MUARO JAMBI, 26 Agustus 2026 — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Jambi menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi para murid menyusul kondisi kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi yang berada pada kategori berbahaya.
Kebijakan tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan MAN Insan Cendekia Jambi Nomor 701/Ma.05.10/HM.00.1/08/2026 tertanggal 26 Agustus 2026 tentang Pemberitahuan Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Dalam surat tersebut disebutkan, kebijakan PJJ menindaklanjuti Surat Edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi Nomor 400.3.5/12/DISDIKBUD/2026, Surat Edaran Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3 Tahun 2026, serta hasil pemantauan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan pemantauan pada Stasiun Muaro Jambi/Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, pada 24–25 Agustus 2026, konsentrasi PM2,5 tercatat mencapai 259,2 µg/m³. Sementara itu, nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) mencapai 313, yang berada dalam kategori berbahaya.
Untuk menjaga kesehatan dan keselamatan murid, MAN Insan Cendekia Jambi menetapkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar secara daring mulai 26 hingga 30 Agustus 2026.
Selain pembelajaran dilakukan secara daring, pihak madrasah juga mengatur agar murid dipulangkan dan dijemput oleh orang tua atau wali.
Selama PJJ berlangsung, murid diminta mengikuti pembelajaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Orang tua atau wali juga diminta memastikan anak mengikuti pembelajaran serta memantau kondisi kesehatannya.
Pihak madrasah turut mengimbau orang tua atau wali untuk membatasi aktivitas anak di luar rumah selama kondisi kualitas udara belum membaik.
Ketentuan pelaksanaan PJJ tersebut akan dievaluasi sesuai perkembangan kondisi kualitas udara. Apabila terjadi perubahan, informasi lebih lanjut akan disampaikan kepada orang tua atau wali murid.
Kebijakan ini diambil sebagai langkah untuk menjaga kesehatan dan keselamatan murid di tengah kondisi pencemaran udara yang tercatat berada pada level berbahaya.
Editor : Tim Redaksi
Sumber Berita: MAN IC Jambi













Komentar