Tidak Lapor Disnaker, 14 Subkontraktor PetroChina Diduga Kerja Terselubung

Lintas Tungkal

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Mediasi di Kantor Camat Betara (dok)

Kegiatan Mediasi di Kantor Camat Betara (dok)

BETARA – Pasca unjuk rasa yang dilakukan Aliansi Masyarakat Pematang Lumut Bersatu (AMPLE) yang kemudian ditindaklajuti dengan mediasi di Kantor Camat Kecamatan Betara 10 September 2025 terkuak keberadaan 14 Subkontraktor yang beroperasi di PetroChina tidak melapor ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker).

Bahkan saat mediasi di Hari yang sama dari hasil Notulen Kepala Disnaker Tanjung Jabung Barat Eko Suwelo mengungkapkan dari 22 Subcon yang beroperasi untuk Petrochina hanya 8 yang melaporkan ke disnaker.

Sehubungan dengan hal itu Eko Suwelo saat dikonfirmasi media membenarkan sebanyak 22 subkontraktor yang beroperasi di PetroChina hanya 8 (Delapan) Subkontraktor yang melaporkan keberadaannya ke Disnaker.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait itu pula sebut Eko, sesuai dengan aturan pihaknya telah melaporkan permasalahan ini ke Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jambi termasuk juga ke pengawas perusahaan.

“Nantinya pengawas Perusahaan yang akan menindaklanjuti laporan ini. Tugas kami adalah memberikan informasi,” jelas Eko Suwelo, Kamis (18/9/2025).

Eko menegaskan keberadaan Subkontraktor penting diketahui karena akan berdampak terhadap ketenagakerjaan utamanya terhadap tenaga kerja lokal dengan memberikan informasi lowongan kerja secara transparansi.

“Data dari Subkontraktor ini sudah kami laporkan ke Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Jambi untuk ditindaklanjuti terutama terkait dengan kelengkapan administrasi yang belum dipenuhi,” sebutnya.

Lebih jauh Eko mengatakan koordinasi antara Disnaker Tanjung Jabung Barat dengan Disnaker Provinsi Jambi hingga saat ini tetap berjalan dengan baik.

“Subkontraktor yang beroperasi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat bukan hanya di Petrochina tetapi di Perusahaan-Perusahaan lainnya harus proaktif melapor sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya.

Apa Penadapat Anda Terkait Berita Ini?

Penulis : */bas

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Optimalkan Fungsi KHDTK, Pertamina dan Kementerian Kehutanan Perkuat Sinergi Mitigasi Bencana dan Pemberdayaan Masyarakat
Hamdani : Penyambutan Dandim dan Kapolres Baru: Harapan Baru untuk Tanjab Barat 
Eskalasi Situasi Keamanan di Iran, Kemlu: Kondisi WNI Terpantau Aman dan Belum Perlu Evakuasi
Berpamitan, AKBP Agung Basuki Sebut Tugas di Tanjab Barat Tinggalkan Kesan Mendalam
Korban Kedua yang Hilang di Sungai Pengabuan Ditemukan Meninggal Dunia
AKBP Maulia Kuswicaksono, Kapolres Baru Tiba di Mapolres Tanjab Barat
KILAS BALIK: Jejak Tiga Menteri Agama yang Terjerat Skandal Pengelolaan Haji
Sepanjang 2025, Pertamina Sukses Fasilitasi 5.888 Sertifikasi UMKM Mitra Binaan
Berita ini 90 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:14 WIB

Hamdani : Penyambutan Dandim dan Kapolres Baru: Harapan Baru untuk Tanjab Barat 

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:09 WIB

Eskalasi Situasi Keamanan di Iran, Kemlu: Kondisi WNI Terpantau Aman dan Belum Perlu Evakuasi

Senin, 12 Januari 2026 - 19:22 WIB

Berpamitan, AKBP Agung Basuki Sebut Tugas di Tanjab Barat Tinggalkan Kesan Mendalam

Senin, 12 Januari 2026 - 14:30 WIB

Korban Kedua yang Hilang di Sungai Pengabuan Ditemukan Meninggal Dunia

Senin, 12 Januari 2026 - 09:01 WIB

AKBP Maulia Kuswicaksono, Kapolres Baru Tiba di Mapolres Tanjab Barat

Berita Terbaru