YTUBE
BREAKING NEWS : BNNP Jambi Ringkus 2 Pengedar Sabu Asal Sumsel di Sungai Bahar Razia Besar-Besaran, Polresta Jambi Kerahkan Ratusan Personel ke Pulau Pandan Ini Rincian Napi Disulkan Terima Remisi Natal 2022 di Lapas se Provinsi Jambi Dicurigai Jadi Lapak Nyabu, Sejumlah Basecamp dan Pondok Terpal di Pulau Pandan Dihancurkan Polisi Polda Jambi Terima Penghargaan dari Kementrian ATR/BPN Atas Penyelesaian Konflik Lahan Warga SAD 113

Home / Food's

Minggu, 15 Agustus 2021 - 12:04 WIB

TNI Berikan Latihan Cara membuat Manisan Salak di Kampung Yowong

Ketika TNI Berikan Latihan Cara membuat Manisan Salak di Kampung Yowong, Papua.

Ketika TNI Berikan Latihan Cara membuat Manisan Salak di Kampung Yowong, Papua.

SKAMTO – Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos Skamto mengadakan pelatihan cara pembuatan manisan salak kepada mama-mama untuk meningkatkan ekonomi kampung Yowong Rt 2 Distrik Arso Barat Kab. Keerom.

Hal tersebut disampaikan Komandan Kompi Tempur (Dankipur B) Lettu Inf Hery Wahyu Saputra pada saat memberikan pelatihan kepada mama-mama di Kampung Yowong Distrik Arso Barat Kab. Keerom melalui rilis tertulis, Sabtu (14/8/2021).

Dankipur B mengatakan hal ini dilakukan agar warga setempat bisa memanfaatkan hasil alam yang ada. Kampung Yowong sangat banyak buah salak, biasanya warga setempat hanya memakan buahnya saja dan yang masih kurang manis kebanyakan dibuang.

BACA JUGA :  Menang Adu Penalti, Kecamatan Tebing Tinggi Juara Bupati Cup 2022

Hal ini membuat Personel Pos Skamto yang berada di Kampung Yowong berinisiatif mengadakan sosialisasi dan mengajarkan pemanfaatan buah salak yang kurang manis yang terbuang begitu saja untuk dimanfaatkan menjadi manisan salak dan nantinya memiliki  harga jual di pasar.

Hery menyebutkan cara membuat manisan salak terbilang mudah.

“kupas salak dan pisahkan dari bijinya lalu dipotong-potong menjadi beberapa bagian. Lanjutnya, panaskan kembali air saringan sari buah salak, masukkan gula ke dalam air rebusan salak yang masih dalam keadaan mendidih, masukkan benzoate dan asam sitrat lalu diaduk hingga merata, dan sari salak siap dikemas”, ujar Hery.

BACA JUGA :  BREAKING NEWS : Lantai 5 Gedung Kemenkumham Terbakar

“Pengemasan dilakukan dalam keadaan sari buah salak masih dalam kondisi panas agar kuman tidak dapat berkembang” sambung Hery.

Perlu dilketahui juga, buah salah kaya akan vitamin serta nutrisi. Dalam salak terdapat zat besi, kalsium, mineral, vitamin B2, Vitamin C, fosfor serta protein.

Mama Marta mengatakan manisan salak ini nantinya akan dipasarkan.

“Tentunya ini akan menjadi penghasilan tambahan untuk membantu meningkatkan ekonomi warga”, pungkasnya.(Edt)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Food's

Meriahkan MTQ ke-50 di Suak Labu, Dekranasda Tanjabbar Gelar Produk Makanan dan Kerajinan Lokal

Food's

HUT RI Ke-76 : Warga Kota Jambi yang Nama AGUS Bisa Makan Gratis Luminor Hotel

Food's

Eco Print dan Makanan Laut Khas Tanjabbar Laris Manis Terjual di Arena MTQ Sungai Penuh

Food's

Momen Idul Adha Banyak Daging Kurban, Ini Tips Mudah Mengolah Daging Sapi agar Cepat Empuk Tanpa Presto Hanya 17 Menit

Food's

Anwar Sadat : Pemerintah Berkewajiban Menjamin Masyarakat Mendapatkan Makanan Halal