Kunker Menkses ke RSUD KH Daud Arif: Titik Balik Harapan Baru untuk Dokter Internship Indonesia

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (kiri) didampingi Gubernur Jambi Al Haris (kanan) melakukan dialog dengan Manajemen RSUD KH Daut Arid serta memberikan keterangan resmi kepada awak media, Rabu (06/05/2026). Pertemuan ini digelar guna merespons hasil investigasi tim Kementerian Kesehatan atas kasus meninggalnya dokter internship di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sekaligus mengumumkan evaluasi menyeluruh terhadap jam kerja, bantuan hidup, serta standarisasi wahana bagi seluruh peserta Program Dokter Internship Indonesia (PIDI). (FOTO : Dok. Lintastungkal.COM)

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin (kiri) didampingi Gubernur Jambi Al Haris (kanan) melakukan dialog dengan Manajemen RSUD KH Daut Arid serta memberikan keterangan resmi kepada awak media, Rabu (06/05/2026). Pertemuan ini digelar guna merespons hasil investigasi tim Kementerian Kesehatan atas kasus meninggalnya dokter internship di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sekaligus mengumumkan evaluasi menyeluruh terhadap jam kerja, bantuan hidup, serta standarisasi wahana bagi seluruh peserta Program Dokter Internship Indonesia (PIDI). (FOTO : Dok. Lintastungkal.COM)

KUALA TUNGKAL – Kunjungan kerja Kementerian Kesehatan RI ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal bukan sekadar inspeksi biasa. Dari rumah sakit di Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (6/5/2026) ini, melahirkan sebuah komitmen besar untuk merombak total Program Dokter Internship Indonesia (PIDI) demi masa depan yang lebih cerah, adil, dan manusiawi.

Pertemuan ini digelar guna merespons hasil investigasi tim Kementerian Kesehatan atas kasus meninggalnya dokter internship di RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, sekaligus mengumumkan evaluasi menyeluruh terhadap jam kerja, bantuan hidup, serta standarisasi wahana bagi seluruh peserta Program Dokter Internship Indonesia (PIDI).

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin didampingi Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa evaluasi ini adalah langkah nyata agar para dokter muda di seluruh Indonesia tidak hanya belajar, tetapi juga dilindungi, dihargai, dan disejahterakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berikut adalah 4 pilar harapan baru yang membawa angin segar bagi dunia kesehatan nasional:

1. Jam Kerja Manusiawi & Terarah

  • Maksimal 40 Jam: Jam kerja kini dibatasi maksimal 40 jam per minggu atau 8 jam per hari untuk menjaga kesehatan fisik dan mental para dokter.
  • Hapus Sistem “Rapelan”: Praktik memadatkan jam kerja dalam waktu singkat resmi dilarang.
  • Bimbingan Nyata: Setiap peserta internship wajib didampingi secara aktif oleh dokter senior sebagai mentor, bukan untuk menggantikan posisi tenaga medis tetap.

2. Kesejahteraan yang Lebih Layak

  • Peningkatan Bantuan Hidup: Setelah tidak mengalami penyesuaian sejak periode 2015–2017, pemerintah kini membuka peluang besar untuk menaikkan tunjangan.
  • Bentuk Apresiasi: Langkah ini diambil sebagai wujud penghargaan negara atas dedikasi para dokter muda yang bertugas di berbagai daerah.

3. Standarisasi Wahana yang Adil

  • Hak yang Setara: Tidak boleh ada lagi ketimpangan antar fasilitas kesehatan tempat praktik.
  • Tunjangan Merata: Ke depan, seluruh wahana seperti RSUD KH Daud Arif dan rumah sakit lainnya wajib menerapkan standar yang sama dalam memberikan tunjangan khusus serta jasa pelayanan.

4. Kebijakan Cuti yang Fleksibel & Peduli

  • Cuti Tahunan Ditambah: Jatah cuti tahunan melonjak signifikan dari yang sebelumnya hanya 4 hari menjadi 10 hari.
  • Empati Tanpa Batas: Cuti sakit kini diberikan secara fleksibel sesuai kondisi medis peserta, memberikan perlindungan penuh khususnya bagi yang sedang hamil atau membutuhkan pemulihan intensif.

Membangun Masa Depan dari Jambi

RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal kini tercatat dalam sejarah sebagai pemantik transformasi besar pelayanan kesehatan di Indonesia. Sinergi antara Kemenkes RI, Gubernur, dan Bupati diharapkan mampu menciptakan ekosistem rumah sakit yang lebih sehat dan berkeadilan.

“Dari Jambi ini kita harapkan menjadi titik awal perbaikan. Pemerataan layanan dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan harus dilakukan secara komprehensif.”
Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI.

Perubahan ini adalah janji baru bagi para dokter muda Indonesia: bahwa setiap pengabdian mereka sangat berharga, dan keselamatan mereka adalah prioritas utama.

Editor : Tim Redkasi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Investigasi Kemenkes di RSUD KH Daud Arif: Evaluasi Jam Kerja dan Sistem Magang Dokter!
Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif
Menkes Sebut Iuran BPJS Kesehatan Harus Dinaikan: Solusi Logis atau Beban Baru Rakyat?
Waspada Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO
Direktur RSUD Dr. Soetomo: Jangan Cemas, Banyak “Penyakit” Lansia Sebenarnya Hanya Proses Alami
“Sense Of Responsibility” Bupati Anwar Sadat Resmikan Pengembangan Layanan Hemodialisa
Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan Gratis, Warga Antusias Beri Apresiasi
Bupati Anwar Sadat : Tanjab Barat Targetkan Penurunan Angka Stunting 6,5 Persen
Berita ini 32 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 19:18 WIB

Investigasi Kemenkes di RSUD KH Daud Arif: Evaluasi Jam Kerja dan Sistem Magang Dokter!

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:38 WIB

Kunker Menkses ke RSUD KH Daud Arif: Titik Balik Harapan Baru untuk Dokter Internship Indonesia

Sabtu, 18 April 2026 - 18:55 WIB

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan ATENSI Rp194 Juta dan Operasi Katarak Gratis di RSUD KH Daud Arif

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:52 WIB

Menkes Sebut Iuran BPJS Kesehatan Harus Dinaikan: Solusi Logis atau Beban Baru Rakyat?

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:58 WIB

Waspada Bahaya Mengintai! Vitamin Palsu Banjiri E-commerce, Konsumen Cerdas Teliti Sebelum CO

Berita Terbaru