Unit PPA Polres Tanjabbar Berikan Trauma Healing Pada Keluarga dan Anak Korban KDRT

  • Whatsapp
FOTO : Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjab Barat dipimpin langsung Kapolres Tanja Barat AKBP Gunur Saputro, SIK, MH tengah Memberikan Trauma Healing pada Anak Keluarga Korban KDRT, Jumat (07/08/20)

KUALA TUNGKAL – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Tanjab Barat dipimpin langsung Kapolres Tanjab Barat AKBP Gunur Saputro, SIK, MH bersama Waka Polres Kompol Wirmanto Dinata, S.Ag, MM kunjungi keluarga korban KDRT yang menyebabkan meninggalnya Arbaiyah akibat dianiaya suaminya sendiri di Kelurahan Tungkal Harapan, Jumat (07/08/20) malam.

Kapolres Tanjab Barat AKBP Gunur Saputro melalui Wakapolres Kompol Wirmanto Dinata mengatakan kunjungan ke rumah almarhumah Arbaiyah korban KDRT guna melakukan trauma healing dan pemberian sembako kepada keluarga korban sebagai bentuk tali asih dari Polres.

Berita Lainnya

“Kebetulan ini kunjungan kita yang kedua. Sekalian kita melakukan trauma healing kepada keluarga korban terutama anak yang almarhumah tinggalkan, supaya mereka merasa terhibur,” ucap Waka Polres, Sabtu.

Kunjungan ini juga sekaligus memberikan motivasi agar keluarga yang ditinggalkan selalu sabar dan tabah menerima kenyataan atas peristiwa yang sudah terjadi.

“Sekalian kita memberikan bantuan berupa sembako untuk mensuport dan  membagikan kepada keluarga korban dengan momen yang pada saat ini kebetulan malam 7 hari almarhumah Arbaiyah dan masyarakat sekitar,” sebutnya.

FOTO : Kapolres Tanja Barat AKBP Gunur Saputro, SIK, MH tengah Memberikan Trauma Healing pada Anak Keluarga Korban KDRT, Jumat (07/08/20)

Wirmanto menambahkan trauma healing diberikan pihaknya terutama terhadap anak almarhumah, supaya mereka bisa menerima kenyataan yang sudah terjadi pada saat ini.

Kejadian kekerasan yang terjadi di dalam rumah tangga ketika dilihat oleh anak bisa menimbulkan trauma.

Ini juga kata Wirmanto sekaligus memberikan daya tingkat kesabaran terhadap peristiwa yang sudah terjadi, sehingga mengambil secara hikmah daripada kejadian yang sudah terjadi.

“Kita juga memberikan keyakinan kepada keluarga terutama anaknya supaya tetap bersemangat dalam menjalani kenyataan ini,” pungkasnya.(Mir)

Berita terkait