berita : Lintastungkal

Berita Terkait

Harga Beras di Pasar Tradisional Turun, Ini Harga Satu Karungnya
Salurkan Bantuan Susu untuk BALITA, PetroChina Konsisten Bantu PEMDA Percepat Penurunan Stunting di Tanjab Barat
PPK Muara Papalik Tidak Memberikan Salinan Rekap D-Hasil Tingkat Desa, Begini Kata KPU Tanjabbar
Kuasa Hukum Pemkab Tanjab Barat Jelaskan Soal Gugatan ke PTUN
Refleks Tiga Tahun Kepemimpinan Anwar Sadat-Hairan di Tanjab Barat
Hadiri Refleksi UAS-Hairan, Ahmad Jahfar Apresiasi Kinerja Bupati dan Wakil Bupati
BPK Provinsi Jambi Beri Pengarahan Kepada Pengelola Keuangan, Bupati Tanjabbar : Semoga Jadi Motivasi
Ketua DPRD Sambut Kedatangan Kapolres Tanjab Barat yang Baru Sekaligus Pelepasan Kapolres Lama
Berita ini 182 kali dibaca
KONTEN PROMOSI pada widget diatas merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan oleh pihak ketiga, bukan dari redaksi Lintastungkal.com. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten promosi ini

Berita Terkait

Kamis, 29 Februari 2024 - 13:38 WIB

Harga Beras di Pasar Tradisional Turun, Ini Harga Satu Karungnya

Rabu, 28 Februari 2024 - 17:55 WIB

Salurkan Bantuan Susu untuk BALITA, PetroChina Konsisten Bantu PEMDA Percepat Penurunan Stunting di Tanjab Barat

Rabu, 28 Februari 2024 - 17:31 WIB

PPK Muara Papalik Tidak Memberikan Salinan Rekap D-Hasil Tingkat Desa, Begini Kata KPU Tanjabbar

Selasa, 27 Februari 2024 - 21:24 WIB

Kuasa Hukum Pemkab Tanjab Barat Jelaskan Soal Gugatan ke PTUN

Selasa, 27 Februari 2024 - 12:23 WIB

Refleks Tiga Tahun Kepemimpinan Anwar Sadat-Hairan di Tanjab Barat

Minggu, 25 Februari 2024 - 00:49 WIB

Hadiri Refleksi UAS-Hairan, Ahmad Jahfar Apresiasi Kinerja Bupati dan Wakil Bupati

Jumat, 23 Februari 2024 - 12:22 WIB

BPK Provinsi Jambi Beri Pengarahan Kepada Pengelola Keuangan, Bupati Tanjabbar : Semoga Jadi Motivasi

Jumat, 23 Februari 2024 - 00:54 WIB

Ketua DPRD Sambut Kedatangan Kapolres Tanjab Barat yang Baru Sekaligus Pelepasan Kapolres Lama

Berita Terbaru