KUALA TUNGKAL – Aroma masakan ikan dan beragam kreasi kuliner memenuhi halaman Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Rabu (12/8/2026). Sebanyak 34 peserta dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat beradu kreativitas dalam Lomba Masak Serba Ikan yang digelar sebagai bagian dari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Tanjung Jabung Barat H. Anwar Sadat, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H. Turut hadir unsur Forkopimda, Ketua GOW, Ketua DWP, para Pejabat Tinggi Pratama, staf ahli, asisten, serta undangan lainnya.
Mengusung semangat kuliner nusantara berbasis pangan lokal, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan memasak, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan ikan sebagai bahan pangan yang dapat diolah menjadi hidangan sehat, lezat, menarik, dan memiliki nilai ekonomi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 34 peserta yang berasal dari kepala OPD beserta pasangan masing-masing, staf ahli, dan para asisten ditantang menghadirkan sajian terbaik dengan memanfaatkan bahan pangan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat Tahun 2026.
Dari Ikan Lokal, Lahir Kreasi Kuliner
GEMARIKAN menjadi momentum untuk memperkuat budaya makan ikan di tengah keluarga. Ikan tidak hanya dipandang sebagai lauk sehari-hari, tetapi dapat dikembangkan menjadi beragam sajian yang sesuai dengan selera dan kebutuhan anggota keluarga.
Melalui lomba tersebut, peserta menunjukkan bahwa bahan pangan ikan dapat diolah menjadi menu keluarga yang kreatif, kudapan yang menarik, hingga makanan bergizi untuk anak usia dini.
Selain memperkenalkan kandungan dan manfaat ikan, kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk semakin terampil mengolah hasil perikanan lokal menjadi produk kuliner yang memiliki daya tarik dan potensi ekonomi.
Konsep tersebut sejalan dengan kekayaan kuliner nusantara yang selama ini tumbuh dari pemanfaatan bahan pangan lokal. Dari dapur rumah tangga hingga peluang usaha, ikan dapat menjadi bahan utama berbagai inovasi makanan yang bernilai gizi sekaligus bernilai jual.
Tiga Kategori, Satu Semangat
Dalam perlombaan, peserta mengikuti tiga kategori, yakni Menu Keluarga, Menu Balita, dan Menu Kudapan.
Kategori Menu Keluarga menitikberatkan pada kreativitas mengolah ikan menjadi hidangan yang lezat, sehat, dan cocok disajikan untuk seluruh anggota keluarga.
Sementara Menu Balita menghadirkan nugget ikan sebagai salah satu pilihan makanan bergizi bagi anak. Menu ini diarahkan untuk mendukung edukasi pemenuhan pangan bergizi sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Adapun kategori Menu Kudapan menghadirkan kreasi makanan ringan atau minuman berbahan dasar buah-buahan.
Peserta diberikan waktu 90 menit untuk menyelesaikan Menu Keluarga dan Menu Balita. Setelah memasak, masing-masing peserta mempresentasikan hidangan kepada dewan juri, mulai dari bahan yang digunakan, proses pengolahan, hingga keunggulan dan kreativitas menu.
Ketua TP-PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hj. Fadhilah Sadat, S.H., bersama dewan juri juga berkeliling ke setiap stan untuk melihat langsung proses memasak, mencicipi hasil olahan, serta mendengarkan presentasi peserta.
Penilaian mencakup kreativitas dan inovasi resep, penyajian, cita rasa, higienitas dan keamanan pangan, keterampilan memasak, proporsi ikan, nilai gizi, hingga kekompakan peserta.
Kuliner Sehat, Ekonomi Menguat
Lomba Masak Serba Ikan melalui GEMARIKAN memperlihatkan bahwa kampanye makan ikan dapat dikemas secara kreatif melalui kekayaan kuliner. Pesan tentang gizi keluarga disampaikan bukan hanya melalui sosialisasi, tetapi juga melalui sajian yang bisa dilihat, dicicipi, dan dikembangkan kembali di rumah.
Beragam kreasi yang ditampilkan peserta diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Tanjung Jabung Barat untuk menghadirkan menu ikan yang lebih variatif, bergizi, aman, dan menggugah selera.
Di sisi lain, meningkatnya konsumsi ikan lokal juga membuka peluang bagi berkembangnya usaha kuliner berbahan baku hasil perikanan. Mulai dari makanan siap saji, kudapan, produk olahan, hingga usaha kuliner rumahan memiliki ruang untuk tumbuh seiring meningkatnya kreativitas pengolahan ikan.
Dengan demikian, GEMARIKAN tidak berhenti sebagai kampanye konsumsi ikan, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga, kesehatan masyarakat, potensi kuliner daerah, serta ekonomi produktif berbasis sumber daya lokal.
Pada akhirnya, pesan yang dibawa dari dapur-dapur peserta sederhana namun penting: keluarga sehat dapat dimulai dari piring makan yang bergizi, sementara potensi kuliner daerah dapat tumbuh dari bahan pangan yang tersedia di sekitar kita.
Melalui GEMARIKAN, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus mendorong lahirnya budaya makan ikan sejak dini sekaligus mengembangkan kreativitas pengolahan pangan lokal. Dari ikan yang sederhana, lahir sajian yang beragam; dari dapur keluarga, tumbuh peluang ekonomi; dan dari pola makan bergizi, diharapkan lahir generasi Tanjung Jabung Barat yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Penulis : Angah
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: Lintastungkal
Halaman : 1 2 Selanjutnya













Komentar