Menkes Budi Gunadi dan Al Haris Turun ke Tungkal, Investigasi Kematian dr. Myta Dipercepat

Lintas Tungkal

- Redaksi

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersalaman dengan Gubernur Jambi Al Haris setibanya di Bandara Sultan Thaha, Jambi, Rabu (6/5/2026). Menkes langsung bertolak ke Kuala Tungkal untuk mengawal percepatan investigasi kasus kematian dokter internship dr. Myta Aprilia Azmy. (FOTO : Dok. Prokopim Prov Jambi)

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersalaman dengan Gubernur Jambi Al Haris setibanya di Bandara Sultan Thaha, Jambi, Rabu (6/5/2026). Menkes langsung bertolak ke Kuala Tungkal untuk mengawal percepatan investigasi kasus kematian dokter internship dr. Myta Aprilia Azmy. (FOTO : Dok. Prokopim Prov Jambi)

JAMBI – Kasus meninggalnya dokter internship muda, dr. Myta Aprilia Azmy, bukan lagi sekadar isu lokal melainkan telah menarik perhatian serius pemerintah pusat. Pada Rabu (6/5/2026) pagi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin didampingi Gubernur Jambi Al Haris tiba di Jambi dan dijadwalkan langsung bergerak menuju Kuala Tungkal.

Kehadiran Menkes ini bertujuan untuk mengawal langsung tim investigasi Kemenkes yang telah diterjunkan sejak beberapa hari lalu ke RSUD KH Daud Arif.

Setibanya di Bandara Sultan Thaha Jambi, Menkes Budi Gunadi Sadikin langsung bersiap menempuh jalur darat menuju lokasi tempat almarhumah dr. Myta bertugas. Agenda seremonial ditiadakan demi efisiensi waktu peninjauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya, ini kita langsung turun ke Tungkal untuk memantau situasi di lapangan,” ujar Budi Gunadi Sadikin singkat kepada media di bandara.

Kemenkes Tunggu Hasil Investigasi Menyeluruh

Meski desakan publik dan organisasi profesi seperti Ikatan Alumni FK Unsri terus menguat terkait dugaan beban kerja berlebih (overwork), Menkes menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan.

“Kita tunggu hasil investigasi resminya dulu. Kemenkes tidak ingin buru-buru menyimpulkan. Tim audit sedang mendalami seluruh aspek medis maupun sistem kerjanya,” tegas Menkes.

Langkah hati-hati ini diambil Kemenkes di tengah derasnya sorotan masyarakat terhadap sistem pendidikan dan pengawasan dokter internship di Indonesia. Almarhumah dr. Myta, yang merupakan lulusan Universitas Sriwijaya, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengalami kelelahan kerja yang tidak manusiawi.

Tim Khusus Sudah Bekerja di Lokasi

Sebelum kedatangan Menkes, Kementerian Kesehatan RI telah menempatkan tim investigasi khusus di RSUD KH Daud Arif. Fokus pemeriksaan meliputi:

  • Sistem Pembagian Kerja: Meliputi jam kerja harian dan frekuensi tugas jaga malam.
  • Kondisi Kesehatan Korban: Pemeriksaan terhadap laporan medis korban sebelum meninggal dunia.
  • Fungsi Pengawasan: Penilaian terhadap pendampingan dokter internship oleh dokter spesialis di rumah sakit.

Sorotan publik menguat setelah muncul surat resmi dari IKA FK Unsri yang mendesak Kemenkes RI melakukan evaluasi menyeluruh atas peristiwa tragis ini. Kehadiran Menkes di Jambi mempertegas komitmen pemerintah untuk membuka fakta secara transparan dan menjadikan kasus ini sebagai momentum perbaikan regulasi perlindungan tenaga medis di Indonesia.**

Penulis : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujudkan Keadilan Akses Kerja, Kemnaker Fasilitasi Rekrutmen Disabilitas Tuli Mampu Bersaing di Dunia Usaha
Pertamina Patra Niaga Gelar Uji Emisi Gratis di 14 SPBU Jabodetabek, Targetkan 7.000 Kendaraan
Menaker: Kebersamaan Perkuat Ketenagakerjaan Hadapi Tantangan Global
Kemnaker Tegaskan Komitmen Ciptakan Lapangan Kerja Inklusif bagi Mantan Warga Binaan
Wamenaker: Hadapi Era AI, SDM Indonesia Harus Relevan dan Tersertifikasi
Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang
Bawa BKMT Permata ke TVRI Jambi, Kades Pasar Terusan: Tingkatkan Kualitas Salat dan Pemahaman Agama
Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Digital Channel Customer Experience Award 2026 untuk MyPertamina
Berita ini 91 kali dibaca
HAK CIPTA DILINDUNGI UNDANG-UNDANG. Dilarang keras menyadur, menggandakan, atau mendistribusikan ulang dalam bentuk apa pun untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis dari Redaksi. Kami tidak segan mengambil langkah hukum bagi pihak yang melanggar.

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 14:53 WIB

Pertamina Patra Niaga Gelar Uji Emisi Gratis di 14 SPBU Jabodetabek, Targetkan 7.000 Kendaraan

Minggu, 10 Mei 2026 - 19:58 WIB

Menaker: Kebersamaan Perkuat Ketenagakerjaan Hadapi Tantangan Global

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:33 WIB

Kemnaker Tegaskan Komitmen Ciptakan Lapangan Kerja Inklusif bagi Mantan Warga Binaan

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:27 WIB

Wamenaker: Hadapi Era AI, SDM Indonesia Harus Relevan dan Tersertifikasi

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:29 WIB

Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang

Berita Terbaru