YTUBE
Warga Minta Lubang Galian Jargas Ditimbun Lagi, Begini Kata Pengawas dan Pemda Tak Ada Sepakbola Seharga Nyawa Manusia, AHY Berduka Atas Tragedi Kanjuruhan Nabi Muhammad SAW Sosok Teladan yang Agung Sepeda Santai HUT TNI KE 77 Kodim Tanjab Super Meriah Berhadiah Sepeda Motor Warga Tebo Harus Tahu, Polisi Akan Gelar Operasi Zebra Mulai 3 Oktober, Ini 7 Pelanggaran Disasar

Home / Inhil

Selasa, 5 April 2022 - 16:22 WIB

Terdakwa Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi UNRI Vonis Bebas, Praktisi Hukum Asal Inhil Kecewa

Praktisi Hukum asal Inhil di Riau, Yudi Pramana Putra, SH dan Willy Kharisma Ramadhan, SH. FOTO : Ist

Praktisi Hukum asal Inhil di Riau, Yudi Pramana Putra, SH dan Willy Kharisma Ramadhan, SH. FOTO : Ist

PEKANBARU – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Pekanbaru memvonis bebas Syafri Harto yang merupakan Terdakwa dalam kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswi di Universitas Riau beberapa waktu lalu. Vonis bebas tersebut membuat praktisi Hukum dan LBH menjadi bereaksi kecewa.

Seperti yang disampaikan praktisi hukum asal Inhil di Riau, Yudi Pramana Putra, SH mengatakan hasil putusan vonis bebas atas terdakwa sangatlah disayangkan.

“Ini putusan bebas kepada Syafri Harto sangatlah kita sayangkan, karena akan memperburuk dunia pendidikan kedepannya,” terang Yudi.

Selanjutnya Yudi menambahkan bahwa kasus pelecehan seksual kepada para perempuan yang sudah dewasa hingga masih anak kecil tidak hanya terjadi sekali saja.

BACA JUGA :  Bupati Tanjab Barat Launching Internet Gratis di Ruang Publik

“Kita kan sudah melihat maraknya kasus pelecehan seksual kepada perempuan dewasa maupun anak kecil. Satu diantaranya adalah pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi di sebuah Universitas yang berada di Pekanbaru, dan terdakwa akhirnya divonis bebas, kalau seperti ini bisa jadi akan ada kasus lain nantinya yang bermunculan,” tegas Yudi.

Menurut pandangan Yudi, Ia bersama rekannya berharap kepada Jaksa agar dapat melakukan upaya hukum kasasi oleh pihak Kejaksaan. Sebab, ini bisa mengingatkan terdakwa lainnya kalau nanti terjadi lagi kasus yang sama, maka akan mengakibatkan kegaduhan sosial yang semakin parah.

Sementara itu, Willy Kharisma Ramadhan, SH yang juga merupakan rekan Yudi praktisi hukum asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dirinya menambahkan bahwa putusan ini bisa menyebabkan kegaduhan sosial di masyarakat, karena kita anggap hukum itu sudah mati suri. Ini terbukti dengan vonis bebas yang dilakukan oleh keputusan Hakim.

BACA JUGA :  Diduga Akibat Limpahan Air dari PT SAGM, Lahan Warga Desa Sebatu Tenggelam dan Terancam Mati

“Coba kita tanya mahasiswa dan mahasiswi saat ini, bagaimana perasaan mereka? barangkali puluhan atau ratusan mahasiswi menangis setelah mendengar putusan hakim pelaku pelecehan seksual di vonis bebas. jadi kita pinta dengan serius agar menempuh upaya hukum kasasi, biar hukum itu betul – betul menjadi panglima yang dijunjung tinggi,” ungkap Ramadhan.(Syd)

Share :

Baca Juga

Inhil

Polres Inhil Musnahkan Sabu dan Ekstasi Hasil Tangkapan

Inhil

Tim Gabungan Yustisi Inhil Amankan 16 Pasang Bukan Pasangan Sah Malam Tahun Baru

Inhil

Kapolres Inhil Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 63 Personil Polres Inhil

Inhil

Di bawah Pengaruh Miras YR Aniaya Teman Hingga Tewas

Inhil

Banyak Jalan Rusak Berlubang, Pemerintah Inhil Terkesan Diam Saja

Inhil

Diduga Akibat Limpahan Air dari PT SAGM, Lahan Warga Desa Sebatu Tenggelam dan Terancam Mati

Inhil

Dilokasi Pembunuhan Sadis Polisi Temukan Sabu dan Ektasi

Inhil

Masyarakat Keluhkan Kebocoran PDAM Mengakibatkan Kondisi Jalan Semakin Menurun