TUNGKAL ULU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus melakukan pemantauan kondisi debit air yang merendam sejumlah pemukiman warga di Kecamatan Batang Asam dan Kecamatan Tungkal Ulu.
Sebelumnya, puluhan rumah warga, kantor desa, bangunan sekolah, dan jalan lintas di wilayah Kecamatan Tungkal Ulu terendam banjir akibat meluapnya sejumlah sungai di daerah tersebut. Kepala Pelaksana BPBD Tanjung Jabung Barat, Zulfikri, mengungkapkan bahwa saat ini, kondisi banjir yang merendam pemukiman warga di Kecamatan Tungkal Ulu mengalami penurunan.
Di Desa Pematang Pauh, sebanyak 14 rumah yang berada di RT 02, 03, dan RT 05, termasuk kantor desa, terendam banjir akibat meluapnya air Sungai Luntuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, di Desa Tanjung Tayas, sebanyak 18 rumah di tiga RT juga terkena dampak banjir dari luapan air Sungai Bumbung. “Sementara di Desa Badang, ada dua rumah yang tersampak banjir. Kondisi air masih berada di bawah rumah warga dan warga juga mengalami kerugian karena bibit ikan di lima kolam hanyut,” ungkap Zulfikri pada Sabtu (3/1/2026).
Lebih lanjut, Zulfikri menyampaikan bahwa meskipun kondisi debit air mengalami penurunan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi terjadinya banjir susulan.
Penulis : abas
Sumber Berita: Lintastungkal






