LIVE
Ini Aturan Baru Pemberlakukan Jam Malam di Tanjab Barat Danrem 042 Gapu Berikan Materi kepada KKDN Sespimti Polri Pemkab Tanjabbar Jalin Kerjasama dengan DJKN Sumsel dan BPKP Jambi Spektakuler, Dandim 0419/Tanjab Patroli Karhutla bersama Komunitas Motor Pecinta Alam Yogi : Isu Pembelian Mobil Baru Bupati itu Tidak Benar

Home / Bisnis / Ekonomi

Rabu, 29 Juli 2020 - 21:26 WIB

Udang Pepai Menjanjikan Pengasilan Bagi Nelayan dan Ibu Rumah Tangga di Kuala Tungkal

FOTO : Pengolahan Udang Pepai atau Ebi Oleh Nelayan Kuala Tungkal

FOTO : Pengolahan Udang Pepai atau Ebi Oleh Nelayan Kuala Tungkal

KUALA TUNGKAL – Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah salah satu Kabupaten yang terletak di Provinsi Jambi yang memiliki daerah pesisir pantai dan laut.

Hal itu tentunya membuat Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki potensi sumber daya perikanan dan kelautan yang cukup besar dan menghasilkan.

Salah satunya adalah udang pepai atau udang rebon yang sudah di keringkan dan juga digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan terasi.

Udang rebon salah satu hasil tangkapan laut yang memiliki hasil dengan nilai ekonomis pengembangan usaha ini sudah banyak dilakukan masyarakat nelayan terutama di Kampung nelayan Kuala Tungkal.

BACA JUGA :  Siaga Karhutla, Kapolsek Tebing Tinggi Lakukan Pemantauan Via Menara Api di Distrik I PT WKS

Andi, salah seorang nelayan mengatakan, bahwa dirinya hari hari lebih mudah mendapatkan udang papai dari pada ikan.

“Kalau tangkapan ikan di laut berkurang,udang papai ini bisa juga menambah penghasilan hari hari,”ujarnya.

Tetapi dirinya tetap bersyukur karena selain mencari ikan, udang papai juga dapat menambah penghasilannya untuk menghidupi keluarganya.

“Pendapatan dilaut terkadang tidak bisa dipastikan,sehari bisa mendapatkan udang papai, 20 sampai 40 Kilo gram ,tak tentulah tergantung cuaca,” katanya.

Disisi lain, tangkapan udang papai atau udang rebon ini juga sangat membantu ibu rumah tangga untuk meringankan beban suami mereka.

BACA JUGA :  Susu Gambar Beruang Juga Ikut Langka di Kuala Tungkal

Kambeceng, seorang ibu tangga ini mengatakan, ia sehari hari mengambil upah 2 ribu perkilonya dari mengayak dan menjemur udang papai ini dihamparan penjemuran ditengah teriknya matahari.

“Penghasilan kadang Rp 50 sampai Rp 60 ribu sehari,tak tentulah,tergantung yang membawa udang papai dari laut, jadilah buat bantu penghasilan suami,” kata Rahima, yang suaminya seorang nelayan.

Dia juga menuturkan, walaupun di masa musim corona ini penghasilannya tetap seperti biasa tidak ada perubahan.

“Ya seperti biasanya lah, tidak ada yang menurun,” jawabnya singkat.(Mir)

Share :

Baca Juga

Bisnis

Carrageenan: Sustainability From Farm to Table

Ekonomi

Ultimate Winter Driving Tips

Bisnis

Produksi Tas Purun Desa Pematang Buluh Siap Dipasarkan di Pasar Lokal dan Nasional

Ekonomi

2020 UMK Tanjabbar Naik, Perusahaan Diminta Menyesuaikan

Ekonomi

Anwar Sadat Minta OPD Tindaklanjuti Penawaran Kerjasama BSI

Advetorial

Bupati Safrial Lepas 4.000 Paket Sembao untuk Pasar Murah Lebaran

Tanjab Barat

Daging Beku Bulog Tanjab Barat Kosong, ini Penyebabnya

Bisnis

Pengolah Kristal Jahe Sungai Gebar Barat Butuh Sertifikat Halal