Polres Tanjabbar Sosialisasi GAS POLL Pembuatan Kompos dari Limbah Lahan Pada Poktak dan Pemilik Lahan Se Kecamatan Betara dan Kuala Betara

  • Whatsapp
FOTO : Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi "GAS POLL" (Gerakan Bersama Pengolahan Limbah dan Lahan Menjadi Pupuk Kompos Bernilai Ekonomis) kepada Kelompok Tani dan Pemilik lahan di Kecamatan Betara dan Kuala Betara oleh Polres Tanjab Barat lakukan, Selasa (07/07/20).

BETARA – Polres Tanjab Barat lakukan Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi “GAS POLL” (Gerakan Bersama Pengolahan Limbah dan Lahan Menjadi Pupuk Kompos Bernilai Ekonomis) kepada Kelompok Tani dan Pemilik lahan di Kecamatan Betara dan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (07/07/20).

Kegiatan ini dimulai sekira pukul 10.40 WIB bertempat di Bumi Perkemahan Kecamatan Betara yang dipimpin langsung Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, SIK, MH.

Berita Lainnya

Kegiatan ini dikuti Kepala Desa dan Kelompok Tani yang ada di Kecamatan Betara diantara, Sekdes Desa Muntialo, Kades Desa Makmur Jaya, kelompok Tani Karya Baru, Desa Muntialo,Mekar Jaya, Mandala, Bunga Tanjung ,Terjun Gajah dan Teluk Kulbi serta masyarakat Desa Muntialo sekitar 50 orang.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro, saat kegiatan mengatakan kegiatan itu dalam Rangka Edukasi masyarakat bersama-sama mencegah karhutla dengan budaya baru mengolah bahan baku sumber kebakaran lahan menjadi pupuk kompos yang bernilai,guna mendorong masyarakat semakin produktif.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi langsung praktik terkait dengan program gerakan bersama pengolahan limbah lahan menjadi pupuk kompos dengan audiens rekan-rekan kelompok tani dan pemilik lahan, para Bhabinkamtibmas,” ujar Kapolres.

Disebutkannya, dengan edukasi singkat bagaimana cara mengolah limbah lahan yang selama ini menjadi objek bahan baku kebakaran, tidak dibakar kembali dan dibuang tetapi dimanfaatkan atau diolah menjadi pupuk kompos, sehingga berguna bermanfaat dan bernilai lebih.

“Mudah mudahan nanti dari kelompok tani para pembibit bisa meneruskan pada para kelompok tani yang lain,” harapnya.

Dijelaskan Kapolres, mengolah limbah lahan menjadi pupuk kompos ini murah, mudah, sederhana, bermanfaat dan berguna sehingga bisa diikuti dan dilaksanakan oleh semua kelompok tani.

“Yang jelas tujuan akhirnya, kebakaran hutan dan lahan bisa dicegah sehingga tidak terjadi karena semua bahan baku pembuat terjadi kebakaran sudah kita olah menjadi pupuk kompos,” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri Waka Polres, Kasat Binmas, Kapolsek Betara, Kapolsek Pengabuan, Kapolsek Tungkal Ilir, Kasat Intelkam dan anggota polres lainnya.(Mir)

FOTO : Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi “GAS POLL” (Gerakan Bersama Pengolahan Limbah dan Lahan Menjadi Pupuk Kompos Bernilai Ekonomis) kepada Kelompok Tani dan Pemilik lahan di Kecamatan Betara dan Kuala Betara oleh Polres Tanjab Barat lakukan, Selasa (07/07/20).

Berita terkait