Polisi Endus Sejumlah Oknum Terlibat Kasus Meninggalnya Pelajar SMP N 1 Betara Yang Ditemukan Tinggal Tulang

  • Whatsapp
FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH di Mapolres, Senin (04/05/20)

KUALA TUNGKAL – Misteri dugaan siapa terlibat hilangnya Gadis Belia bernama Inah, Pelajar Kelas 3 SMP N 1 Betara, yang ditemukan tinggal tulang, mulai menemukan titik terang.

Proses penyelidikan oleh Kepolisian Resor Tanjung Jabung Barat mulai dari Indentifikasi TKP, pemeriksaan saksi-saksi hingga pihak sekolah dan teman dekat korban yang berusia 18 tahun itu.

Berita Lainnya

Akhirnya polisi mulai mengendus ke beberapa orang diyakini terlibat hilangnya korban Inah.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, S.IK, MH mengungkapkan saat ini pihaknya telah mengendus beberapa orang yang diperkirakan terkait dengan hilangnya korban (Inah).

“Saat ini Polisi menelusuri temen-teman dekat korban baik laki-laki atau perempuan, untuk mendapatan informasi terbaru,” terangnya, Senin (04/05/20).

Guntur juga mengungkapkan kasus ini cukup misterius dan teka teki, karena beberapa hal. Pertama, Itu dilihat dari faktor lamanya kejadian dan lainnya. Kedua, dengan siapa korban terakhir saat itu.

“Kemudian dalam keseharianya korban juga tertutup serta jejak-jejak riwayat lain dari para saksi yang minim info,” ungkapnya.

Untuk itu Ia juga meminta kepada semua pihak untuk bersabar terkait misteri itu, karena masih dalam penyelidikan dan mendoakan pihak kepolisian agar segera dapat mengungkap kasus ini.

“Anggota kami masih melakukan penyelidikan. Terkait motifnya nanti akan disampaikan saat pelaku ditangkap,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Seperti diberitakan, seorang Pelajar SMP N 1 Betara bernama Inah ditemukan warga yang ingin mencari ikam pada Senin (20/04/20 sekitar pukul 18.00 WIB.

Wanita usia 18 tahun tu saat ditemukan sudah tinggal tulang belulang di Perkebunan Sawit di RT 01 Desa Pematuang Lumut, Kecamatan Batara.

Siswi kelas III itu diduga kuat menjadi korban pembunuhan. Korban diketahui tidak lagi masuk sekolah pada awal Februari 2020.(*)

Lintas Tungkal
Follow me

Berita terkait