Penurunan Prevalansi Stunting, Wabup Hairan : Target Tanjab Barat dalam RPJMD Sesuai Dengan RPJMN

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 18 Mei 2024 - 00:18 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

H Hairan, SH Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat. FOTO : Prokopim

H Hairan, SH Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat. FOTO : Prokopim

JAMBI – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat H. Hairan, SH menghadiri acara Pra Penilaian Kinerja Upaya Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten/Kota Provinsi Jambi Tahun 2023, Kamis (16/5/24).

Acara yang diselenggarakan di Kantor Bappeda Provinsi Jambi tersebut turut dihadiri oleh Para Tim Panelis, Para Kepala OPD/mewakili, Moderator serta tamu undangan lainnya.

Wabup Tanjab Barat H Hairan menjelaskan bahwa target penurunan stunting dalam RPJMD 2021-2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yaitu menurunkan prevalensi stunting(pendek dan sangat pendek) pada anak bawah usia 2 tahun menjadi 14 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Dia peran Kabupaten/Kota dalam percepatan penurunan angka stunting yaitu harus menyiapkan kebijakan berkaitan dengan penurunan stunting, melaksanakan Standar Pelayanan Minimal secara Maksimal.

“Juga menetapkan target percepatan penurunan stunting untuk mendukung pencapaian target nasional, menetapkan program dan kegiatan terkait penurunan stunting dalam dokumen perencanaan dan penganggaran,” katanya.

Selain itu meningkatkan alokasi dan efektifitas penggunaan dana desa untuk penurunan stunting, melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan-kegiatan yang terkait dengan penurunan stunting, untuk Penurunan Stunting Pemda melaksanakan 8 aksi konvergensi serta melibatkan peran multisektor termasuk non pemerintahan dalam upaya penurunan stunting.

“Saya menghimbau kepada Pemerintah Daerah untuk perlu mengambil langkah-langkah aksi konvergensi dalam percepatan penurunan stunting sesuai dengan target nasional 14 persen 2024,” ucapnya.

“Oleh karena itu, kita harus menetapkan dan memperkuat kelembagaan daerah dalam upaya penurunan stunting yaitu dengan menetapkan kebijakan kepala daerah dan tim koordinasi lintas sektor dan Memasukkan materi percepatan penurunan stunting sebagai isu prioritas daerah dalam RPJMD dan RKPD,” tambahnya.(Adv)

Sumber Berita: Prokopim

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Danrem 042/Gapu Turun ke Jalan Bagikan 6.000 Masker di Kota Jambi
Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara
BPOM Hentikan Sementara Operasional Dua Apotek di Tanjab Barat, Tata Kelola Distribusi Obat Jadi Sorotan
Garansi Mutu Layanan Kesehatan, Bupati Anwar Sadat Minta Dukungan Pusat saat Sambut Menkes di RSUD KH Daud Arif
Investigasi Kemenkes di RSUD KH Daud Arif: Evaluasi Jam Kerja dan Sistem Magang Dokter!
Kunker Menkses ke RSUD KH Daud Arif: Titik Balik Harapan Baru untuk Dokter Internship Indonesia
Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif
Waspada Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO
Berita ini 76 kali dibaca
Ikuti Terus Berita Terkini Terkait Peristiwa, Pilkada 2024, Kriminal, Edukasi dan lainnya dari LintasTungkal.com setiap harinya.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Danrem 042/Gapu Turun ke Jalan Bagikan 6.000 Masker di Kota Jambi

Senin, 6 Juli 2026 - 20:10 WIB

Bupati Anwar Sadat Resmikan Posyandu 6 SPM Percontohan di Betara

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:28 WIB

BPOM Hentikan Sementara Operasional Dua Apotek di Tanjab Barat, Tata Kelola Distribusi Obat Jadi Sorotan

Kamis, 7 Mei 2026 - 01:02 WIB

Garansi Mutu Layanan Kesehatan, Bupati Anwar Sadat Minta Dukungan Pusat saat Sambut Menkes di RSUD KH Daud Arif

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:18 WIB

Investigasi Kemenkes di RSUD KH Daud Arif: Evaluasi Jam Kerja dan Sistem Magang Dokter!

Berita Terbaru