LIVE
RS Bratanata Jambi Resmi Naik Status Danone Indonesia Bersama Kemendikbudristek Dukung Percepatan Vaksinasi PTK dan Peserta Didik Danrem 042/Gapu Hadiri Peresmian Kenaikan Status Rumkit Bratanata Jambi Pohon dan Tanaman Sekitar Jaringan Listrik Akan dilakukan Pemangkasan Bupati Perintahkan Inspektorat Imbau OPD Penuhi Dokumen Diminta BPK

Home / Pilkada

Selasa, 24 November 2020 - 16:50 WIB

142 Petugas KPPS Pilkada Tanjabbar Reaktif Rapid Test

KUALA TUNGKAL – Sebanyak 142 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat harus menjalankan isolasi mandiri.

Pasalnya, mereka dinyatakan reaktif setelah menjalani rapid tes COVID-19 yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjab Barat.

Penyelenggara Pilkada yang di-rapid test mulai dari PPK dan sekretariat, PPS dan KPPS hingga PAM TPS keseluruhan mencapai 6.030 orang.

BACA JUGA :  Kapolres Tanjabbar Tinjau Vaksinasi di Gerai Vaksin TNI-Polri di PKM Rawat Inap Teluk Nilau

“Ya, rapid test hasilnya ada 142 orang yang reaktif rapid test,” terang Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat, dr. Hj. Andi Pada, M.Kes, Selasa (24/11/20).

Sesuai dengan protokol kesehatan,  kata dia semua petugas yang reaktif rafid test harus menjalankan isolasi mandiri dan di Swab Tes untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan sebagi upaya pemutusan rantai pandemi Covid-19.

“Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri sampai menunggu hasil swab test//Real Time– Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) keluar, untuk memastikan apakah postif terpapar Covid-19,” jelas Andi Pada.

BACA JUGA :  Mulai Hari Ini, Polres Tanjab Barat Gelar Operasi Patuh 2021

Sementara Ketua KPU Tanjab Barat, Hairuddin melalui Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, M. Ilyas, mengatakan bahwa pihaknya menyikapi ada ratusan petugas KPPS yang dari hasil rapid test reaktif, KPU akan bertindak sesuai aturan.

BACA JUGA :  Wijaya Hamzah, Atlet Taekwondo Asal Merangin Wakili Jambi di PON Papua 2021

“Sesuai dengan regulasi kami, jika hasil rapid test reaktif maka mereka memang harus menjalankan isolasi mandiri. Dan yang bersangkutan juga tidak boleh diberhentikan. Apabila sudah sembuh nanti bisa tetap melanjutkan tugasnya sebagai KPPS,” kata Ilyas.

“Tapi apabila di swab positif dan merasa dirinya sakit, tidak bisa menjalankan tugas dan mengundurkan diri, maka kita akan melakukan penggantian,” tandasnya. (*Hk)

Share :

Baca Juga

Pilkada

Tak Puas Hasil Pilkada, Paslon Bisa Gugat ke MK, Minimal Penuhi Unsur Ini

Pilkada

Danrem 042/Gapu Gelar Vicon Bersama Pangdam II/Swj Tertkait Kesiapan Pengamanan PSU Gubernur Jambi

Pilkada

DPT PSU Pilkada Jambi Ditetapkan 29.278 Jiwa

Berita

270 Calon Anggota PPK di Tanjab Barat Ikuti Tes Tertulis

Pilkada

Penetapan Paslon Bupati Terpilih, KPU Tunggu Surat Resmi dari MK

Pilkada

Perkuat Koordinasi Pilkada 2020, Kapolres Tanjabbar Silaturrahmi ke Bawaslu

Tanjab Barat

KPU Tanjabbar Dedline Bacalaon Perbaiki dan Lengkapai Berkas Pendaftaran Hingga 16 September

Pilkada

CE-Ratu dan Haris-Sani Daftar ke KPU