Pertamina Berdayakan Warga Binaan Rutan Kebumen Lewat Program Pertapreneur Aggregator

Lintas Tungkal

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertamina Berdayakan Warga Binaan Rutan Kebumen Lewat Program Pertapreneur Aggregator. FOTO : WKI

Pertamina Berdayakan Warga Binaan Rutan Kebumen Lewat Program Pertapreneur Aggregator. FOTO : WKI

KEBUMEN, 30 Januari 2026 – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat komitmen pemberdayaan masyarakat melalui program Pertapreneur Aggregator (PAG). Kali ini, sinergi strategis dijalin antara UMKM binaan Pertamina, PT Agrominafiber Java Indonesia, dengan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kebumen untuk mengolah limbah pelepah pisang menjadi produk bernilai ekspor.

Kolaborasi ini memfokuskan pada produksi serat alami dari pelepah pisang yang memiliki potensi besar sebagai bahan baku industri kerajinan global. Melalui inisiatif ini, warga binaan dilibatkan langsung dalam rantai pasok industri hijau yang berkelanjutan.

Direktur PT Agrominafiber Java Indonesia, Novita, menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah nyata untuk memenuhi permintaan pasar luar negeri sekaligus memberikan dampak sosial. “Serat pelepah pisang adalah material ramah lingkungan yang sangat diminati pasar internasional. Kami ingin warga binaan tidak hanya sekadar mendapat pelatihan, tetapi terlibat aktif dalam produksi nyata yang bernilai ekonomi tinggi,” ungkap Novita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai bentuk keseriusan, Agrominafiber telah menyalurkan satu ton bahan baku hanya dalam pekan pertama setelah pelatihan dimulai. Kedepannya, rutan tersebut diproyeksikan mampu menyuplai sekitar 30 persen dari total kebutuhan bahan baku perusahaan yang mencapai 15 ton per bulan.

Kepala Rutan Kelas IIB Kebumen, Pramu Sapta, menyambut positif program ini. Menurutnya, respons warga binaan sangat antusias dengan hasil kualitas produksi yang terus meningkat. “Meskipun baru berjalan kurang dari satu bulan, progresnya sangat baik. Kami menargetkan produksi mencapai 3 ton per bulan. Saat ini, 60 persen produk warga binaan sudah memenuhi standar kualitas ekspor,” jelasnya.

Sinergi ini juga mendapat peninjauan langsung dari Asesor Pertapreneur Aggregator Pertamina, Bima, yang menekankan pentingnya konsistensi kualitas dan ketepatan waktu dalam menjaga keberlangsungan bisnis.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa program ini adalah manifestasi dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di lingkungan Pertamina.

“Melalui pendampingan intensif selama enam bulan ke depan, Pertamina berharap model kolaborasi berbasis agregasi ini menjadi benchmark pemberdayaan UMKM yang tangguh secara bisnis namun memiliki dampak sosial yang masif,” ujar Baron. Ia menambahkan bahwa program ini juga merupakan bagian dari kontribusi Pertamina terhadap capaian Sustainable Development Goals (SDGs), yang dikoordinasikan melalui badan pengelola investasi Danantara.

Penulis : Warna Komunika

Editor : Tim Redaksi

Sumber Berita: Lintastungkal

Follow WhatsApp Channel lintastungkal.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN 
Menaker Yassierli: JKP Adalah Instrumen Negara Pastikan Pekerja Ter-PHK Cepat Kembali Bekerja
Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub: Solusi Konkret Link and Match Industri
Menaker Pangkas Iuran JKK-JKM Peserta BPU 50 Persen, Ojol Kini Berhak Atas BHR
Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja
Jamin Keamanan Libur Akhir Pekan, Sat Samapta Polres Tanjab Barat Perketat Patroli di Objek Wisata
Sikat Mafia BBM: Pertamina, Korlantas, dan BPH Migas Integrasikan Data Kendaraan
Menaker: Pelatihan Vokasi Jadi Langkah Nyata Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
Berita ini 29 kali dibaca
Dilarang Mengambil dan/atau Menayangkan Ulang Sebagian Atau Keseluruhan Artikel di atas untuk Konten Akun Media Sosial Komersil Tanpa Seizin Redaksi.

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:07 WIB

Wamenaker: Tata Kelola Sehat dan SDM Kompeten Kunci Daya Saing BUMN 

Kamis, 30 April 2026 - 17:28 WIB

Menaker Yassierli: JKP Adalah Instrumen Negara Pastikan Pekerja Ter-PHK Cepat Kembali Bekerja

Rabu, 29 April 2026 - 18:31 WIB

Kemnaker Luncurkan Talent and Innovation Hub: Solusi Konkret Link and Match Industri

Rabu, 29 April 2026 - 07:34 WIB

Menaker Pangkas Iuran JKK-JKM Peserta BPU 50 Persen, Ojol Kini Berhak Atas BHR

Minggu, 26 April 2026 - 07:12 WIB

Menaker Ajak Serikat Pekerja Perkuat Kompetensi Hadapi Transformasi Dunia Kerja

Berita Terbaru