indexexchange.com, 192806, RESELLER, 50b1c356f2c5c8fc smaato.com, 1100042823, RESELLER, 07bcf65f187117b4 opera.com, pub5766157273984, DIRECT, 55a0c5fd61378de3 pubmatic.com, 158565, RESELLER, 5d62403b186f2ace yahoo.com, 58935, RESELLER, e1a5b5b6e3255540 appnexus.com, 13227, RESELLER
    LIVETV
Dinkes Provinsi Jambi Ungkap Penyebab Kasus Stunting Masih Tinggi 4 Nama Ini Berpeluang Gantikan Posisi Tjahjo Kumolo Sebagai Menpan-RB Sebanyak 46 Jamaah Calon Haji Indonesia Dipulangkan ke Tanah Air 212 Peserta Meriahkan Lomba Mancing Polres Muaro Jambi, Hadiah Utama 100 Juta SKK Migas-PetroChina Launching Wisata Embung Bina Lestari di Betara

Home / Food's

Minggu, 15 Agustus 2021 - 12:04 WIB

TNI Berikan Latihan Cara membuat Manisan Salak di Kampung Yowong

Ketika TNI Berikan Latihan Cara membuat Manisan Salak di Kampung Yowong, Papua.

Ketika TNI Berikan Latihan Cara membuat Manisan Salak di Kampung Yowong, Papua.

SKAMTO – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos Skamto mengadakan pelatihan cara pembuatan manisan salak kepada mama-mama untuk meningkatkan ekonomi kampung Yowong Rt 2 Distrik Arso Barat Kab. Keerom.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kompi Tempur (Dankipur B) Lettu Inf Hery Wahyu Saputra pada saat memberikan pelatihan kepada mama-mama di Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kab. Keerom melalui rilis tertulis, Sabtu (14/8/2021).

Dankipur B mengatakan hal ini dilakukan agar warga setempat bisa memanfaatkan hasil alam yang ada. Kampung Yowong sangat banyak buah salak, biasanya warga setempat hanya memakan buahnya saja dan yang masih kurang manis kebanyakan dibuang.

BACA JUGA :  Sedan dan Pajero Terlibat Tabrakan di Kota Jambi, Begini Kondisinya

Hal ini membuat Personel Pos Skamto yang berada di Kampung Yowong berinisiatif mengadakan sosialisasi dan mengajarkan pemanfaatan buah salak yang kurang manis yang terbuang begitu saja untuk dimanfaatkan menjadi manisan salak dan nantinya memiliki  harga jual di pasar.

Hery menyebutkan cara membuat manisan salak terbilang mudah.

“kupas salak dan pisahkan dari bijinya lalu dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Lanjutnya, panaskan kembali air saringan sari buah salak, masukkan gula ke dalam air rebusan salak yang masih dalam keadaan mendidih, masukkan benzoate dan asam sitrat lalu diaduk hingga merata, dan sari salak siap dikemas”, ujar Hery.

BACA JUGA :  Sebanyak 46 Jamaah Calon Haji Indonesia Dipulangkan ke Tanah Air

“Pengemasan dilakukan dalam keadaan sari buah salak masih dalam kondisi panas agar kuman tidak dapat berkembang” sambung Hery.

Perlu dilketahui juga, buah salah kaya akan vitamin serta nutrisi. Dalam salak terdapat zat besi, kalsium, mineral, vitamin B2, Vitamin C, fosfor serta protein.

Mama Marta mengatakan manisan salak ini nantinya akan dipasarkan.

“Tentunya ini akan menjadi penghasilan tambahan untuk membantu meningkatkan ekonomi warga”, pungkasnya.(Edt)

Share :

Baca Juga

Food's

Anwar Sadat : Pemerintah Berkewajiban Menjamin Masyarakat Mendapatkan Makanan Halal

Food's

HUT RI Ke-76 : Warga Kota Jambi yang Nama AGUS Bisa Makan Gratis Luminor Hotel

Food's

Momen Idul Adha Banyak Daging Kurban, Ini Tips Mudah Mengolah Daging Sapi agar Cepat Empuk Tanpa Presto Hanya 17 Menit