LIVETV
Danrem 042/Gapu Memberi Pembekalan Bela Negara Kepada 168 Siswa Diktuk Bintara Polri Solar Lancar, Nelayan Kuala Tungkal Kembali Mulai Melaut Pemkab Tanjab Barat Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW dan Peringatan Hari Santri Nasional Kapolres Tanjab Barat Pimpin Sertijab Kabag Ops, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba Twibbon Hari Santri 22 Oktober 2021




Home / Berita

Rabu, 7 April 2021 - 10:42 WIB

11 Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tarawih, Tadarus di Masjid dan Shalat Id

Berikut 11 Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Termasuk Shalat Tarawih, Tadarus di Masjid dan Shalat Id. FOTO : Istimewa

Berikut 11 Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Termasuk Shalat Tarawih, Tadarus di Masjid dan Shalat Id. FOTO : Istimewa

TANJAB BARAT Kementerian Agama (Kemenag) telah mengeluarkan Surat Edaran Kemenag Nomor 03 Tahun 2021 terkait Panduan Ibadah selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah atau 2021 Masehi.

Surat Edaran tersebut ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Senin (05/04/21) ditujukan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Kepala Kankemenag Kab/Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Indonesia, serta para Pengurus dan Pengelola Masjid dan Mushala.

Melansir laman Kemenag, berikut adalah 11 panduan pelaksanaan ibadah selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah yang tertuang dalam surat edaran dari Kemenag sebagai berikut.

  1. Umat Islam, kecuali bagi yang sakit atau atas alasan syar’i lainnya yang dapat dibenarkan, wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sesuai hukum syariah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama.
  2. Sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti.
  3. Dalam hal kegiatan Buka Puasa Bersama tetap dilaksanakan, harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan.
  4. Pengurus masjid/musala dapat menyelenggarakan kegiatan ibadah antara lain:
    • Salat fardu lima waktu, salat tarawih dan witir, tadarus Alquran, dan iktikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas masjid/musaala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antarjamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing.
    • Pengajian/Ceramah/Taushiyah/Kultum Ramadan dan Kuliah Subuh, paling lama dengan durasi waktu 15 menit.
    • Peringatan Nuzulul Quran di masjid/musala dilaksanakan dengan pembatasan jumlah audiens paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
  5. Pengurus dan pengelola masjid/musala sebagaimana angka 4 (empat) wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan dan mengumumkan kepada seluruh jamaah, seperti melakukan disinfektan secara teratur, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk masjid/musala, menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing.
  6. Peringatan Nuzulul Quran yang diadakan di dalam maupun di luar gedung, wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan jumlah audiens paling banyak 50% dari kapasitas tempat/lapangan.
  7. Vaksinasi Covid-19 dapat dilakukan di bulan Ramadan berpedoman pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 Saat Berpuasa, dan hasil ketetapan fatwa ormas Islam lainnya.
  8. Kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan shadaqah (ZIS) serta zakat fitrah oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan massa.
  9. Dalam penyelenggaraan ibadah dan dakwah di bulan Ramadan, segenap umat Islam dan para mubaligh/penceramah agama agar menjaga ukhuwwah Islamiyah, ukhuwwah wathaniyah, dan ukhuwwah basyariyah, serta tidak mempertentangkan masalah khilafiyah yang dapat mengganggu persatuan umat.
  10. Para mubaligh/penceramah agama diharapkan berperan memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, akhlaqul karimah, kemaslahatan umat, dan nilai-nilai kebangsaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui bahasa dakwah yang tepat dan bijak sesuai tuntunan Alquran dan As-sunnah.
  11. Salat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021 M dapat dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, kecuali jika perkembangan Covid-19 semakin negatif (mengalami peningkatan) berdasarkan pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk seluruh wilayah negeri atau pemerintah daerah di daerahnya masing-masing.(*)
BACA JUGA :  Kapolres Tanjab Barat Pimpin Sertijab Kabag Ops, Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba

DOWNLOAD : Surat Edaran Kemenag Nomor 03 Tahun 2021 terkait Panduan Ibadah selama Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah atau 2021 Masehi

Share :

Baca Juga

Berita

Jamaah Haji Asal Tanjab Barat Tiba di Kuala Tungkal Tanggal 8 September 2019

Berita

Pangdam II/Sriwijaya dan Gubernur Lampung Koordinasi Penanganan Tsunami

Berita

Polsek Betara dan Koramil 419-03/TI Patroli Terpadu Cegah Karhutla Disertai Latihan Peamadaman Api

Berita

Danrem 042 Gapu Berikan Wasbang pada Kader PMII dan Ratusan Santri Ponpes Manarul Huda Batanghari

Berita

Cegah Corona, 41 Anggota Kodim 0419/Tanjab di Rapid Test

Berita

Automated Containers Make Organic Urban Farming Feasible

Berita

Jenazah HSH Ditemukan Di Rantau Badak Merlung Akhirnya Dimakamkan

Berita

Empat Putra Tanjab Barat Akan Dikirim Magang Kerja ke Jepang