YTUBE
Ini Rute Festival Arakan Sahur Minggu Pertama dan Rekayasa Lalulintas Ditreskrimsus Polda Jambi Gerebek Gudang Berisi Ratusan Bal Pakaian Bekas Dukungan Kepada Anies Baswedan Semakin Kokoh: Nasdem, Demokrat, dan PKS Tandatangani Piagam Kerjasama Slowanderer Tampilkan Musik Tropical House di Debut “You Should” Momen Ramadhan. Kapolres Tanjab Timur Jumat Curhat di Pondok Pesantren Jari Nabi Muara Sabak

Home / Nasional

Kamis, 21 Juli 2022 - 00:23 WIB

Setelah Kadiv Propam, Kapolri Nonaktifkan Kapolres Jaksel dan Karo Paminal

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat pres rilsi, Rabu malam (20/7/22). FOTO : Tangkapan Layar

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat pres rilsi, Rabu malam (20/7/22). FOTO : Tangkapan Layar

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutuskan menonaktifkan Brigjen Hendra Kurniawan dari jabatan Karo Paminal Polri dan Kombes Budhi Herdi dari jabatan Kapolres Jakarta Selatan.

Keduanya dinonaktifkan buntut kasus baku tembak di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Sebelumnya, Polri juga telah menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam. Wakapolri Komjen Gatot Eddy yang sementara mengemban tugas yang ditinggalkan Ferdy.

“Untuk menjaga independensi, transparansi dan akuntabel, pada malam hari ini Pak Kapolri memutuskan untuk menonaktifkan dua orang. Menonaktifkan Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan, kedua dinonaktifkan adalah Kapolres Jaksel, Kombes pol Budhi Herdi,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat pres rilsi, Rabu malam (20/7/22).

BACA JUGA :  Momen Ramadhan. Kapolres Tanjab Timur Jumat Curhat di Pondok Pesantren Jari Nabi Muara Sabak

Dedi menjelaskan bahwa Polri akan terus menjaga independensi dan transparansi dalam mengusut kasus kematian Brigadir J.

“Timsus terus bekerja dalam rangka menjaga transparansi independensi, tim harus betul-betul jaga amanah itu sesuai dengan Bapak Kapolri agar pembuktian secara ilmiah adalah keharusan,” kata Dedi.

Dedi menuturkan nantinya Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran yang bakal menentukan sosok untuk menduduki jabatan Kapolres Jakarta Selatan.

BACA JUGA :  Salat Tarawih Perdana, Dandim Tanjab: Ini Masjid Bersama Mari Perbanyak Ibadah

Dedi mengatakan autopsi ulang akan dilakukan. Selain itu, Timsus sudah menemukan rekaman CCTV.

“Kita sudah menemukan CCTV dan bisa mengungkap jelas tentang konstruksi jelas kasus ini. CCTV ini sedang didalami timsus. Dan nanti akan dibuka apabila serangkaian proses telah dilakukan,” ujarnya.

Lanjutnya, tim khusus yang dibentuk Kapolri terus bekerja secara maksimal. Hari ini juga tim khusus menerima tim kuasa hukum dari keluarga Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

“Dalam rangka menjaga objektivitas, transparansi, independensi, tim harus betul-betul menjaga marwah itu sesuai dengan komitmen Bapak Kapolri,” ujarnya. (Edt)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Nasional

Kata Djasman Pandjaitan Terkait Tuntutan JPU Kepada Para Terdakwa Pembunuhan Brigadir J

Nasional

Sabu Ditangkap Polisi, Diduga Bagian Jaringan Narkoba di Lapas

Nasional

Kemenag Bantu Pembangunan Masjid dan Mushala Melalui SIMAS, Ini Syaratnya

Nasional

Ini Nomor Urut Parpol Peserta Pemilu 2024

Nasional

Harga BBM Kembali Naik di 1 November 2022, Segini Rinciannya

Nasional

KPK Tetapkan 10 Anggota DPRD Muara Enim Tersangka Suap Proyek

Nasional

Nasir Nurdin Terpilih Sebagai Ketua PWI Aceh

Nasional

Daftar 9 Jenderal Bintang 3 Calon KSAL Gantikan Yudo Margono