YTUBE
Modusnya Terekan CCTV Toko, Pencuri 2 Bal Rokok Class Mild Diringkus Polisi Dua Kali Lakukan Pemerkosaan di Geragai, Pelaku Dibekuk Polisi Saat Hendak Kabur ke Medan DPC AJWI Audiensi dengan Disdik Bogor 2 Nelayan Kuala Tungkal yang Hilang Akibat Mati Mesin Ditemukan, Begini Kondisinya Mendagri Beri Sinyal Pengendalian Inflasi, Pemda Tanjab Barat Jaga Stabilitas Harga Komoditi

Home / Inhil

Selasa, 5 April 2022 - 16:22 WIB

Terdakwa Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi UNRI Vonis Bebas, Praktisi Hukum Asal Inhil Kecewa

Praktisi Hukum asal Inhil di Riau, Yudi Pramana Putra, SH dan Willy Kharisma Ramadhan, SH. FOTO : Ist

Praktisi Hukum asal Inhil di Riau, Yudi Pramana Putra, SH dan Willy Kharisma Ramadhan, SH. FOTO : Ist

PEKANBARU – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Pekanbaru memvonis bebas Syafri Harto yang merupakan Terdakwa dalam kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswi di Universitas Riau beberapa waktu lalu. Vonis bebas tersebut membuat praktisi Hukum dan LBH menjadi bereaksi kecewa.

Seperti yang disampaikan praktisi hukum asal Inhil di Riau, Yudi Pramana Putra, SH mengatakan hasil putusan vonis bebas atas terdakwa sangatlah disayangkan.

“Ini putusan bebas kepada Syafri Harto sangatlah kita sayangkan, karena akan memperburuk dunia pendidikan kedepannya,” terang Yudi.

Selanjutnya Yudi menambahkan bahwa kasus pelecehan seksual kepada para perempuan yang sudah dewasa hingga masih anak kecil tidak hanya terjadi sekali saja.

BACA JUGA :  Dua Kali Lakukan Pemerkosaan di Geragai, Pelaku Dibekuk Polisi Saat Hendak Kabur ke Medan

“Kita kan sudah melihat maraknya kasus pelecehan seksual kepada perempuan dewasa maupun anak kecil. Satu diantaranya adalah pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi di sebuah Universitas yang berada di Pekanbaru, dan terdakwa akhirnya divonis bebas, kalau seperti ini bisa jadi akan ada kasus lain nantinya yang bermunculan,” tegas Yudi.

Menurut pandangan Yudi, Ia bersama rekannya berharap kepada Jaksa agar dapat melakukan upaya hukum kasasi oleh pihak Kejaksaan. Sebab, ini bisa mengingatkan terdakwa lainnya kalau nanti terjadi lagi kasus yang sama, maka akan mengakibatkan kegaduhan sosial yang semakin parah.

Sementara itu, Willy Kharisma Ramadhan, SH yang juga merupakan rekan Yudi praktisi hukum asal Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dirinya menambahkan bahwa putusan ini bisa menyebabkan kegaduhan sosial di masyarakat, karena kita anggap hukum itu sudah mati suri. Ini terbukti dengan vonis bebas yang dilakukan oleh keputusan Hakim.

BACA JUGA :  Modusnya Terekan CCTV Toko, Pencuri 2 Bal Rokok Class Mild Diringkus Polisi

“Coba kita tanya mahasiswa dan mahasiswi saat ini, bagaimana perasaan mereka? barangkali puluhan atau ratusan mahasiswi menangis setelah mendengar putusan hakim pelaku pelecehan seksual di vonis bebas. jadi kita pinta dengan serius agar menempuh upaya hukum kasasi, biar hukum itu betul – betul menjadi panglima yang dijunjung tinggi,” ungkap Ramadhan.(Syd)

Share :

Baca Juga

Inhil

Jalan Retak Seribu Dianggarkan 2.5M, HPPMKG dan PWI Inhil Akan Swadaya Jika Tak Terwujud

Inhil

Masyarakat Keluhkan Kebocoran PDAM Mengakibatkan Kondisi Jalan Semakin Menurun

Inhil

Dilokasi Pembunuhan Sadis Polisi Temukan Sabu dan Ektasi

Inhil

Kapolres Inhil Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat 63 Personil Polres Inhil

Inhil

Di bawah Pengaruh Miras YR Aniaya Teman Hingga Tewas

Inhil

Ketua dan Anggota DPRD Inhil Lakukan Vaksinasi Dosis ke Tiga

Inhil

Wardan Kembali Tegaskan H. Ferryandi Sebagai Calon Terbaik Golkar Untuk Bupati Inhil Mendatang

Inhil

Tim Gabungan Yustisi Inhil Amankan 16 Pasang Bukan Pasangan Sah Malam Tahun Baru