LIVE TV
Update Ranking Alexa 37 Media Online di Jambi, 5 Maret 2021 Bupati Tanjabbar Bersama Kapolda Jambi Cek Embung Air di Muntialo Danrem 042 Gapu Minta Perusahaan Perkebunan Sinergi Dalam Pengendalian Karhutla Kapolres Tanjabtim : Identitas Mayat Tinggal Tulang Dalam Pick Up di Kanal WKS Tunggu Hasil Forensik Ketua TP PKK Tanjab Barat Kunjungi Anak Menderita Gizi Buruk di RSUD KH Daud Arif

Home / Tanjab Barat

Kamis, 14 Januari 2021 - 19:33 WIB

Polres Tanjabbar Hentikan Penyidikan Kasus Meninggalnya NF

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH  didamingi Wakapolres Kompol Alhajat, SIK

FOTO : Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH didamingi Wakapolres Kompol Alhajat, SIK

KUALA TUNGKAL – Penyidik dari Reskrim Polres Tanjab Barat menghentikan penyelidikan terkait kasus meninggalnya NF, wanita muda warga RT 16, Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Rabu (13/01/21).

Kapolres Tanjabbar, AKBP Guntur Saputro, SIK, MH mengatakan penyelidikan dihentikan karena pihak keluarga menginginkan untuk di lakukan autopsi, namun akhirnya pihak keluarga meminta untuk tidak dilakukan autopsi.

BACA JUGA :  Partai Berkarya Kubu Muchdi Banding Putusan PTUN Menangkan Kubu Tommy Soeharto

Guntur menyebutkan bahwa awalnya pihak keluarga menginginkan untuk di lakukan autopsi, namun kemudian pihak keluarga urung dan meminta untuk tidak dilakukan autopsi.

“Awalnya pihak keluarga mau dilakukan otopsi, namun pagi tadi pihak keluarga meminta kepada kita untuk tidak di lakukan autopsi dengan alasan pihak keluarga sudah menerima meninggalnya korban karena takdir, sehingga penyelidikan kami hentikan,” terang Kapolres AKBP Guntur dikonfirmasi, Kamis (14/01/21).

BACA JUGA :  Wabup Hairan Ajak Semua Elemen Sinergi Cegah Karhutla

Guntur menjelaskan pihaknya sudah melakukan penyelidikan awal dan meminta sejumlah keterangan, baik dari pihak keluarga maupun teman dekat korban.

Termasuk dengan hasil olah TKP dan visum dari rumah sakit, secara pemeriksaan luar tidak ditemukan adanya indikasi tindak pidana serta tidak ada bukti permulaan yang cukup.

BACA JUGA :  87 Personil Kodim 0419/Tanjab Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

“Untuk darah yang muncul berdasarkan keterangan dokter itu berasal dari dalam tubuh,” sebutnya.

“Demikian pula keterangan teman dekatnya sinkron, artinya belum ditemukan indikasi yang mengarah pada dugaan tindak pidana,” imbuhnya.(*)

Share :

Baca Juga

Tanjab Barat

Bunga Bakal Gantikan PAW Hairan di DPRD Tanjab Barat

Tanjab Barat

Wabup Hadiri Paripurna IV Pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019

Tanjab Barat

Tiga Camat di Tanjabbar dapat Gelar Adat, Ini Gelar Masing-masing

Tanjab Barat

Ponpes Al Baqiyatush Shalihat Terima Bantuan Bus Sekolah dari Dirjen Perhubungan Darat

Tanjab Barat

Komnas PA dan TRCPPA Berikan Penghargaan Kepada Kapolres Tanjab Barat Jajaran

Tanjab Barat

Besok Masih Ditiadakan Jumatan, Begini Penjelasan MUI Tanjab Barat

Tanjab Barat

Kapolres Tanjabbar Zoom Meeting Evaluasi Zona Integritas Polri Tahun 2020 dengan Tim Kemenpan RB

Tanjab Barat

KPU Tanjab Barat Gelar Rakor Titik Lokasi Pemasangan APK dan Kampanye Umum Pilkada 2020