LIVE
Komisi II DPRD Dorong Pemkab Tanjabbar Beli Mesin PCR Besok, Sejumlah Pelanggan PLN di Wilayah Ini Alami Pemadaman Listrik Dewan Minta Pemkab Tanjabbar Kaji Ulang Kontrak PetroChina Satgas Covid-19 Buka Rekrutmen Tracer Covid-19 Posko Satgas Desa/Kelurahan 11 Provinsi, Tertarik? Bupati Anwar Sadat Pimpin Rapat Persiapan Pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi

Home / Berita

Rabu, 7 April 2021 - 10:42 WIB

11 Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tarawih, Tadarus di Masjid dan Shalat Id

Berikut 11 Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Termasuk Shalat Tarawih, Tadarus di Masjid dan Shalat Id. FOTO : Istimewa

Berikut 11 Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Termasuk Shalat Tarawih, Tadarus di Masjid dan Shalat Id. FOTO : Istimewa

TANJAB BARAT Kementerian Agama (Kemenag) telah mengeluarkan Surat Edaran Kemenag Nomor 03 Tahun 2021 terkait Panduan Ibadah selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah atau 2021 Masehi.

Surat Edaran tersebut ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Senin (05/04/21) ditujukan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Kepala Kankemenag Kab/Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Indonesia, serta para Pengurus dan Pengelola Masjid dan Mushala.

Melansir laman Kemenag, berikut adalah 11 panduan pelaksanaan ibadah selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah yang tertuang dalam surat edaran dari Kemenag sebagai berikut.

  1. Umat Islam, kecuali bagi yang sakit atau atas alasan syar’i lainnya yang dapat dibenarkan, wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sesuai hukum syariah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama.
  2. Sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti.
  3. Dalam hal kegiatan Buka Puasa Bersama tetap dilaksanakan, harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan.
  4. Pengurus masjid/musala dapat menyelenggarakan kegiatan ibadah antara lain:
    • Salat fardu lima waktu, salat tarawih dan witir, tadarus Alquran, dan iktikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas masjid/musaala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antarjamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing.
    • Pengajian/Ceramah/Taushiyah/Kultum Ramadan dan Kuliah Subuh, paling lama dengan durasi waktu 15 menit.
    • Peringatan Nuzulul Quran di masjid/musala dilaksanakan dengan pembatasan jumlah audiens paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
  5. Pengurus dan pengelola masjid/musala sebagaimana angka 4 (empat) wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan dan mengumumkan kepada seluruh jamaah, seperti melakukan disinfektan secara teratur, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk masjid/musala, menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing.
  6. Peringatan Nuzulul Quran yang diadakan di dalam maupun di luar gedung, wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan jumlah audiens paling banyak 50% dari kapasitas tempat/lapangan.
  7. Vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan di bulan Ramadan berpedoman pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 Saat Berpuasa, dan hasil ketetapan fatwa ormas Islam lainnya.
  8. Kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan shadaqah (ZIS) serta zakat fitrah oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan massa.
  9. Dalam penyelenggaraan ibadah dan dakwah di bulan Ramadan, segenap umat Islam dan para mubaligh/penceramah agama agar menjaga ukhuwwah Islamiyah, ukhuwwah wathaniyah, dan ukhuwwah basyariyah, serta tidak mempertentangkan masalah khilafiyah yang dapat mengganggu persatuan umat.
  10. Para mubaligh/penceramah agama diharapkan berperan memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, akhlaqul karimah, kemaslahatan umat, dan nilai-nilai kebangsaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui bahasa dakwah yang tepat dan bijak sesuai tuntunan Alquran dan As-sunnah.
  11. Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M dapat dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, kecuali jika perkembangan Covid-19 semakin negatif (mengalami peningkatan) berdasarkan pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk seluruh wilayah negeri atau pemerintah daerah di daerahnya masing-masing.(*)
BACA JUGA :  Pemerintah Resmi Perpanjang PPKM Level 4 sampai 9 Agustus

DOWNLOAD : Surat Edaran Kemenag Nomor 03 Tahun 2021 terkait Panduan Ibadah selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah atau 2021 Masehi

Share :

Baca Juga

Berita

Satu dari 130 Calon PPK Dinyatakan Gugur Tahap Tes Wawancara

Berita

Seorang Kakek Di Parit 4 Kampung Nelayan Hilang Saat Ke Kebun

Berita

Ini Aturan Baru Pemberlakukan Jam Malam di Tanjab Barat

Berita

Ratusan APK Caleg Di Tanjabbar Ditertibkan Bawaslu dan Tim Gabungan

Berita

Ops Yustisi Optimalisasi Penggunaan Masker Puluhan Warga Tersanksi Push Up

Berita

SKK Migas-PetroChina Raih Empat Penghargaan dari Menteri Ketenagakerjaan dan Pemprov Jambi
FOTO : Danrem 042/Gapu, Brigjen TNI Zulkifli saat Membagikan Paket Sembako "Korem Peduli Sesamo," kepada Masyarakat Desa Labuhan Pering, Tanjab Timur, Rabu (15/07/20).

Berita

Danrem 042/Gapu Bagikan Sembako di Lokasi TMMD Labuhan Pering

Berita

Peringatan Dini Cuaca 14 Mei 2021, BMKG: Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Bisa Terjadi di 18 Wilayah