LIVE TV
Akses Jalan Kabupaten Rusak Parah, Warga Sungai Gelam Tagih Janji Politik Bupati dan DPRD Cegah Penyeludupan, Kapolres Tanjab Barat Kukuhkan Pokdar Kamtibmas Pesisir ‘GEMMPUR’ Wabup Amir Sakib Apresiasi Pembentukan Pokdar Kamtibmas Pesisir Polres Tanjabbar Polres Tanjabbar Kembali Gagalkan Penyeludupan 77 Box Benih Lobster di Kuala Indah Kapal Bermuatan Sawit Tujuan Muara Sabak Tenggelam Dihantam Gelombang

Home / Bisnis / Ekonomi

Rabu, 29 Juli 2020 - 21:26 WIB

Udang Pepai Menjanjikan Pengasilan Bagi Nelayan dan Ibu Rumah Tangga di Kuala Tungkal

FOTO : Pengolahan Udang Pepai atau Ebi Oleh Nelayan Kuala Tungkal

FOTO : Pengolahan Udang Pepai atau Ebi Oleh Nelayan Kuala Tungkal

KUALA TUNGKAL – Kabupaten Tanjung Jabung Barat adalah salah satu Kabupaten yang terletak di Provinsi Jambi yang memiliki daerah pesisir pantai dan laut.

Hal itu tentunya membuat Kabupaten Tanjung Jabung Barat memiliki potensi sumber daya perikanan dan kelautan yang cukup besar dan menghasilkan.

Salah satunya adalah udang pepai atau udang rebon yang sudah di keringkan dan juga digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan terasi.

BACA JUGA :  Cegah Penyeludupan, Kapolres Tanjab Barat Kukuhkan Pokdar Kamtibmas Pesisir 'GEMMPUR'

Udang rebon salah satu hasil tangkapan laut yang memiliki hasil dengan nilai ekonomis pengembangan usaha ini sudah banyak dilakukan masyarakat nelayan terutama di Kampung nelayan Kuala Tungkal.

Andi, salah seorang nelayan mengatakan, bahwa dirinya hari hari lebih mudah mendapatkan udang papai dari pada ikan.

“Kalau tangkapan ikan di laut berkurang,udang papai ini bisa juga menambah penghasilan hari hari,”ujarnya.

Tetapi dirinya tetap bersyukur karena selain mencari ikan, udang papai juga dapat menambah penghasilannya untuk menghidupi keluarganya.

BACA JUGA :  Dua Perempuan Isi PAW Anggota DPRD Tanjab Barat

“Pendapatan dilaut terkadang tidak bisa dipastikan,sehari bisa mendapatkan udang papai, 20 sampai 40 Kilo gram ,tak tentulah tergantung cuaca,” katanya.

Disisi lain, tangkapan udang papai atau udang rebon ini juga sangat membantu ibu rumah tangga untuk meringankan beban suami mereka.

Kambeceng, seorang ibu tangga ini mengatakan, ia sehari hari mengambil upah 2 ribu perkilonya dari mengayak dan menjemur udang papai ini dihamparan penjemuran ditengah teriknya matahari.

BACA JUGA :  Waspada, Gelombang Pesisir Timur Berpotensi Ketinggian 2,5 Meter

“Penghasilan kadang Rp 50 sampai Rp 60 ribu sehari,tak tentulah,tergantung yang membawa udang papai dari laut, jadilah buat bantu penghasilan suami,” kata Rahima, yang suaminya seorang nelayan.

Dia juga menuturkan, walaupun di masa musim corona ini penghasilannya tetap seperti biasa tidak ada perubahan.

“Ya seperti biasanya lah, tidak ada yang menurun,” jawabnya singkat.(Mir)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Jelang Natal dan Tahun Baru, Bupat Safrial Sidak Harga Sembako di Pasar Kuala Tungkal

Ekonomi

Di Kuala Tungkal, Harga Bahan Pokok di Pasar Belum Stabil

Berita

Trayek Baru Kapal Roro Kuala Tungkal – Batam Diresmikan

Ekonomi

2020 UMK Tanjabbar Naik, Perusahaan Diminta Menyesuaikan

Ekonomi

Permudah Berusaha Pemkab Tanjab Barat Bentuk Satgas dan Layanan Pengaduan

Ekonomi

Bazar Sembako Murah PT LPPPI Untuk Masyarakat Tebing Tinggi

Berita

Tarif Roro Tak Mengalami Kenaikan Jelang Lebaran

Advetorial

Danrem 042/Gapu Dampingi Anggota Komisi XI DPR RI Sidak Ke Pasar Angso Duo