LIVE TV
Bupati Anwar Sadat Siap Bersinergi dengan HMI Untuk Kemajuan Tanjab Barat Perkembangan Terkini Aktifitas Perusahaan Panas Bumi PT Sorik Marapi Geothermal Power Lapas Kuala Tungkal Deklarasikan Pencanangan ZI Menuju WBK dan WBBM Banyak Timbulkan Korban, Polda Jambi Imbau Warga Tak Lakukan VCS Polsek Betara dan Koramil 419-03/TI Patroli Terpadu Cegah Karhutla Disertai Latihan Peamadaman Api

Home / Pilkada

Selasa, 24 November 2020 - 16:50 WIB

142 Petugas KPPS Pilkada Tanjabbar Reaktif Rapid Test

FOTO : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat dr. Hj. Andi Pada, M.Kes, Senin (30/07/18)

FOTO : Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjab Barat dr. Hj. Andi Pada, M.Kes, Senin (30/07/18)

KUALA TUNGKAL – Sebanyak 142 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat harus menjalankan isolasi mandiri.

Pasalnya, mereka dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid tes COVID-19 yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjab Barat.

Penyelenggara Pilkada yang di-rapid test mulai dari PPK dan sekretariat, PPS dan KPPS hingga PAM TPS keseluruhan mencapai 6.030 orang.

BACA JUGA :  Baru Dilantik Jadi Bupati, H. Anwar Sadat Ditunjuk Jadi Ketua DPD PAN Tanjab Barat 2021- 2025

“Ya, rapid test hasilnya ada 142 orang yang reaktif rapid test,” terang Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat, dr. Hj. Andi Pada, M.Kes, Selasa (24/11/20).

Sesuai dengan protokol kesehatan,  kata dia semua petugas yang reaktif rafid test harus menjalankan isolasi mandiri dan di Swab Tes untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan sebagi upaya pemutusan rantai pandemi Covid-19.

“Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri sampai menunggu hasil swab test//Real Time– Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) keluar, untuk memastikan apakah postif terpapar Covid-19,” jelas Andi Pada.

BACA JUGA :  Selama 2020, Karhutla Hanguskan 36,6 Hektar Lahan di Tanjab Barat

Sementara Ketua KPU Tanjab Barat, Hairuddin melalui Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, M. Ilyas, mengatakan bahwa pihaknya menyikapi ada ratusan petugas KPPS yang dari hasil rapid test reaktif, KPU akan bertindak sesuai aturan.

BACA JUGA :  Program Kerja 99 Hari Pertama Termasuk Perombakan Pejabat? Ini Kata UAS

“Sesuai dengan regulasi kami, jika hasil rapid test reaktif maka mereka memang harus menjalankan isolasi mandiri. Dan yang bersangkutan juga tidak boleh diberhentikan. Apabila sudah sembuh nanti bisa tetap melanjutkan tugasnya sebagai KPPS,” kata Ilyas.

“Tapi apabila di swab positif dan merasa dirinya sakit, tidak bisa menjalankan tugas dan mengundurkan diri, maka kita akan melakukan penggantian,” tandasnya. (*Hk)

Share :

Baca Juga

Berita

KPU Tanjabar Rekrut 402 Anggota PPS Untuk Pilkada 2020

Pilkada

Besok, KPU Tanjabbar Gelar Pleno Tertutup Penetapan Paslon Pilkada 2020

Pilkada

Yuninnta Masih Rahasiakan Parpol Koalisi

Pilkada

Tiga Bacalon Pilkada Tanjabbar Jalani Tes Kesehatan Mulai Hari Ini

Pilkada

Polres Tanjabbar Gelar Rakor Linsek Operasi Pengamanan Pilkada Serentak 2020

Pilkada

Malam Ini KPU akan Tertibkan APK Paslon

Pilkada

Ini 13 Anggota Panwas Kelurahan/Desa Kecamatan Pengabuan Terpilih

Pilkada

Ini Persyaratan Pendaftaran Calon Panwas Desa dan Kelurahan