Serangan Buaya di Sri Menanti Betara, Polsek Imbau Warga Tak Mandi di Sungai

Lintas Tungkal

- Redaksi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:32 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Serangan Buaya (hms)

Korban Serangan Buaya (hms)

BETARA – Peristiwa tragis terjadi di RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dua anak laki-laki menjadi korban serangan yang diduga dilakukan buaya pada Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.

Akibat kejadian tersebut, satu korban meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama M. Dzaki (11). Sementara korban luka bernama Aldi (11). Keduanya merupakan warga RT 09 Sri Menanti, Desa Serdang Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Tanjung Jabung Barat melalui Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung, S.T.K., S.I.K. menjelaskan, sekitar pukul 14.00 WIB personel Polsek Betara menerima laporan dari masyarakat terkait adanya korban yang diduga diterkam buaya.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek bersama personel piket, Unit Reskrim Polsek Betara, dan Bhabinkamtibmas Desa Serdang Jaya langsung menuju Puskesmas Sukarejo. Di sana, kedua korban telah dievakuasi menggunakan ambulans puskesmas.

Berdasarkan keterangan saksi Marhat (31), sebelum kejadian kedua korban tengah mandi di pinggir sungai sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka bersiap berangkat ke sekolah yang masuk pukul 14.00 WIB.

Karena tak kunjung pulang, keluarga kemudian mencari ke lokasi sungai. Sesampainya di lokasi, salah satu korban sudah hanyut dan diduga menjadi korban serangan buaya. Saksi juga menyebut melihat kemunculan seekor buaya sekitar 20 meter dari lokasi tempat korban mandi.

Dari hasil pemeriksaan medis, M. Dzaki dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan Aldi mengalami luka pada bagian kaki kanan dan langsung mendapatkan penanganan medis.

Dalam penanganan kasus ini, Polsek Betara telah melakukan penerimaan laporan, berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Sukarejo, serta berencana memasang spanduk peringatan di lokasi sungai.

Polsek Betara mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak, agar tidak melakukan aktivitas mandi maupun bermain di sekitar sungai yang diduga menjadi habitat buaya. Hal ini untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Penulis : hms/bas

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perahu Karam, 1 Pemancing di Tebo Meninggal Dunia dan 2 Korban Masih dalam Pencarian
Ditemukan Meninggal di Kamar 208 Hotel Setia Jaya, Korban Sempat Check-in Sendiri Sejak Selasa Sore
BREAKING NEWS : Pria 60 Tahun Warga Mendahara Ilir Ditemukan Meninggal Tengkurap di Kamar 208 STJ
Cari Nenek Zaimah Tenggelam di Sungai Nalo Tantan, Tim Pos SAR Bungo Terjunkan Perahu Karet dan Penyelam
Kebakaran Hanguskan 8 Asrama Polisi di Jambi, Korban Jiwa Nihil
Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Hilang di Sungai Pengabuan Meninggal Dunia
Kabar Duka dari Sarolangun: Bocah 8 Tahun yang Tenggelam di Sungai Tembesi Ditemukan Meninggal Dunia
Halte Dermaga Tanjung Senjulang Ambruk, Akses Transportasi dan Aktivitas Pasar Seko Terganggu
Berita ini 118 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Perahu Karam, 1 Pemancing di Tebo Meninggal Dunia dan 2 Korban Masih dalam Pencarian

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Ditemukan Meninggal di Kamar 208 Hotel Setia Jaya, Korban Sempat Check-in Sendiri Sejak Selasa Sore

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:57 WIB

BREAKING NEWS : Pria 60 Tahun Warga Mendahara Ilir Ditemukan Meninggal Tengkurap di Kamar 208 STJ

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Cari Nenek Zaimah Tenggelam di Sungai Nalo Tantan, Tim Pos SAR Bungo Terjunkan Perahu Karet dan Penyelam

Selasa, 4 Agustus 2026 - 23:32 WIB

Serangan Buaya di Sri Menanti Betara, Polsek Imbau Warga Tak Mandi di Sungai

Berita Terbaru

Prof. Zainal Arifin Mochtar, S.H., LL.M. sedang berbicara sebagai pembicara dalam sebuah forum akademik formal yang diselenggarakan oleh Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). (FOTO : Dok. Istimewa/hukumonline.com)

Republik

Alarm Darurat Demokrasi: Indonesia di Ambang Otoritarianisme?

Minggu, 23 Agu 2026 - 19:13 WIB