KUALA TUNGKAL – Potensi melimpah hasil laut Tanjung Jabung Barat kini siap naik kelas menjadi hidangan kekinian yang bernilai jual tinggi. Langkah strategis ini dimulai lewat Pelatihan Pembuatan Nugget Berbahan Dasar Ikan dan Udang yang resmi dibuka oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H. Acara yang digagas oleh Pokja III TP PKK ini berlangsung meriah di Taman Edukasi, Jalan Bahagia, Kecamatan Tungkal Ilir, Rabu (22/07).
Mengusung tema “Ibu Hebat, Pangan Aman, Keluarga Sehat”, agenda ini dihadiri oleh jajaran Staf Ahli II, Ketua dan Koordinator Pokja III TP PKK Kabupaten, serta perwakilan kader PKK dari 13 kecamatan dan para Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Fokus utama pelatihan ini adalah mengasah keterampilan mengolah hasil perikanan menjadi produk pangan lokal yang sehat, bergizi, dan siap bersaing di pasar kuliner.
Dalam sambutannya, Hj. Fadhilah Sadat menekankan bahwa inovasi kuliner berbasis bahan baku lokal adalah kunci utama dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendongkrak ekonomi keluarga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelatihan ini adalah langkah nyata kita untuk memajukan ekonomi kerakyatan. Ini sebuah inovasi kuliner yang sangat baik, selaras dengan misi Pokja III dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menghidupkan sektor UMKM di Tanjung Jabung Barat,” tuturnya.
Sebagai wilayah pesisir, Tanjung Jabung Barat dianugerahi pasokan ikan dan udang segar yang melimpah. Menurut Hj. Fadhilah, kunci utama dari kelezatan dan kualitas nugget premium yang sehat serta bergizi tinggi terletak pada pemilihan bahan baku yang benar-benar segar langsung dari tangkapan nelayan setempat.
Tak hanya soal bisnis, ia juga mengajak para ibu untuk lebih kreatif di dapur demi mengatasi anak yang pemilih terhadap makanan (picky eater). Mengubah ikan dan udang menjadi nugget dengan bentuk yang variatif dan menarik dinilai menjadi trik jitu agar anak-anak gemar mengonsumsi protein laut.
“Anak-anak sering bosan kalau ikan hanya digoreng atau dibakar biasa. Tapi kalau kita sulap jadi nugget rumahan yang gurih dan dibentuk lucu-lucu, mereka pasti lahap. Ini cara cerdas kita memenuhi kebutuhan gizi harian anak,” jelas Hj. Fadhilah sembari tersenyum.
Di akhir acara, Hj. Fadhilah berharap keterampilan mengolah nugget ini tidak sekadar menjadi menu meja makan, melainkan menjadi pemantik lahirnya ide bisnis kuliner rumahan (home industry) baru yang mampu menambah pundi-pundi penghasilan keluarga. Perempuan masa kini, tegasnya, harus mandiri dan terus mengupgrade keahlian diri.
Apresiasi tinggi juga diberikan kepada seluruh panitia yang sukses menyelenggarakan acara ini. Diharapkan, dari pelatihan ini akan lahir produk nugget lokal premium khas Tanjab Barat yang mampu menggerakkan roda ekonomi dan menyejahterakan masyarakat.*
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: PKK Tanjab Barat








Komentar